MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 07 September 2018 16:08
N-219 Tetap Masuk Perencanaan

Dianggarkan Kembali di APBD 2019

AKAN DIMILIKI: Pemerintah Provinsi Kaltara akan membeli pesawat Nurtanio untuk beroperasi di langit Bumi Benuanta. INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara kembali menegaskan pembelian pesawat N-219 Nurtanio akan tetap masuk dalam perencanaan. Meski pembelian yang sudah direncanakan tahun ini terancam batal dilakukan karena terbentur dengan sertifikasi laik terbang dan anggaran.

Kepala Bidang Perhubungan Udara, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara), Andi Nasuha mengatakan, pembelian pesawat N-219 tetap dilaksanakan. Kendati demikian, pembelian produk karya anak bangsa yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia (DI) itu tidak dilakukan tahun ini karena masih ada beberapa hal yang dipertimbangkan, salah satunya masalah ketersediaan anggaran.

“Saat ini masih ada beberapa tahapan yang dilakukan untuk penyempurnaan pesawat itu,” ujar Andi kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Salah satunya, uji coba penerbangan yang dilakukan hingga Desember mendatang. Setelah itu selesai dan tidak ada masalah atau dinilai laik, barulah dikeluarkan sertifikat dan izin pembeliannya dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Sebelumnya, Pemprov Kaltara sudah menganggarkan untuk pembelian pesawat itu di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltara tahun anggaran 2018 sebesar Rp 78 miliar. “Tapi karena tidak terserap tahun ini, maka di perubahan APBD tahun ini, anggaran itu akan dialihkan ke OPD (organisasi perangkat daerah) lain untuk pengerjaan beberapa kegiatan fisik,” sebutnya.

Tapi tidak ada masalah, Andi mengatakan untuk pembelian pesawat itu akan dianggarkan kembali di APBD 2019. Pastinya usulan pembelian burung besi itu sudah dimasukkan di perencanaan 2019. Untuk kapan pembeliannya, Andi belum dapat memastikan. Hanya saja, ia tetap optimistis itu dapat terealisasi pada semester awal 2019. 

Untuk operasional dan pengelolaannya, rencana akan diaerahkan ke pihak ketiga. Artinya akan dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani kedua belah pihak. Rencananya, pihak ketiga yang akan digandeng Pelita Air Service. Beberapa pertimbangan yang diperhatikan dalam pemilihan mitra kerja tersebut, di antaranya sudah berpengalaman dan sudah memiliki pilot. 

“Kita tunggu saja. Insya Allah semuanya tetap akan terlaksana. Kita tetap terus memperjuangkan semua itu,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kaltara, Marthen Sablon mengatakan, Pemprov Kaltara sebaiknya terlebih dahulu melakukan koordinasi lebih jauh kepada legislatif agar dapat memberikan saran dan masukan. Pasalnya, sejauh ini informasi mengenai batalnya pembelian pesawat buatan anak bangsa itu masih belum diketahui sepenuhnya.

Akan tetapi, jika sebelumnya sempat diutarakan lantaran pesawat tersebut masih dalam proses sertifikasi laik terbang. Pihaknya tentu hanya dapat memberikan hak sepenuhnya kepada Pemprov Kaltara. Sebab, memang sertifikasi laik terbang sangat diperlukan. Di samping kebutuhan pesawat juga dapat meningkatkan perekonomian di Kaltara.

“Jika alasannya pesawat belum miliki sertifikasi laik terbang. Kami tentu mendukung agar terlebih dahulu dipersiapkan secara matang. Dan itu menjadi hak Pemprov Kaltara andaipun nanti dibatalkan,” ungkapnya kepada Radar Kaltara saat dihubungi kemarin.

Lanjutnya, di samping pentingnya sertifikasi laik terbang. Pihaknya mengingatkan perkara lain yang dapat dirancang secara matang terlebih dahulu. Sehingga hal itu dapat menjadi pertimbangan ke depannya dan tak hanya fokus pada percepatan realisasinya. “Faktor keamanan dalam penggunaan pesawat juga sangat diperlukan. Serta beberapa faktor lainnya,” ujarnya.

Namun, Marthen menegaskan jika nanti seiring berjalannya waktu Pemprov Kaltara tetap membeli pesawat tersebut, pihaknya meminta ada terjalin komunikasi kembali kepada DPRD. Tujuannya, agar dapat memberikan saran dan pendapat kembali. “Kita tentu akan memberikan saran dan pendapat. Dan memang ini harapan kami sekiranya dapat dikomunikasikan,” pintanya. (iwk/eza)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 13:00

Puluhan Daging Ilegal Diamankan

TANJUNG SELOR - Tim yang terdiri dari Polres Bulungan, Disperindagkop…

Senin, 10 Desember 2018 09:49

Dukung KBM, Evaluasi Perizinan

TANJUNG SELOR - Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu…

Senin, 10 Desember 2018 09:48

Molor, Proyek Runway Bandara Diadendum

TANJUNG SELOR - Kontrak kerja proyek pengembangan Bandara Tanjung Harapan,…

Senin, 10 Desember 2018 09:47

Legislatif Tuntaskan 37 Raperda

TANJUNG SELOR - Tahun ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Senin, 10 Desember 2018 09:45

Terdeteksi Sembilan Titik Rawan Kecelakaan

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) menyebutkan,…

Senin, 10 Desember 2018 09:43

Produk Malaysia Masih Jadi Primadona di Perbatasan

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro…

Senin, 10 Desember 2018 09:41

Tahap Dua, Nakhoda Harapan Baru Ditahan

TANJUNG SELOR – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bulungan memastikan kasus…

Senin, 10 Desember 2018 09:37

Polda Incar Aksi Premanisme Jelang Pemilu

TANJUNG SELOR - Segala bentuk gangguan kamtibmas termasuk aksi premanisme…

Senin, 10 Desember 2018 08:56

Pembebasan Lahan Bandara Jalan di Tempat

TANJUNG SELOR - Proses percepatan pembebasan lahan untuk pengembangan infrastruktur…

Senin, 10 Desember 2018 08:55

Cetak Surat Suara, KPU Tunggu Penetapan DPT

TANJUNG SELOR – Proses pencetakan surat suara untuk pelaksanaan Pemilu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .