MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31
Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan
MEMBERATKAN: Pemprov Kaltara rencananya akan mengkaji ulang besaran penerapan biaya BBNKB guna memaksimalkan PAD. FOTO: RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu dikaji ulang. Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) rencananya akan mengevaluasi aturan tersebut.

Kepala BPPRD, Busriansyah melalui Kepala Bidang Pajak Daerah, Imam Pratikno mengatakan, angka BBNKB tersebut pun dikeluhkan penyalur atau dealer kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat. “Ini kami dapatkan saat rapat koordinasi objek pajak PKB dan BBNKB dengan dealer kendaraan se-Kaltara tadi (kemarin, Red),” ungkap Imam, Kamis (16/8).

Dari pengakuan dealer, angka itu terlalu tinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya di Kalimantan. Misalnya Kalimantan Selatan (Kalsel) hanya 12 persen. Tingginya biaya BBNKB itu dirasa cukup berpotensi mempengaruhi progres penjualan kendaraan ke masyarakat, baik motor maupun mobil. “Angka 15 persen ini jadi kendala,” ujar Imam.

Disinggung kemungkinan diturunkan lagi, Imam belum dapat memastikan. Untuk penentuan besaran persentase perlu kajian teknis yang matang dengan mempertimbangkan banyak aspek. Namun sebagai sikap awal, BPPRD secepatnya akan berkoordinasi dengan tim pembina Samsat se-Provinsi Kaltara yang diketuai Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie dan Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit.

“Kami bahas dulu di forum pembina Samsat. Karena besaran ini masih ikut dengan Kaltim,” tegasnya.

Menurutnya, penyebab angka 15 persen dirasa berat adalah dikarenakan letak dan kondisi geografis Kaltara. “Berat karena geografis kita jauh, makanya 15 persen berat,” imbuh dia.

Katanya, kemungkinan turun atau tetap, sangat bergantung dengan fakta riil di lapangan. Serta prosesnya cukup panjang. Biaya BBNKB dapat saja turun asalkan volume penjualan dapat ditingkatkan. Selain itu perlu survei kondisi penjualan.

“Jangan sampai diturunkan tapi penjualan stagnan. Otomatis ini akan berpengaruh terhadap PAD. Pendapatan ini yang perlu ada jaminan,” sebutnya.

Tetapi sebagai langkah awal, lanjutnya, BPPRD telah menerima gambaran penjualan dari dealer enam bulan terakhir. “Angkanya belum dilaporkan. Tapi nanti itu bisa jadi acuan kami untuk menargetkan PAD dari BBNKB. Termasuk mengenai besaran persentase itu,” pungkasnya. (isl/eza)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 12:08

Hidup di Kaltara Termahal

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berada di urutan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:07

Ditugaskan di Krayan, 1 CPNS Mundur

TANJUNG SELOR - Satu dari 444 peserta seleksi calon pegawai…

Rabu, 16 Januari 2019 12:05

Jembatan Meranti Terancam Jadi ‘Pajangan’ Lagi

TANJUNG SELOR - Pembangunan jalan penghubung Jembatan Meranti menuju Buluh…

Rabu, 16 Januari 2019 12:04

Pemilik Miras Hanya Diberi Sanksi Tipiring

MALINAU – Dua ibu rumah tangga (IRT), yakni De dan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:03

2018, Empat Penderita HIV/AIDS Meninggal

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan mencatat empat penderita…

Rabu, 16 Januari 2019 10:33

Butuh 7 Menit, Musnahkan Sabu 11 Kg

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:56

6.060 WP di Kaltara Belum Taat

TANJUNG SELOR – Dari total 9.413 yang menyampaikan Surat Pemberitahuan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:54

TBS Malinau Dijual ke Nunukan

MALINAU  - Petani kelapa sawit di Kabupaten Malinau belakangan ini…

Selasa, 15 Januari 2019 13:52

Terminal Tipe A Tunggu Restu Kemenhub

TANJUNG SELOR - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:49

Terapkan Metode Cara Membaca Wartawan

Membaca sebuah buku hingga saat ini masih menjadi kebiasaan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*