MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 08 September 2018 10:29
Polisi Masih Menunggu Hasil Olah TKP

Penyelidikan Kasus Kecelakaan di Tanjakan Gunung Amal

BELUM DITINDAK: Jalur menuju Pantai Amal dari Kampung Enam diakui pemerintah kota sangat berbahaya. Terlebih lagi sudah banyak korban. Namun dari solusi pemotongan ketinggian jalur belum dilakukan karena ketiadaan biaya. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Penyidik dari Unit Kecelakaan di Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang terjadi di Jalan Gunung Amal, Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur, Kamis lalu (6/9), yang mengakibatkan putusnya kaki kanan korban.

Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Abu Sangit, melalui Kanit Laka Lantas Polres Tarakan Ipda Patarai mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam melakukan penyelidikan, terhadap kasus kecelakaan tersebut. “Setelah kejadian rencananya kami mau lakukan olah TKP, namun karena sudah menjelang malam dan keadaan gelap makanya kami akan jadwalkan ulang untuk olah TKP,” katanya kepada Radar Tarakan kemarin (7/9).

Meski belum melakukan olah TKP, namun pihaknya sudah mengambil beberapa langkah penyelidikan. Salah satunya yaitu mengambil keterangan saksi-saksi. Dibeberkan Patarai, usai kejadian pihaknya sudah mengambil keterangan dari sopir mobil pikap yang diduga melindas kaki korban yang bernama Rano. Selain itu, penyidik juga rencananya akan mengambil kesaksian dari pacar korban, lantaran saat kejadian sempat melihatnya secara langsung. “Untuk pacarnya belum semua kami mintai keterangan. Hanya saja saat di TKP dia mengakui karena motor pacarnya kurang bagus makanya disuruh ikut sama temannya yang lain,” jelas pria yang berpangkat balok satu itu.

Dari dugaan sementara yang didapatkan pihaknya, saat kejadian motor yang dikemudikan korban turun gunung bersamaan dengan sebuah truk. Kemudian korban ingin menghindari truk dan mengambil jalur ke kanan. Namun secara tiba-tiba motor yang dikemudikan oleng hingga tidak bisa mengendalikan motornya. Korban pun terjatuh. Nahasnya, saat korban jatuh tiba-tiba sebuah mobil pikap dari arah bawah langsung melindas kaki korban. Kejadian itu diduga berlangsung cepat, sehingga pengemudi pikap tidak bisa menghindar saat melihat korban terjatuh. “Kami belum pastikan apakah rem motor korban blong,” ucap Patarai.

Melihat kejadian kecelakaan di tanjakan Gunung Amal ini, pihaknya sangat mendukung sekali terhadap wacana pemotongan tanjakan Gunung Amal. “Kalau kami mendukung dan itu lebih bagus. Karena itu juga buat keselamatan para pengendara,” tuturnya.

Patarai pun mengimbau kepada masyarakat kala melewati tanjakan ataupun penurunan Gunung Amal sebelum dilakukannya pemotongan gunung tersebut, untuk selalu berhati-hati. Kemudian perhatikan keselamatan kendaraannya. “Salah satunya mengecek kondisi rem,” imbaunya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga saat dikonfirmasi mengatakan, pemotongan tanjakan Gunung Amal sebenarnya sudah masuk dalam program strategis kota. Progres terakhir, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan warga setempat untuk disosialisasikan terkait rencana ini. Masyarakat pun sudah setuju dilakukan tahap pemotongan ini. “Sudah berjalan, dan masyarakat setuju. Hanya saja pemerintah terbentur keterbatasan anggaran,” bebernya.

Adapun anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 60 miliar. Rencananya, kemiringannya akan dipangkas hingga berkisar 8 sampai 10 derajat, sehingga aman dilalui kendaraan baik roda dua terlebih lagi roda empat dan di atasnya. Saat ini, kemiringan tanjakan Gunung Amal diakui Sofian Raga memang tidak aman untuk dilalui, karena mencapai 15 sampai 17 derajat. “Kalau ada anggaran dari setahun atau dua tahun lalu sudah saya eksekusi. Untuk menyelesaikan tidak harus melalui Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD), bisa minta bantuan dari pemerintah pusat atau provinsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Hendra salah satu warga setempat sangat menyayangkan terjadinya kembali kecelakaan di tanjakan Gunung Amal hingga korban mengalami luka parah. Diakui Hendra, tingginya tanjakan di Gunung Amal memang sangat berbahaya bagi para pengendara. “Sudah banyak kali kejadian di situ (tanjakan Gunung Amal). Ada yang tidak mengalami luka parah dan ada juga yang parah sampai meninggal dunia,” tuturnya.

Mengenai wacana pemotongan Gunung Amal, Hendra bersama warga lainnya sudah menyetujui. “Kalau saya setuju saja, karena kalau sudah dipotong nanti tidak akan berbahaya lagi,” harapnya. (zar/ash)


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:28

Mari Kita Bersatu!

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) mengeluarkan surat edaran berisi imbauan kepada…

Rabu, 22 Mei 2019 10:26

Masjid Baburrahim Dibangun 1957

Masjid Baburrahim terletak di Jalan Palem, RT 02,  Kelurahan Lingkas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:25

Bangun Keakraban di Lapangan Futsal Barean

Manisnya senyum yang terukir diwajah para anak yatim piatu yang…

Rabu, 22 Mei 2019 10:07

Dituntut 19 Tahun, Hendrik Divonis Cuma 9 Tahun Penjara

TARAKAN – Terdakwa perkara kepemilikan sabu 1 kg yaitu Hendrik,…

Rabu, 22 Mei 2019 10:04

KURANG KERJAAN..!! Telinga Anak Tiga Tahun Disundut Pakai Korek

TARAKAN – Akibat menyulut telinga anak berumur 3 tahun menggunakan…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Muhammadiyah Beri Sinyal Menuju Pilgub

TARAKAN - Muhammadiyah menginginkan bakal calon gubernur maupun wakil gubernur…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Positif Narkoba, Surat Kecakapan Dicabut

MENJELANG arus mudik Lebaran tahun ini, Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:00

Penumpang Diprediksi Meningkat 4,80 Persen

TARAKAN – Apel Kesiapan Angkutan Laut Lebaran dan Pembukaan Posko…

Selasa, 21 Mei 2019 12:39
Bursa pada Pilkada Kaltara

Undunsyah Cooling Down, Laura Dua Periode

TARAKAN - Bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:36

Dua Pemda WTP Lima Kali

TARAKAN – Pada 2018 lalu, opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*