MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 16 Agustus 2018 11:12
Penjualan Emas Sepi

TPP PNS Belum Cair Jadi Sebab

KELUHKAN: Tunjangan sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) belum juga cair berpengaruh terhadap daya jual beli emas di Tana Tidung. RIKO/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Harga jual emas terus merangkak naik. Aktivitas jual beli emas pun tampak sepi. Bahkan itu sudah dirasakan sejak tiga tahun terakhir.

Seperti dikeluhkan Yuli, pemilik Toko Emas Mulia. Menurutnya semakin hari daya beli masyarakat semakin menurun. Pembeli yang datang kian berkurang. Salah satu yang menyebabkan sepinya pembeli menurutnya salah satunya karena TPP PNS yang belum cair. Alhasil berdampak pada omzet penjualan yang menurun.

“Penyebabnya seperti yang kita tahu di siaran televisi saat ini rupiah sedang melemah. Belum lagi dari faktor PNS belum terima Tunjangannya karena KTT ini mayoritas PNS,” ungkap Yuli, Selasa (14/8) sore.

Ia menuturkan, selain harga naik tunjangan pegawai juga belum keluar dan warga enggan membeli karena harga emas mengalami kenaikan.

" Di KTT ini memang kita hanya mengharapkan PNS karena memang mayoritas PNS. Dampaknya kalau PNS belum gajian para penjual yang ada mengeluh,” ungkapnya.

Selain itu pula, selain PNS, dari kalangan pekerja di perkebunan sawit  juga ikut berpengaruh terhadap ramai sepinya penjualan emas. “ Yang biasanya turun ke sini setiap hari libur dan terkadang sebulan sekali setelah gajian, juga berkurang. Mereka membeli emas bukan sebagai perhiasan tapi juga sebagai aset atau tabungan,” ujarnya.

Untuk harga emas 23 karat tipe 916 disebutkannya saat ini berkisar Rp 670 ribu. Begitu juga  tipe karat  875 dihargai Rp 600. Juga  tipe 833 Rp 530 ribu. Untuk emas 24 karat berkisar Rp 700 ribu rupiah per gramnya.

 "Meski harga emas saat ini mengalami kenaikan namun saya tidak menaikan harga jual emas saya, karena perekonomian KTT memang beberapa tahun terakhir kurang stabil. Jangankan dinaikkan, pembeli aja tidak ada apalagi jika dinaikkan," pungkasnya. (*/rko/zia)

Kendati pembeli merosot, kunjungan ke toko-toko emas tak tampak berkurang drastis. Ada saja warga yang datang walau sekadar untuk bertanya perkembangan harga.

(*rko/)

 


BACA JUGA

Senin, 10 Juni 2019 15:45

H+5 Arus Balik Didominasi PNS

TANA TIDUNG – Arus balik lebaran Idulfitri yang menggunakan transportasi…

Senin, 10 Juni 2019 15:39

Sulit Mengurus SIM karena Akses Jauh

TANA TIDUNG - Hingga kini masyarakat di Kabupaten Tana Tidung masih…

Jumat, 31 Mei 2019 10:40

Idulfitri, Stok Elpiji Aman

TANA TIDUNG - Stok elpiji di Kabupaten  Tana Tidung (KTT)…

Jumat, 31 Mei 2019 10:38

Mudik Lebaran, Kapolsek Imbau Waspada Kriminalitas

TANA TIDUNG - Untuk mencegah aksi kejahtan yang selalu terjadi…

Jumat, 31 Mei 2019 09:41

Raup Untung Rp 1 Juta Per Hari

TANA TIDUNG - Bulan Ramadan dan momen Lebaran tidak hanya…

Rabu, 29 Mei 2019 10:52

Di Kabupaten Ini, Jalur Sungai Belum Aman

TANA TIDUNG – Selasa (28/5), Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung…

Rabu, 29 Mei 2019 10:52

Gelar Operasi Ketupat di H-10 Lebaran

TANA TIDUNG - Dalam rangka mengantisipasi berbagai bentuk kerawanan serta…

Senin, 27 Mei 2019 09:45

Disaingi Online, Pedagang Lapak Sepi Pembeli

TANA TIDUNG – Memasuki minggu kedua bulan Ramadan, toko pakaian…

Jumat, 24 Mei 2019 10:23

Medsos Dibatasi, Pedagang Daring di KTT Merugi

TANA TIDUNG – Para pedagang yang kerap berbisnis secara daring…

Jumat, 24 Mei 2019 10:22

Penumpang Speedboat Baru Ramai Mulai H-7 Idulfitri

TANA TIDUNG – Selama bulan Ramadan ini, pengusaha speedboat di Tana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*