MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 13 Agustus 2018 10:23
SIAK 7.0, Beda Penulisan Status Perkawinan
MERUJUK VERSI BARU: SIAK 7.0 menyoal perbaharuan penulisan status perkawinan seseorang. Versi terbaru resmi diberlakukan sejak Senin 6 Agustus lalu. AZWARD HALIM/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, PERBAHARUAN Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)  dari versi 6.0 ke versi 7.0, salah satunya menyoal penulisan status perkawinan seseorang.

Ke depan, misalnya bagi warga negara Indonesia non muslim yang belum mencantumkan akta perkawinan, atau surat nikah bagi muslim maka dalam kartu keluarganya akan tertulis kawin tidak tercatat. “Jadi nanti statusnya akan jadi kawin belum tercatat. Karena versinya sudah berbeda,” kata Hamzah, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan.

Meski sudah menikah dan memiliki surat atau akta nikah, tetapi jika tidak dilampirkan, maka akan tercatat kawin belum tercatat. Hal ini karena belum dimasukkan nomor serta tanggal surat nikahnya.

Maka dari itu, bagi pasangan yang baru saja menikah, harus melampirkan surat nikah. Versi sebelumnya tidak diperlukan pelampiran surat atau akta nikah. Versi terbaru, wajib mencantumkan nomor dan tanggal pernikahan. “Dulu bisa dimasukkan dan bisa tidak. Kalau versi baru harus dimasukkan, kalau tidak nanti statusnya kawin belum tercatat,” ungkapnya.

Kan lucu kalau jadi seperti ini, kawin tapi belum tercatat. Jadi ini ada istilah status baru,” tuturnya.

Hal ini hanya berlaku di sistem dan juga kartu keluarga (KK) saja. Tetapi untuk kartu tanda penduduk (KTP) tidak berlaku. Karena itu, setiap ada perubahan KK, maka akan dipersyaratkan untuk membawa fotokopi surat atau akta perkawinannya.

“Supaya nanti di dalam KK-nya, saat dicetak statusnya tidak menjadi kawin belum tercatat,” tuturnya.

Selain itu juga harus melengkapi catatan golongan darah, agar timbul di lembar KK. Karena kalau tidak dicantumkan akan tercatat minus. Versi baru ini diluncurkan Senin (6/8). Sehingga masyarakat di harapkan mengikuti agar menjadi pedoman dalam dokumen kependudukan lainnya.

“Itu sudah menjadi aturannya, karena versi yang lama telah digantikan,” terangnya. (*/naa/lim)

 

SIAK 7.0, Beda Penulisan Status Perkawinan


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:00

Memperingati Sekaligus Menaikkan Rasa Syukur

TARAKAN – Perayaan Jumat Agung dalam memperingati kematian Tuhan Yesus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

Rencana UNBK pada Tingkatan SD

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, berencana menerapkan sistem Ujian…

Sabtu, 20 April 2019 10:35

Pergi Mandi, Dua HP Raib

TARAKAN – Kelalaian dari masyarakat akan menjadi kesempatan bagi pelaku…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi

TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT…

Sabtu, 20 April 2019 10:08

2020, Optimistis Layani e-ID

TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, optimistis…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah

TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis…

Kamis, 18 April 2019 09:49

Di Kaltara, Jokowi-Amin Unggul 20-an Persen

Hasil sejumlah quick count nasional mengunggulkan pasangan calon presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 09:47

Ratusan Surat Suara Tertukar

TERTUKARNYA ratusan surat suara terjadi di beberapa tempat pemungutan suara…

Kamis, 18 April 2019 09:46

Idolakan Joko Widodo, Ada yang Prediksi Prabowo Menang

Antusias embah-embah di panti jompo, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*