MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 01 September 2018 23:16
Dua Gedung UBT yang Mangkrak Jadi Lokasi Uji Nyali,
BERHARAP SUNTIKAN DANA: Gedung UBT yang belum rampung sejak 2013 lalu. FOTO: BANK DATA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, LIMA  tahun sudah gedung Universitas Borneo Tarakan (UBT) mangkrak di tengah tahap pembangunan yang sudah memasuki progres 70 persen. Dari sejumlah proposal yang dijalankan UBT, hingga kunjungan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia ke Tarakan, tak kunjung membuahkan hasil maksimal.

Dari target penyelesaian di akhir tahun 2018, tampaknya bak hanya sebatas angan-angan. Pasalnya, mendekati hingga akhir 2018 dan memasuki tahun 2019. Anggaran untuk melanjutkan pembangunan tak kunjung ada.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UBT Prof. Dr. Adri Patton, M.Si, saat ditemui mengakui jika dua bangunan yang mangrak yang berada di Kelurahan Pantai Amal, diperuntukkan bagi Fakultas Kesehatan (Fikes) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Hanya, diakui Patton, hingga sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kucuran anggaran dana dari pusat untuk melanjutkan pembangunan yang mangkrak tersebut.

“Insyaallah, bulan ini dari pesan WhatsApp bahwa Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengundang ke Jakarta untuk membicarakan masalah konstruksi dalam penyelesaian (KDP),” ungkap Patton.

Nantinya dalam rapat tersebut UBT dipertemukan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), inspektorat jenderal serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ia pun berharap ada sinyal positif soal kelanjutan pembangunan tersebut.

“Di awal tahun 2019 insyaallah kita berharapnya sudah bisa dianggarkan untuk bisa diselesaikan dua gedung yang mangkrak ini. Dan akhir tahun 2019 sudah selesai pengerjaannya,” harapnya.

Mantan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kalimantan Timur ini juga mengatakan, tak hanya soal anggaran dua gedung yang mangkrak. Melainkan juga termasuk anggaran untuk pembangunan gedung perkuliahan dan laboratorium terpadu atas bantuan dari Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) Islamic Development Bank.

“Kami juga mendapatkan anggaran dari SBSN untuk gedung perkuliahan dan laboratorium terpadu. Soal berapa besaran angka dananya untuk pembangunan itu, saya kira ini akan dilakukan audit kembali. Namun, kami tetap akan menggunakan audit yang pernah dilakukan BPKP pada 2016,” ucapnya.

Dirinya juga mengungkapkan, jika dua gedung yang sudah berdiri dan belum selesai pengerjaannya itu sudah mangkrak sejak lima tahun yang lalu. “Untuk dua jurusan itu belum memiliki gedung sendiri. Sehingga saya berharapnya karena ini berada di wilayah perbatasan dan bisa menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujarnya.

Dua gedung UBT yang terbengkalai sejak 2013 itu, ternyata menjadi salah satu lokasi tantangan bagi pemuda Tarakan yang suka melakukan ekspedisi mistis. Pasalnya, dua gedung berlantai enam itu diketahui menyeramkan.

Sebut saja Sinta (25), alumni UBT ini mengaku suka melakukan ekspedisi mistis di malam hari. Gedung UBT dipilih, dikarenakan selain lokasinya menyeramkan juga karena keberadaannya yang sudah lama.

“Kami ada enam orang, katanya di sini mistis, jadi yah coba-coba saja jalan-jalan ke sini untuk sekadar melihat-lihat saja. Karena gedung ini menurut saya sudah lama banget dan belum selesai,” imbuhnya. (eru/lim)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 21:13

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:02

PENGLIHATAN SOPIR GELAP, PIKAP 'NYEMPLUNG'

 TARAKAN - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:56

Disdukcapil Disorot Kemenkopolhukam

TARAKAN - Proses pelayanan publik di Kota Tarakan saat ini masih terkendala kurangnya fasilitas. Hal…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:53

Tujuh Relawan PMI Kaltara Bertahan

TARAKAN – Sebanyak lima relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara telah kembali ke Kaltara,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:51

Dominan Gugatan di Perkara Cerai

TARAKAN - Perceraian biasanya ditempuh pasangan menikah yang merasa sudah tidak sepaham lagi. Penyebabnya…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:46

“Anak-Anakku Kalian di Mana?”

Sudahdua pekan pasca tragedi likuefaksi melanda Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:43

Masih Sebatas Pedagang, Belum Pebisnis

TARAKAN- Pengembangan usaha saat ini tak bisa dilepaskan dengan perkembangan dunia digital. Kantor Perwakilan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:14

Risol Mayo

Diisi daging sapi dan irisan telur rebus, rasanya gurih dan nikmat disantap selagi masih hangat. Risol…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:12

Martabak Green Tea

Kudapan kekinian yang penuh inovasi. Martabak yang berwarna hijau ini sangat nikmat dan menggoda selera.…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:10

Gabin Tape Susu

Pesona kue gabin dengan isian tape yang disirami susu kental manis dan kejunya terkesan penuh nikmat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .