MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:47
DPRD Minta Hasil Uji Beras Segera Dibeberkan
MELIMPAH: Hasil pertanian di Kaltara cukup melimpah. DPRD pun berharap isu dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional hanya hoaks. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Belum dibeberkannya hasil uji sampel dugaan beras plastik dari inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan yang terdiri dari Disperindagkop Kaltara, Satpol PP, Polres Bulungan dan instansi terkait lainnya di Pasar Induk, Tanjung Selor membuat DPRD Kaltara ikut angkat bicara terkait persoalan itu.

Dikatakan Ketua DPRD Kaltara, Marten Sablon, bahwa instansi terkait yang tergabung di dalam tim seharusnya dapat segera menyampaikan hasil uji sampelnya. Sebab, menurutnya jika penyampaian tersebut berlarut. Hal itu justru menimbulkan keresahan masyarakat seperti yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

“Instansi terkait seharusnya jangan membuat masyarakat resah. Untuk itu, sekiranya dapat merilis hasil uji sampel dari hasil sidaknya beberapa waktu lalu,” ungkap Marten kepada Radar Kaltara kemarin.

Jika dalam prosesnya hasil uji sampel beras yang diambil secara random di pasar-pasar tradisional tak kunjung keluar hasilnya. Maka, pihak wakil rakyat melalui anggota Komisi II DPRD Kaltara tak segan akan turun ke lapangan guna memastikan isu tersebut. “Tapi, kami nanti tak sendiri. Yang mana, akan menggandeng Dinas Pertanian Kaltara untuk memastikan apakah beras plastik itu benar beredar ataupun tidak,” ujarnya.

Namun, lebih jauh dikatakan, terkait isu beras plastik, pihaknya berharap hal itu tidak benar atau hanya hoaks. Sebab, di provinsi termuda di Indonesia ini potensi pertanian, khususnya beras cukup banyak. Bahkan, melimpah untuk dikonsumsi oleh masyarakat di Kaltara.

“Kita berharap beras plastik ini hanya isu atau dugaan yang tak benar. Tapi, sekali lagi untuk membuktikannya memang harus ada bukti uji sampel dan hasilnya seperti apa,” katanya.

Akan tetapi, dikatakannya kembali, jika beras plastik itu justru benar beredar di pasar-pasar tradisional. Pihaknya meminta hal itu dapat disikapi secara tegas. Khususnya, kepada agen atau distributor sebagai pemasok beras ke wilayah Kaltara. “Dan kami meminta hal itu diproses ke penegak hukum serta pelaku dapat diberi ganjaran sesuai dengan aturan yang berlaku,” bebernya.

Seperti diketahui sebelumnya, Anwar Joko Prasetyo selaku anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Bulungan mengatakan, jika peredaran beras plastik di pasar-pasar tradisional tersebut terbukti. Maka, pelaku usaha dapat dikenakan sanksi karena melanggar Undang-Undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Sanksinya bisa pidana penjara 5 tahun dan denda sebanyak Rp 2 miliar,” ungkapnya.

Dikatakan juga, memang di dalam undang-undang perlindungan konsumen, hak konsumen di antaranya adalah hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan atau jasa. Kemudian, hak untuk memilih barang dan atau jasa serta mendapatkan barang dan atau jasa sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.

“Konsumen di sini dilindungi dalam undang-undang. Dan itulah yang saat ini terus kami perjuangkan tentang hak-hak konsumen yang belum sepenuhnya terpenuhi,” katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Dalam Negeri pada Diseperindagkop dan UMKM Kaltara, Hasriani sebelumnya juga mengatakan secara kasat mata beras plastik belum ada ditemukan di pasar-pasar tradisonal. Namun, pihaknya tetap akan uji kembali. Dan jika benar, pihaknya siap untuk terus memprosesnya. Karena itu dapat membahayakan kesehatan konsumen. “Tapi mudahanlah hal itu tak sampai terjadi,” pungkasnya. (omg/eza)

DPRD Minta Hasil Uji Beras Segera Dibeberkan


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 13:24

Korban TB FORTUNSIUS Diduga Masih Terjebak di Dalam Kapal

TARAKAN - Pencarian dua ABK TB  FORTUNSIUS yang diduga tenggelam…

Selasa, 13 November 2018 11:37

Usulan Anggaran Tak Terakomodir

TANJUNG SELOR – Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan mengaku saat ini…

Selasa, 13 November 2018 11:36

Sepi, Trayek Mangkupadi Tutup

TANJUNG SELOR - Kantor Damri Cabang Tanjung Selor sebelumnya sempat…

Senin, 12 November 2018 13:48

Bagaimana Ini? Kok Wajah Ibu Kota Semrawut

TANJUNG SELOR – Kondisi Tanjung Selor Ibu Kota Kalimantan Utara…

Senin, 12 November 2018 13:47

DPUPR-Perkim Siapkan KBM

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…

Senin, 12 November 2018 13:45

Pemprov Masih Butuh 1.357 ASN

TANJUNG SELOR – Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun…

Senin, 12 November 2018 13:42

Kapal Pemburu Akan ‘Beraksi’ Cegah Kriminalitas

TANJUNG SELOR – Wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia di Kaltara…

Senin, 12 November 2018 13:41

Belum Semua Tambak Bersertifikat

TANJUNG SELOR – Sejauh ini belum semua lahan tambak di…

Senin, 12 November 2018 13:32

Tersangka Judi Togel Dilimpahkan ke Kejari

TANJUNG SELOR - POLRES Bulungan memastikan empat tersangka kasus judi…

Senin, 12 November 2018 13:31

MIRIS..!! Kasus Asusila Melibatkan Anak-Anak Meningkat

TANJUNG SELOR – Polres Bulungan mencatat sejak Januari-November 2018, Polres…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .