MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:46
KPU Belum Terima Laporan Masyarakat

Pasca Penetapan DCS Bacaleg

Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Hampir 10 hari pasca ditetapkannya bakal calon legislatif (bacaleg) sebagai daftar calon sementara (DCS), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara belum juga menerima tanggapan masyarakat.

Kendati demikian, bukan berarti jaminan bagi bacaleg dapat dengan mudah melenggang ke tahap selanjutnya dan masuk dalam daftar calon tetap (DCT). Pasalnya, bacaleg dapat gugur jika dari hasil tanggapan masyarakat selama proses DCS dianggap melanggar fakta integritas. Yang dimaksud fakta integritas adalah bacaleg yang terbukti mantan narapidana korupsi, kekerasan seksual pada anak dan bandar narkoba. Hal ini pun dibenarkan oleh Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami saat dikonfirmasi awak Radar Kaltara kemarin.

Bahkan dikatakan Surya, pihaknya akan secara tegas menggugurkan bacaleg jika dari hasil partisipasi masyarakat dengan memberikan tanggapan terbukti melanggar fakta integritas. Sebab, sebelumnya masing-masing bacaleg sudah menyatakan bebas dari permasalahan itu sebelum mencalonkan. Begitupun pada saat tahap awal verifikasi oleh KPU, tiga pokok permasalahan tersebut diupayakan dicegah karena tak sesuai dengan PKPU.

“Intinya, fakta integritas itu tak boleh dilanggar. Jika, terbukti dilanggar sehingga konsekuensi bacaleg akan dipastikan gugur,” tegas Surya.

Akan tetapi, lanjutnya, sejauh ini di KPU Kaltara sejak penetapan status DCS bacaleg pada 12 Agustus lalu. Pihaknya mengaku bahwa belum ada satu orang atau masyarakat yang memberikan tanggapan. Artinya, saat ini pihaknya tak dapat memprediksi apakah dari keseluruhan bacaleg ada yang gugur ataupun tidak nantinya. “Tapi kita akan tunggu sampai pada tahap akhir nanti yakni 21 Agustus,” ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU Bulungan ini.

Pihaknya juga mengaku tak gegabah jika ke depan ada laporan masyarakat tentang bacaleg yang disebutkan melanggar fakta integritas. Karena berdasarkan proses yang ada, laporan itu akan terlebih dahulu didalami. Dan tentunya meminta klarifikasi dari yang bersangkutan atau parpol pengusungnya jika memang tanggapan itu benar ataupun sebaliknya.

“Kita tak bisa langsung percaya tanpa adanya bukti dan klarifikasi. Tapi, proses pendalaman laporan kami pastikan tetap berlanjut,” katanya. “Dan ini juga dengan syarat laporan masyarakat bukan bersifat surat kaleng. Melainkan, pelapor memberikan identitas diri yang jelas,” sambungnya.

Ditambahkan juga, pihaknya mengupayakan dengan cara tersebut sehingga dapat meminimalisir terjadinya bacaleg yang tak berintergitas pada Pileg 2019 mendatang. Bahkan, dalam hal ini juga tak sungkan untuk terus berkomunikasi dengan KPU RI, agar selama dalam proses seleksi ini bacaleg terpilih dapat dipastikan bersih dari tiga pokok permasalahan dimaksud.

“Kita inginkan Pileg 2019 mendatang berjalan dengan baik dan lancar. Itulah mengapa, sampai saat ini selama proses seleksi dilakukan secara ketat,” katanya.

Sementara, disinggung mengenai beberapa bacaleg yang mengundurkan diri karena dalam prosesnya mengaku tak mampu ataupun alasan lainnya pasca ditetapkan sebagai DCT. Surya mengatakan bahwa pengunduran diri itu boleh saja. Tapi, khusus bagi bacaleg kaum perempuan yang sejatinya memiliki pengaruh dalam keterwakilan perempuan 30 persen di dalam parpol. “Kalau tidak, ya tak boleh juga. Cuma kalau laki-laki dengan alasan apapun tetap tak boleh,” pungkasnya. (omg/eza)

KPU Belum Terima Satupun Laporan Masyarakat


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 19:47

Khawatir Tak Dapat WTP

TANJUNG SELOR – Tiga organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan,…

Selasa, 18 September 2018 19:41

Tak Rekam, Data Kependudukan Diblokir

TANJUNG SELOR – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 18 September 2018 12:10

Sasaran Empuk Human Trafficking

TANJUNG SELOR - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise…

Selasa, 18 September 2018 12:08

Terinspirasi Sosok Anak Presiden Joko Widodo

Terbentuknya wadah komunitas tentu memiliki history tersendiri. Bahkan, terkadang di balik kisah itu,…

Selasa, 18 September 2018 12:06

Jalan Rela Dipangkas, Semuanya demi Ini...

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Selasa, 18 September 2018 12:04

Angka Penerima Turun, Usai Tahap Pencairan

TANJUNG SELOR - Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2018…

Selasa, 18 September 2018 12:03

Kaltara Masuk Destinasi Urbanisasi

TANJUNG SELOR - Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai sebagai salah satu daerah tujuan urbanisasi…

Senin, 17 September 2018 20:37

Bulungan Cakupan Tertinggi Imunisasi MR

TANJUNG SELOR – Berdasar data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, dari lima Kabupaten Kota di Kaltara,…

Senin, 17 September 2018 20:33

Tenaga Kesehatan-Pendidikan Diprioritaskan

TANJUNG SELOR – Peluang berpofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) sudah terbuka lebar. Dalam…

Senin, 17 September 2018 11:44

Elpiji Subsidi Tembus Rp 40 Ribu

TANJUNG SELOR – Stok elpiji 3 kilogram (Kk) di Bulungan saat ini, kerap kali mengalami kekosongan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .