MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 16 Agustus 2018 11:12
Penjualan Emas Sepi

TPP PNS Belum Cair Jadi Sebab

KELUHKAN: Tunjangan sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) belum juga cair berpengaruh terhadap daya jual beli emas di Tana Tidung. RIKO/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Harga jual emas terus merangkak naik. Aktivitas jual beli emas pun tampak sepi. Bahkan itu sudah dirasakan sejak tiga tahun terakhir.

Seperti dikeluhkan Yuli, pemilik Toko Emas Mulia. Menurutnya semakin hari daya beli masyarakat semakin menurun. Pembeli yang datang kian berkurang. Salah satu yang menyebabkan sepinya pembeli menurutnya salah satunya karena TPP PNS yang belum cair. Alhasil berdampak pada omzet penjualan yang menurun.

“Penyebabnya seperti yang kita tahu di siaran televisi saat ini rupiah sedang melemah. Belum lagi dari faktor PNS belum terima Tunjangannya karena KTT ini mayoritas PNS,” ungkap Yuli, Selasa (14/8) sore.

Ia menuturkan, selain harga naik tunjangan pegawai juga belum keluar dan warga enggan membeli karena harga emas mengalami kenaikan.

" Di KTT ini memang kita hanya mengharapkan PNS karena memang mayoritas PNS. Dampaknya kalau PNS belum gajian para penjual yang ada mengeluh,” ungkapnya.

Selain itu pula, selain PNS, dari kalangan pekerja di perkebunan sawit  juga ikut berpengaruh terhadap ramai sepinya penjualan emas. “ Yang biasanya turun ke sini setiap hari libur dan terkadang sebulan sekali setelah gajian, juga berkurang. Mereka membeli emas bukan sebagai perhiasan tapi juga sebagai aset atau tabungan,” ujarnya.

Untuk harga emas 23 karat tipe 916 disebutkannya saat ini berkisar Rp 670 ribu. Begitu juga  tipe karat  875 dihargai Rp 600. Juga  tipe 833 Rp 530 ribu. Untuk emas 24 karat berkisar Rp 700 ribu rupiah per gramnya.

 "Meski harga emas saat ini mengalami kenaikan namun saya tidak menaikan harga jual emas saya, karena perekonomian KTT memang beberapa tahun terakhir kurang stabil. Jangankan dinaikkan, pembeli aja tidak ada apalagi jika dinaikkan," pungkasnya. (*/rko/zia)

Kendati pembeli merosot, kunjungan ke toko-toko emas tak tampak berkurang drastis. Ada saja warga yang datang walau sekadar untuk bertanya perkembangan harga.

(*rko/)

 


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:33

2019, Prioritas Bangun Jalan dan Gedung

TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Tana Tidung memberikan jawaban…

Selasa, 13 November 2018 11:31

Hari Pahlawan, Momentum Intropeksi Diri

TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung memperingati Hari…

Senin, 12 November 2018 13:08

Hujan Deras, Banjir Hantui Warga

TANA TIDUNG - Warga di Jalan Perintis Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana…

Senin, 12 November 2018 13:06

Keluhkan Pemadaman Listrik Tak Sesuai Jadwal

TANA TDUNG – Sejumlah warga di Kabupaten Tana Tidung (KTT)…

Jumat, 09 November 2018 11:49

Pemadaman Bergilir 6 Jam Sehari

TANA TIDUNG – Mulai hari ini (9/11)  PT PLN Persero Wilayah Kaltim…

Jumat, 09 November 2018 11:48

Pelanggan Nunggak, PDAM Merugi

KESADARAN pelanggan PDAM di Kabupaten Tana Tidung (KTT) untuk membayar…

Kamis, 08 November 2018 13:42

Utang ke Pihak Ketiga Terancam Tak Terbayar

TANA TIDUNG – Ditolaknya APBD Perubahan 2018 oleh Pemprov Kaltara…

Rabu, 07 November 2018 10:55

Masih Acuh Urus Akta Kematian

TANA TIDUNG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tana…

Rabu, 07 November 2018 10:54

Belum Diresmikan, Listrik Tak Disediakan

TANA TIDUNG - Keberadaan pasar tradisional Kecamatan Betayau dan Kecamatan…

Selasa, 06 November 2018 12:57

Peluang Jadi Negara Produsen

TANA TIDUNG - Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kaltara khususnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .