MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

ADV

Jumat, 17 Agustus 2018 23:04
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, BEM UBT Gelar Dialog Interaktif

Upaya Mencegah Paham Radikalisme dan Intoleransi

SEMANGAT KEMERDEKAAN: Suasana seminar dan dialog interaktif gelaran BEM UBT, Jumat (17/8) kemarin.

PROKAL.CO, TARAKAN - Menyambut HUT Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia,  pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (BEM UBT) menggelar dialog interaktif dengan tema “Kemerdekaan dalam Perbedaan” di Lantai 4 Gedung Rektorat UBT, Jumat (17/8).

Ketua BEM UBT masa bakti 2018-2019 Alif Putra Pratama mengatakan, bahwa kegiatan dialog interaktif ini digelar dengan tujuan membekali mahasiswa baru tentang semangat kemerdekaan dan bagaimana meningkatkan rasa nasionalisme serta mencegah paham radikalisme dan intoleransi. 

“Harapannya ke depan untuk kegiatan-kegiatan seperti ini lebih digiatkan dan dikemas dengan inovasi-inovasi konsep yang asyik dan menarik. Karena kita sadari bahwa di zaman sekarang ini, kegiatan dialog ataupun seminar kesannya biasa dan hanya formalitas,” ujar Alif Putra Pratama.    

Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Dr. Adri Patton MSi dalam sambutannya mengatakan perbedaan adalah suatu rahmat, perbedaan adalah suatu keindahan yang memang harus diterima. Dan perbedaan itu suatu yang harus diterima sebagai anak bangsa karena kodrat dan iradat manusia dari Allah SWT yang ditakdirkan untuk berbeda.

Kemerdekaan yang sudah diperoleh sekarang, tinggal bagaimana para pemuda mengisi kemerdekaan itu. 

Kegiatan dialog yang diikuti oleh ratusan mahasiswa baru dan pengurus organisasi lembaga mahasiwa internal kampus serta civitas akademisi UBT juga mendapat apresiasi dari Rektor UBT.  

Rektor mengucapkan apresiasi kepada narasumber dan panitia, khususnya BEM yang telah melaksanakan kegiatan ini sehingga bisa berjalan lancar.

Selain itu, untuk  mengantisipasi masifnya gerakan penyebaran paham radikalisme dan intoleransi yang menyasar masyarakat kampus  pihak UBT sudah melakukan langkah pencegahan.

Untuk  UBT sudah diinstruksi oleh Presiden melalui Menristekdikti untuk mencegah paham radikalisme dan terorisme.  

Oleh karena itu, semua perguruan tinggi seluruh Indonesia sudah mendeklarasikannya dan UBT adalah salah satu perguruan tinggi nomor dua yang mendeklarasikan masalah penolakan paham radikalisme dan intoleransi serta ujaran kebencian.   

Rektor berharap agar ke depan agar mahasiswa UBT agar mengisi kemerdekaan dengan prestasi.  “Kami harapkan agar semua mahasiswa UBT berprestasi,” ujarnya.

Tampil sebagai narasumber pertama Dr. Yahya Ahmad Zein mengatakan bahwa untuk sekarang yang paling penting bagi generasi muda adalah bagaimana merubah pola pikir dalam memaknai perbedaan.

Dikatakan Yahya, perbedaan lahir karena tidak terlepas bagiamana sudut pandang yang berbedah digunakan seseorang.

Narasumber kedua, Muhammad Ilham Agang yang juga selaku Ketua FKUB Muda Tarakan, mengingatkan dalam memaknai kemerdekaan dalam perbedaan harus memaknai sebagai sesuatu yang mempererat persatuan, bukan memisahkan.

“Olehnya itu, mari memaknai perbedaan itu sebagai suatu keindahan.   Hal inilah yang terus dijaga, agar nilai toleransi antar suku agama, ras tetap terjaga,” terangnya.

Sementara itu, narasumber ketiga Arkanata memberikan materi dialog tentang bagaimana peran pemuda untuk menjaga kesatuan bangsa dalam kemajemukan.

Kepada Radar Tarakan mengatakan kegiatan dialog ini sangat bagus dan luar biasa.  Ini kesempatan kepada narasumber dan senior bagi mahasiswa baru untuk memberikan pemahaman kepada adik-adik mahasiswa baru bagaimana memaknai kemerdekaan dalam perbedaan.

“Tujuannya untuk membentengi diri mereka dari paham radikalisme dan terorisme, demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya. 

Ia berharap ke depan, agar adik-adik mahasiswa baru tetap giat belajar  dan potensi yang dimilikinya untuk berprestasi dan mengharumkan nama kampus UBT. 

Kegiatan dialog yang berlangsung suskes tersebut ditutup dengan sesi penyerahan cendera mata oleh Rektor UBT kepada para narasumber dan sesi foto bersama. (adv/app/har)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Agustus 2015 09:26

Berikut Pengakuan Tersangka Pembunuhan Fitri

<p><strong>BAGAIMANA </strong><strong>cara KS (34), tersangka pembunuh Fitri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .