MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 28 Agustus 2018 14:58
Rekomendasi Masih Berproses
BELUM DIKELUARKAN: Pengelola transportasi online masih menunggu surat rekomendasi dari Wali Kota Tarakan sebagai syarat mengajukan izin. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pengoperasian transportasi online hingga kini masih menunggu kejelasan izin. Sebab surat rekomendasi yang dijadikan salah satu syarat saat mengajukan izin dari Wali Kota Tarakan belum dikeluarkan pemerintah.

Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengatakan surat rekomendasi masih berproses pihak transportasi online harus bersabar untuk menunggu dikeluarkannya rekomendasi.  “Masih terus berproses,” ujarnya singkat.

Sementara itu,  Ketua Koperasi Borneo Pratama Jaya Mandiri, Badan Hukum transportasi online Grab, Indra Wahyudi mengatakan perizinan saat ini sedang menunggu tahapan diterbitkan rekomendasi oleh Pemerintah Kota Tarakan, mengingat tahapan yang telah dilalui cukup panjang  dan memakan biaya yang tidak sedikit, maka pihaknya berharap dalam pekan ini bisa selesai.

“Kami yakin pemerintah akan objektif, tidak memberikan perlakuan berbeda kepada pelaku usaha dan akan menyerap aspirasi masyarakatnya perihal adanya keinginan hadirnya transaportasi umum yang lebih baik,” tuturnya.

Namun jika belum ada kejelasan arah perizinan, sebagai negara hukum dan warga negara yang taat aturan, dengan menggunakan saluran yang konstutisional maka kemungkinan opsi langkah hukum akan  pihaknya ambil.

Karena dari rekomendasi dari wali kota itu digunakan untuk melanjutkan proses perizinan. Setelah rekomendasi didapatkan, maka akan digunakan untuk membuat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dan melakukan uji kir.

“Setelah itu semua selesai, maka bisa dilanjutkan proses ke Provinsi Kaltara. Kalau dalam minggu ini surat itu belum keluar, kami akan mengambil langkah hukum. Semua sudah kami persiapkan,” tuturnya.

Dikatakannya, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan komunikasi dengan kuasa hukumnya. Karena sampai saat ini masih belum ada kejelasan dari pemerintah untuk mengeluarkan surat rekomendasi.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara (Kaltara), Topan mengungkapkan untuk kuota kendaraan online hanya diberikan 191 unit setelah dilakukan perhitungan teknis oleh setiap instansi yang ada. Nantinya akan dilakukan pembagian untuk lima kabupaten dan kuota.

Sesuai dengan peraturan dari Menteri melalui PM nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek telah dibahas batas tertinggi dan terendah yang diatur per wilayah.

Jadi masalah kuota merupakan bagian yang harus didahulukan dan dihitung, pihaknya sudah menghitung melalui beberapa metode. Untuk Perda-nya juga sudah diusahkan dari DPRD, tetapi masih akan dikonsultasikan ke kementerian dan masih dalam proses registrasi nomor.

“Semua ada urutannya, karena masih diurus jadi masih ditunggu dahulu,” katanya.

Pembagian juga sudah dibuat dan dibagi, masing-masing daerah pastinya akan berbeda tergantung dari kebutuhannya dan rata-ratanya. Nanti akan dilihat kembali perkembangannya khususnya dari keinginan masyarakat. Topan mengatakan dari pihak kendaraan online telah memberikan semua syarat yang sesuai dengan PM 108 tahun 2018. Tetapi untuk proses beroperasinya transportasi online tidak gampang, karena terkait dengan keselamatan penumpang.

“Jadi tidak boleh diambil sembarangan karena takut pengemudinya atau apapun tidak sesuai dan cakap. Jadi diambil surat izin mengemudi (SIM) yang umum khusus untuk pengemudi mobil,” tambahnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Hamid Amren menambahkan masalah transportasi online ini merupakan kewenangan Provinsi Kalimantan Utara. Pembagian kuota untuk kabupaten dan juga kota dilakukan oleh Provinsi Kaltara.

“Surat Keputusan dari Provinsi Kaltara belum kami terima, jadi untuk pembagian kuota untuk Tarakan belum kam ketahui,” pungkasnya. (*/naa/nri)

Jdusm: Rekomendasi Masih Berproses

 

 


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:28

Mari Kita Bersatu!

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) mengeluarkan surat edaran berisi imbauan kepada…

Rabu, 22 Mei 2019 10:26

Masjid Baburrahim Dibangun 1957

Masjid Baburrahim terletak di Jalan Palem, RT 02,  Kelurahan Lingkas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:25

Bangun Keakraban di Lapangan Futsal Barean

Manisnya senyum yang terukir diwajah para anak yatim piatu yang…

Rabu, 22 Mei 2019 10:07

Dituntut 19 Tahun, Hendrik Divonis Cuma 9 Tahun Penjara

TARAKAN – Terdakwa perkara kepemilikan sabu 1 kg yaitu Hendrik,…

Rabu, 22 Mei 2019 10:04

KURANG KERJAAN..!! Telinga Anak Tiga Tahun Disundut Pakai Korek

TARAKAN – Akibat menyulut telinga anak berumur 3 tahun menggunakan…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Muhammadiyah Beri Sinyal Menuju Pilgub

TARAKAN - Muhammadiyah menginginkan bakal calon gubernur maupun wakil gubernur…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Positif Narkoba, Surat Kecakapan Dicabut

MENJELANG arus mudik Lebaran tahun ini, Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:00

Penumpang Diprediksi Meningkat 4,80 Persen

TARAKAN – Apel Kesiapan Angkutan Laut Lebaran dan Pembukaan Posko…

Selasa, 21 Mei 2019 12:39
Bursa pada Pilkada Kaltara

Undunsyah Cooling Down, Laura Dua Periode

TARAKAN - Bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:36

Dua Pemda WTP Lima Kali

TARAKAN – Pada 2018 lalu, opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*