MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Agustus 2018 12:56
Penanganan Abrasi Tanggung Jawab Kemen PUPR
AMBRUK: Tampak kondisi rumah warga di Desa Manurung, Kecamatan Sebatik, yang ambruk akibat abrasi./RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ari Yusnita mengaku telah menyampaikan persoalan abrasi bibir pantai di Kabupaten Nunukan, tepat di wilayah pesisir Pulau Sebatik kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK).

“Saya sudah sampaikan ke ibu menteri, abrasi yang terjadi di Sebatik itu lingkupnya cukup besar,” ungkap wanita yang juga bergelar dokter ini, Selasa (14/8).

Kendati demikian, pihak Kementerian LHK mengaku menyerahkan persoalan tersebut ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Pembangunan Rakyat (Kementerian PUPR). Dengan demikian, tugas komisi VII untuk mengawalnya sudah tidak ada lagi. “Jadi, saya kesulitan untuk mengetahui lebih dalam persoalan tersebut,” akunya.

Namun, lanjutnya, dirinya tidak lepas tanggung jawab begitu saja. Ia sendiri telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada komisi V DPR RI yang merupakan komisi yang memantau kinerja Kemen PUPR. Untuk itu, katanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan seharusnya memperkuat aspirasi itu, sehingga segera dapat diselesaikan. “Di Nunukan ini, pemda setempat juga dapat berkomunikasi dengan kami yang ada di pusat. Supaya lebih baik untuk Nunukan ke depan. Selama ini memanga ada komunikasi tetapi masih kurang. Makanya, harus ditingkatkan lagi,” bebernya.

Seperti diketahui, akibat abrasi yang terjadi, beberapa kampung hilang. Ini dikarenakan air laut terus masuk dan tidak ada tembok pembatas yang biasa digunakan untuk menghambat air laut. Bahkan, di 2014 silam abrasi mengakibatkan belasan rumah warga roboh. Termasuk pos milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Nunukan.

Terpisah,  Kepala BPBD Nunukan, Rachmadji Sukirno mengatakan, persoalan abrasi yang  dikeluhkan warga ini sudah didengarnya. Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian ini hingga ke tingkat pemerintah provinsi. Ia mengaku jika pihaknya tidak tinggal diam atas keluhan masyarakat tersebut. Kendati demikian, ia mengakui jika hingga saat ini memang belum ada solusi yang dapat diberikan.

“Tapi, pasti ditanggulangi. Karena masih ada bencana berpotensi terjadi di Nunukan. Makanya sekarang kami masih melakukan pembedahan dan melaporkan ke pusat,” jelasnya. (oya/ash)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:48

Kebakaran di Desa Atap Dipicu Korsleting

NUNUKAN – Para korban insiden kebakaran di Desa Atap Kecamatan…

Senin, 12 November 2018 13:52

Pernah Bertugas sebagai Koordinator Eksekutor Pidana Mati

Bertugas di daerah perbatasan merupakan hal baru bagi AKBP Teguh…

Senin, 12 November 2018 13:39

Pemasangan Harus Sesuai Aturan

NUNUKAN – Alat peraga kampanye (APK) harus dipasang sesuai dengan…

Senin, 12 November 2018 13:38

Pastikan Pengesahaan APBD 2019 Tak Terlambat

NUNUKAN – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus mengaku, pengesahan Anggaran…

Senin, 12 November 2018 13:37

Ogah CDOB Dijadikan Komoditas Elite

SEBATIK – Masyarakat Sebatik meminta para elite politik tak lagi…

Senin, 12 November 2018 13:36

Rumah Ditinggal, si Jago Merah Mengamuk

SEBATIK – Baru berselang sehari setelah insiden kebakaran di Desa…

Senin, 12 November 2018 09:25

Kebakaran Sebabkan Kerugian hingga Rp 1 M

NUNUKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan melahap enam…

Senin, 12 November 2018 09:21

BBM Langka, Penjual Bentol Marak

NUNUKAN – Harapan masyarakat agar pengecer bahan bakar minyak (BBM)…

Senin, 12 November 2018 08:31

Dikirimkan 21 Narapidana, Lapas Semakin Over

NUNUKAN – Kendati telah kelebihan kapasitas, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas…

Senin, 12 November 2018 08:29

Pengecer Jadi Kambing Hitam

NUNUKAN – Warga Nunukan sempat mengalami kelangkaan bahan bakar minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .