MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:36
Enaknya Musim Durian, di Sebatik, Bersantap Durian di Bawah Pohon
LAGI MUSIM: Musim durian di Pulau Sebatik menjadi daya tarik warga Nunukan berkunjung. Foto: Riko Aditya/Radar Nunukan

PROKAL.CO, MUSIM durian di Sebatik telah berlangsung sejak Juli lalu. Sejumlah masyarakat dari daerah lain di Kaltara pun silih berganti menyambangi Sebatik. Tujuannya, tak ingin melewatkan nikmatnya menyantap durian yang baru jatuh dari pohon. Walaupun, di sejumlah ruas jalan, pasar durian sangat mudah ditemui.

Setiap akhir pekan, Dermaga Sei Jepun, Nunukan Selatan terus dipadati penumpang. Tujuan utama ke Sebatik berburu durian. Untuk tiba di Desa Maspul, dari Pelabuhan Rakyat Mantikas setidaknya membutuhkan waktu hingga satu jam.

Madi, salah seorang warga Nunukan yang memilih ke Sebatik bersama sejumlah rekannya mengaku ingin menikmati waktu bersantap durian langsung di bawah pohon. Ia mengaku, untuk sampai di Desa Mantikas harus mengeluarkan biaya lebih.

Menggunakan roda dua dari Nunukan kemudian menumpangi perahu kelotok menuju Mantikas. Dari Mantikas kemudian melanjutkan perjalanan darat selama sejam. “Berburu durian harus mengeluarkan biaya tinggi. Tetapi tak menjadi masalah. Ini bukan soal harga, tapi kenikmatan dan keseruannya yang diinginkan,” ujarnya.

Harga durian yang ditawarkan tak jauh berbeda dengan harga di tahun sebelumnya. Masyarakat yang ingin menikmati buah durian, Rp 25 ribu per kilogram (kg). Serta jika ingin langsung membeli per kantong dengan harga Rp 200 ribu.

Tentunya, membeli durian di kebun membuatnya Anda dapat memilik dan menunggu buah yang baru saja jatuh dari pohonnya. Sehingga, sensasi dan kenikmatan tersendiri jika langsung menyantap durian di bawah pohonnya. “Sebab, buah durian baru jatuh dari pohonnya lalu dimakan ini berbeda dengan yang dijual kemudian,” bebernya.

Selian menjadi buruan warga Nunukan, pengakuan Zainuddin salah satu pemilik kebun durian di Sebatik, juga menjadi incaran warga Tawau, Malaysia. Setiap harinya, keuntungan yang ia peroleh mencapai Rp 1 juta, bahkan bisa lebih.

Banyaknya warga memilih ke Sebatik juga membuat pelaku transportasi seperti kapal tradisional diuntungkan. Dikarenakan, warga Nunukan mayoritas menyewa perahu dengan biaya Rp 350 ribu untuk pergi dan pulang dari Dermaga Sei Jepun menuju Binalawan. Belum lagi mereka yang datang berkelompok. Tertarik mencoba dan menikmati akhir pekan Anda di perbatasan? Jangan ragu. (akz/lim)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…

Kamis, 20 September 2018 12:20

Pencarian Ditutup, Rini Azhara Belum Ditemukan

NUNUKAN – Tim SAR gabungan belum juga menemukan sosok Rini Azhara (7) yang hilang di pasar malam…

Kamis, 20 September 2018 12:17

Pilpres dan Pileg Dipastikan Tidak Saling Menganggu

NUNUKAN – Tim sukses untuk pemilihan presiden (pilpres) tak hanya heboh di tingkat nasional. Di…

Kamis, 20 September 2018 12:16

Satpol PP Akui Sulit Tangani Anjing Liar di Jalan Umum

NUNUKAN – Korban keberadaan anjing liar di Nunukan, baik kecelakaan lalu lintas maupun digigit…

Rabu, 19 September 2018 11:16

Tunggu Kepastian Penggunaan Jalan

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan masih kesulitan dalam mengatur para pedagang ikan…

Rabu, 19 September 2018 11:13

Rini Azhara Diduga Diculik?

NUNUKAN – Kehilangan Rini Azhara (7) memasuki hari ketujuh sejak Rabu (12/9). Hingga kemarin pun…

Rabu, 19 September 2018 11:07

Produk Malaysia Memelihara Rantai Ekonomi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) yang lebih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .