MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51
Wawali Arief di Simpang Jalan

PROKAL.CO, TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat akhirnya mengajukan gugatan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara.

Kepada Radar Tarakan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Tarakan itu menuturkan bahwa permasalahan kurangnya berkas menjadi kendala dirinya sehingga dirinya gugur. Untuk itu, sesuai arahan KPU, dirinya diminta untuk melapor langsung ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Nah, saya sudah menyampaikan gugatan tersebut kepada Bawaslu, “ ungkapnya.

Selanjutnya, bawasku akan melakukan mediasi antara dirinya dan KPU. Untuk diketahui, berkas miliknya yang belum lengkap yakni surat pengunduran diri sebagai Wakil Wali Kota yang hingga kini belum terbit.

Nah, karena pengumuman DCS diumumkan pada Sabtu (11/8), maka gugatan terhadap hasil DCS paling lambat 3 hari setelah pengumuman DCS. “Saya tetap optimis, karena saya sudah masukkan surat pengunduran diri ke Gubernur itu awal-awal sesuai jadwal, sebelum penutupan pendaftaran calon di KPU,” jelasnya.

“Lalu oleh Pemerintah Provinsi mintanya dua surat, tapi yang keluar cuma satu, artinya secara administrasi bukan di pihak saya, tapi saya juga tidak bisa memaksakan. Mudah-mudahan masih ada peluang,” sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kaltara Siti Nuhriyati mengatakan bahwa pihaknya masih memeriksa persyaratan pengajuan sengketa proses. “Masuk atau tidak (sengketa), tergantung dari proses pemeriksaan serta bukti-buktinya nanti,” singkatnya.

 

 

Selain Arief, ada enam nama lain yang dinyatakan gugur oleh KPU Kaltara, yang dipastikan tak masuk dalam DCS.

Menyikapi adanya gugatan tersebut, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami mengungkap, beberapa hal yang menjadi alasan tak masuknya nama pria kelahiran Makassar 9 Desember 1975 itu.

Di mana dalam daftar pengajuan dokumen persyaratan, status pekerjaan dari bacaleg Khaeruddin Arief Hidayat masih sebagai Wakil Wali Kota Tarakan. Artinya, dengan status tersebut seharusnya bacaleg saat tahapan perbaikan pada 22–31 Juli lalu terlebih dahulu wajib menyerahkan persyaratan pengunduran diri.

Kemudian, dari persyaratan pengunduran diri itu tentunya dibuktikan dengan tanda terima dari pejabat yang berwenang. Yang terpenting, adanya bukti surat keterangan dari pejabat berwenang bahwasanya dari proses pemberhentian yang bersangkutan atau bacaleg masih dalam proses.

“Tapi, dari beberapa persyaratan itu semua, beliau tak mencantumkannya. Status yang tertera dari pekerjaannya masih sebagai Wakil Wali Kota Tarakan. Itulah mengapa beliau tak masuk dalam DCS,’’ ungkap Surya kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, kemarin.

Dikatakannya juga, KPU dalam penentuan lolos atau tidaknya bacaleg bukan tanpa dasar. Melainkan, setiap tahapan tetap mengacu pada PKPU Nomor 5/2018 tentang perubahan PKPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan Pemilu 2019.

Oleh karenanya, pada tahapan verifikasi persyaratan dokumen yang diajukan oleh bacaleg, pihaknya begitu teliti agar tak sampai terjadi hal-hal yang merugikan satu sama lain.

“KPU bekerja secara profesional. Bahkan, pada saat penyusunan dan penetapan DCS lalu, kami mengundang parpol atau LO. Tujuannya agar mereka paham tentang tahapan demi tahapan pemilu,” ujarnya.

“Bahkan, dari DCS yang sudah kami susun sebelumnya kami meminta parpol atau LO dapat memberikan stempel sebagai bukti. Yang mana, orang yang masuk dalam DCS adalah orang-orang bacaleg yang secara persyaratan sudah melengkapi dan memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen,” sambungnya.

Namun, lebih jauh dikatakan, pihaknya tetap menghormati akan langkah-langkah yang dilakukan parpol pengusung. Artinya, sebagai bagian penting dari proses yang sangat benar dan terhormat. Lantaran dalam penyampaian gugatannya itu langsung ke Bawaslu.

“Kami tentu tetap hormati. Dan ini langkah yang benar karena melewati secara konstitusional,” ucapnya.

Dikatakannya, KPU akan secara profesional dalam memproses setiap langkah-langkah jalannya pemilu 2019. Tentunya, sembari menunggu bagaimana hasil keterangan dari Bawaslu menyikapi gugatan salah satu bacaleg tersebut.

“Kami juga tentunya akan terus melangkah. Karena tak hanya satu permasalahan itu saja yang harus diselesaikan,” tandasnya.

Untuk diketahui, saat ini merupakan tahapan pada pengumuman nama-nama DCS. Masyarakat dalam hal ini tentunya dapat memberikan tanggapan. Apakah, dari bacaleg itu terdapat hal-hal yang sekiranya penting untuk diketahui oleh khalayak umum. Atau bahkan, informasi penting yang dapat menggugurkan dari bacaleg sendiri. Dan tanggapan masyarakat itu akan berlangsung dalam kurun waktu 12–21 Agustus. (*/shy/omg/lim)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Beruang Itu Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:30

922 Gram Sabu Dilarutkan di Air

TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:09

Di Samping Jalan Rusak Ada Jurang

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Juata Laut, Amiruddin mengatakan beberapa usulan yang diajukan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .