MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 04 September 2018 15:05
Aset Diserahkan, Pastikan Pengaruh Tak Signifikan
DI BAWAH PEMPROV: Salah satu aset Pemkot Tarakan yang diserahkan ke Pemprov Kaltara. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Aset Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan, Senin (3/9) resmi diserahkan hak kepemilikan dan pengelolaannya ke Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara). Aset pelabuhan speedboat reguler tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga dan diterima oleh Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie di Kantor Gubernur, Jalan Agatis, Tanjung Selor.

Sofian Raga mengatakan, sejatinya aset yang semestinya diserahkan ke Pemprov, selain Tengkayu II, juga ada aset bidang pendidikan, panti jompo serta perikanan seperti Tengkayu I, Balai Benih Udang dan Laboratorium Perikanan. “Yang lain menyusul, masih berproses karena ada tahapannya,” jelas Sofian ditemui seusai penyerahan.

Ia mengupayakan penyerahan semua aset yang sebelumnya dibangun Pemprov Kaltim dapat dirampungkan tahun ini. “Diusahakan selesai tahun ini. Ini kan sesuai perintah undang-undang,” tegasnya.

Disinggung kemungkinan ada dampak dari peralihan aset itu, Sofian memastikan tidak ada hal yang prinsip sehingga berdampak pada Tarakan. Mengingat apa yang dilaksanakan Pemkot Tarakan dan Pemprov Kaltara adalah amanah undang-undang yang harus diimplementasikan. “Pengaruh ke Tarakan, saya rasa tidak ada hal yang prinsip karena ini kepentingan penyelenggaraan pemerintahan. Baik nasional, provinsi, juga daerah,” tutupnya.

Sementara Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie menilai tidak ada masalah jika yang diserahkan baru Tengkayu I. Sedangkan aset lain akan menyusul setelah segala sesuatu selesai. “Intinya tetap kami terima,” jelas orang nomor satu Kaltara ini.

Namun ia berharap sisa aset lainnya meliputi bidang pendidikan dan perikanan itu dapat segera diselesaikan.

“Kalau bisa lebih cepat lebih bagus,” imbuh dia.

Ia menambahkan, aset yang telah diserahkan itu perlu dipastikan tidak ada persoalan dalam aspek hukum. Karenanya sesuai kesepakatan akan dilakukan audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Tujuannya selain untuk kepentingan hukum juga menentukan kepastian nilai aset serta kemungkinan ada masalah lain. “Mudahan bisa segera. Tapi bisa saja yang ini (Tengkayu I, Red) saja bisa lebih cepat padahal rapatnya beberapa waktu lalu,” ucap dia.

Lebih jauh, pengalihan aset merupakan perintah UU Nomor 23 Tahun 2014. Sejumlah kewenangan kabupaten/kota di antaranya pelabuhan, pendidikan tingkat SMA/SMK dan bidang perikanan diserahkan ke Pemprov.

Ke depan dengan diserahkannya aset itu, Pemprov dapat memperbaiki pelayanan dengan melakukan pengembangan infrastruktur baik menggunakan APBD dan APBN. “Mudahan bisa ditingkatkan pembangunannya lagi sehingga pelayanan bisa lebih baik,” tukasnya. (isl/lim)

 

Aset Diserahkan, Pastikan Pengaruh Tak Signifikan

 

 

 

 


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 14:53

Pikirkan Tujuan Hidup Lebih Dulu

Setiap anak muda dipastikan memiliki keinginan yang kuat untuk berhasil.…

Senin, 18 Februari 2019 13:25

UMKM Jualan ‘Dalam Kandang’

Kenaikan harga kargo yang mencapai 50-70 persen, berimbas pada masyarakat…

Senin, 18 Februari 2019 13:22

Kapolres: Pengetap Nekat Akan Ditindak Tegas

TARAKAN- Belakangan ini antrean cukup panjang di pengisian bahan bakar…

Senin, 18 Februari 2019 13:21

Kumpul Terus Voucer, Rebut Hadiahnya!

MINGGU ini, surat kabar harian (SKH) Radar Tarakan kembali membagikan…

Senin, 18 Februari 2019 13:20

Habis Terbakar, Meniti Usaha dari Nol Lagi

Bertahun-tahun membangun usaha, warung makan milik Rahima habis dalam hitungan…

Senin, 18 Februari 2019 13:02

Satgas Bansos Target Penyaluran Beras Bulog

USAI dibentuk di tingkat Polres, Satuan Petugas (Satgas) Bantuan Sosial…

Senin, 18 Februari 2019 12:59

Retribusi Baliho Berharap dari Pihak Ketiga

TARAKAN– Di musim kampanye Pemilu 2019 ini, ternyata tak memberi…

Senin, 18 Februari 2019 12:57

Ajukan Anggaran Rp 10 M ke Provinsi

TARAKAN - Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang…

Senin, 18 Februari 2019 12:56

Hanya Dimanfaatkan Politikus

TARAKAN - Buruknya kondisi jalan sudah dirasakan warga RT 15…

Senin, 18 Februari 2019 09:19

Pungli PTSL, DPR RI Sebut Ketua RT

TARAKAN – Pungutan liar (pungli) dalam pengurusan Pendaftaran Tanah Sistematik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*