MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 16 Agustus 2018 11:07
BAHAYA..!! Wabah Flu Burung Kembali Mengancam
ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Wabah flu burung kembali mengancam wilayah Sabah, Malaysia. Saat ini mulai diantisipasi agar tidak masuk ke wilayah Nunukan.

Informasi wabah flu burung disampaikan Kepala Fungsi Sosial dan Budaya pada Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau Firma Agustina, bahwa sesuai penyampaian dari Jabatan Perkhidmatan Veterinar (JPV) Sabah, sekira 10 ribu ekor ayam yang sempat dimusnahkan, karena diduga terjangkit virus flu burung.

“Kejadian itu berada di Tamparuli, Sabah Malaysia. Sesuai rilis media yang disampaikan JPV Sabah,” kata Firma Agustina.

Jumlah ekor ayam yang dimusnahkan seharusnya 28 ribu ekor di Tamparuli. Namun dilakukan secara bertahap. Untuk 18 ribu ekor ayam dimusnahkan di hari berikutnya. Karena 18 ribu ekor ayam tersebut berbeda tempat dengan 10 ribu ekor ayam yang pertama dimusnahkan.

Agar ayam dari daerah Tamparuli tidak tersebar keluar, kepolisian telah melakukan pengawasan ketat agar ayam yang diduga terjangkit wabah flu burung tidak dibawa keluar, agar tidak terjangkit ke daerah lain. Terutama keluar ke negara lain.

“Seharusnya ini lebih baik dijelaskan oleh instansi kesehatan di Sabah, karena saya ini hanya mendapatkan informasi dari media juga,” ujarnya.

Sementara, Tim Paramedis dan Penyedia Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan Wilayah Kerja (Wilker) Nunukan M. Jafar mengatakan, untuk kasus wabah flu burung yang terjadi di negara tetangga telah ditanggapi oleh Badan Karantina Pertanian pusat.

“Suratnya sudah disebar ke masing-masing kantor karantina yang ada di daerah, termasuk Nunukan. Sehingga telah dilakukan antisipasi untuk melakukan pengawasan dan penjagaan agar tidak masuk ayam dari Malaysia,” kata M. Jafar, kemarin.

Dalam surat tersebut dijelaskan, sesuai perkembangan informasi dari World Animal Health Information System (WAHIS)Office Internationale des Epizooties(OIE) bahwa pada 27 Juli lalu telah terjadi wabah Highly Pathogenic Avian Influenza(HPAI) di Malaysia.

Melalui surat tersebut, telah diminta untuk melakukan penindakan dan penolakan terhadap pemasukan unggas dan produk unggas segar yang belum diolah berasal dari Malaysia. Khusus untuk produk unggas segar yang diproduksi unit usaha dapat diizinkan masuk, namun harus dibuktikan dengan pencantuman tanggal produksi.

“Di Nunukan hingga saat ini belum ada ditemukan unggas yang masuk. Masih dalam kondisi baik. Pengawasan tetap dilakukan dengan ketat. Terutama di tempat penjualan ayam yang dibeli dari Malaysia,” ujarnya. (nal/lim)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:48

Kebakaran di Desa Atap Dipicu Korsleting

NUNUKAN – Para korban insiden kebakaran di Desa Atap Kecamatan…

Senin, 12 November 2018 13:52

Pernah Bertugas sebagai Koordinator Eksekutor Pidana Mati

Bertugas di daerah perbatasan merupakan hal baru bagi AKBP Teguh…

Senin, 12 November 2018 13:39

Pemasangan Harus Sesuai Aturan

NUNUKAN – Alat peraga kampanye (APK) harus dipasang sesuai dengan…

Senin, 12 November 2018 13:38

Pastikan Pengesahaan APBD 2019 Tak Terlambat

NUNUKAN – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus mengaku, pengesahan Anggaran…

Senin, 12 November 2018 13:37

Ogah CDOB Dijadikan Komoditas Elite

SEBATIK – Masyarakat Sebatik meminta para elite politik tak lagi…

Senin, 12 November 2018 13:36

Rumah Ditinggal, si Jago Merah Mengamuk

SEBATIK – Baru berselang sehari setelah insiden kebakaran di Desa…

Senin, 12 November 2018 09:25

Kebakaran Sebabkan Kerugian hingga Rp 1 M

NUNUKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan melahap enam…

Senin, 12 November 2018 09:21

BBM Langka, Penjual Bentol Marak

NUNUKAN – Harapan masyarakat agar pengecer bahan bakar minyak (BBM)…

Senin, 12 November 2018 08:31

Dikirimkan 21 Narapidana, Lapas Semakin Over

NUNUKAN – Kendati telah kelebihan kapasitas, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas…

Senin, 12 November 2018 08:29

Pengecer Jadi Kambing Hitam

NUNUKAN – Warga Nunukan sempat mengalami kelangkaan bahan bakar minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .