MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 08 September 2018 10:29
Polisi Masih Menunggu Hasil Olah TKP

Penyelidikan Kasus Kecelakaan di Tanjakan Gunung Amal

BELUM DITINDAK: Jalur menuju Pantai Amal dari Kampung Enam diakui pemerintah kota sangat berbahaya. Terlebih lagi sudah banyak korban. Namun dari solusi pemotongan ketinggian jalur belum dilakukan karena ketiadaan biaya. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Penyidik dari Unit Kecelakaan di Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang terjadi di Jalan Gunung Amal, Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur, Kamis lalu (6/9), yang mengakibatkan putusnya kaki kanan korban.

Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Abu Sangit, melalui Kanit Laka Lantas Polres Tarakan Ipda Patarai mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam melakukan penyelidikan, terhadap kasus kecelakaan tersebut. “Setelah kejadian rencananya kami mau lakukan olah TKP, namun karena sudah menjelang malam dan keadaan gelap makanya kami akan jadwalkan ulang untuk olah TKP,” katanya kepada Radar Tarakan kemarin (7/9).

Meski belum melakukan olah TKP, namun pihaknya sudah mengambil beberapa langkah penyelidikan. Salah satunya yaitu mengambil keterangan saksi-saksi. Dibeberkan Patarai, usai kejadian pihaknya sudah mengambil keterangan dari sopir mobil pikap yang diduga melindas kaki korban yang bernama Rano. Selain itu, penyidik juga rencananya akan mengambil kesaksian dari pacar korban, lantaran saat kejadian sempat melihatnya secara langsung. “Untuk pacarnya belum semua kami mintai keterangan. Hanya saja saat di TKP dia mengakui karena motor pacarnya kurang bagus makanya disuruh ikut sama temannya yang lain,” jelas pria yang berpangkat balok satu itu.

Dari dugaan sementara yang didapatkan pihaknya, saat kejadian motor yang dikemudikan korban turun gunung bersamaan dengan sebuah truk. Kemudian korban ingin menghindari truk dan mengambil jalur ke kanan. Namun secara tiba-tiba motor yang dikemudikan oleng hingga tidak bisa mengendalikan motornya. Korban pun terjatuh. Nahasnya, saat korban jatuh tiba-tiba sebuah mobil pikap dari arah bawah langsung melindas kaki korban. Kejadian itu diduga berlangsung cepat, sehingga pengemudi pikap tidak bisa menghindar saat melihat korban terjatuh. “Kami belum pastikan apakah rem motor korban blong,” ucap Patarai.

Melihat kejadian kecelakaan di tanjakan Gunung Amal ini, pihaknya sangat mendukung sekali terhadap wacana pemotongan tanjakan Gunung Amal. “Kalau kami mendukung dan itu lebih bagus. Karena itu juga buat keselamatan para pengendara,” tuturnya.

Patarai pun mengimbau kepada masyarakat kala melewati tanjakan ataupun penurunan Gunung Amal sebelum dilakukannya pemotongan gunung tersebut, untuk selalu berhati-hati. Kemudian perhatikan keselamatan kendaraannya. “Salah satunya mengecek kondisi rem,” imbaunya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga saat dikonfirmasi mengatakan, pemotongan tanjakan Gunung Amal sebenarnya sudah masuk dalam program strategis kota. Progres terakhir, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan warga setempat untuk disosialisasikan terkait rencana ini. Masyarakat pun sudah setuju dilakukan tahap pemotongan ini. “Sudah berjalan, dan masyarakat setuju. Hanya saja pemerintah terbentur keterbatasan anggaran,” bebernya.

Adapun anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 60 miliar. Rencananya, kemiringannya akan dipangkas hingga berkisar 8 sampai 10 derajat, sehingga aman dilalui kendaraan baik roda dua terlebih lagi roda empat dan di atasnya. Saat ini, kemiringan tanjakan Gunung Amal diakui Sofian Raga memang tidak aman untuk dilalui, karena mencapai 15 sampai 17 derajat. “Kalau ada anggaran dari setahun atau dua tahun lalu sudah saya eksekusi. Untuk menyelesaikan tidak harus melalui Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD), bisa minta bantuan dari pemerintah pusat atau provinsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Hendra salah satu warga setempat sangat menyayangkan terjadinya kembali kecelakaan di tanjakan Gunung Amal hingga korban mengalami luka parah. Diakui Hendra, tingginya tanjakan di Gunung Amal memang sangat berbahaya bagi para pengendara. “Sudah banyak kali kejadian di situ (tanjakan Gunung Amal). Ada yang tidak mengalami luka parah dan ada juga yang parah sampai meninggal dunia,” tuturnya.

Mengenai wacana pemotongan Gunung Amal, Hendra bersama warga lainnya sudah menyetujui. “Kalau saya setuju saja, karena kalau sudah dipotong nanti tidak akan berbahaya lagi,” harapnya. (zar/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:34

WOW..!! Rumah DP Nol Rupiah Ditargetkan Minimal 2.000 Unit Tahun Ini

TARAKAN - Perumahan tanpa uang muka atau DP 0 yang…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:29

Jargas dan BBM Satu Harga, Jika Kurang, Ini Kata Menteri Jonan

TARAKAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:26

Lima Sampel Diamankan dari Lokasi Kejadian

TARAKAN - Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan lansung melakukan olah…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:25

Polres Kembalikan Rp 1,1 Miliar Anggaran Pengamanan

TARAKAN – Menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Tarakan…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:58

Dituntut Penjara Seumur Hidup

TARAKAN – Setelah beberapa kali tidak mengikuti persidangan, akhirnya Lukman…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:56

Impikan Jalan Mulus

TARAKAN – Minimnya drainase atau tidak memadai debit air, luapan…

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14

Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara

TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung…

Jumat, 15 Februari 2019 15:32

Rumah DP Nol Sudah Oke

TARAKAN – Wali Kota Tarakan terpilih dr. Khairul tampaknya tak…

Jumat, 15 Februari 2019 15:29

Penyebab Kebakaran Diduga dari Dapur

TARAKAN - Sebanyak 7 rumah yang diketahui terdiri dari indekos,…

Jumat, 15 Februari 2019 15:25

Gubernur Minta Komisi II Kawal Kebutuhan PNS

TARAKAN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*