MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 Agustus 2018 15:03
Stok Ikan Menipis, Nelayan Tunda Melaut
TAK MELAUT: Akibat cuaca tak menentu, sejumlah nelayan memilih untuk tidak dahulu melakukan aktivitas di laut. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Akibat kondisi cuaca yang tidak menentu, nelayan banyak yang dilema melakukan aktivitas di laut. Sebab, cuaca tak bisa di prediksi. Terkadang cerah, namun bisa saja secara tiba-tiba turun hujan.

Nelayan memilih untuk tidak melaut untuk sementara waktu. Sehingga dampaknya pun berimbas ke stok ikan segar di pasaran yang semakin terbatas.

Salah seorang nelayan yang bermukim di Jalan Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat mengatakan lebih memilih untuk tidak melaut dalam waktu dekat. Sebab kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi.

 “Ya, waktu itu kami pernah rencana sudah mau berangkat. Tapi lihat cuaca mendung, agak cemas jadinya. Ini terjadi saat kami mau melaut di waktu subuh menjelang pagi,” ungkap Amat.

Pria yang sudah lima tahun berkerja sebagai nelayan ikan tersebut menuturkan, beberapa hari ini cuaca di daratan dan lautan sangatlah berbeda. Jika terjadi panas terik di daratan, hujan deras pula melanda di laut.

Ia hanya berharap cuaca segera normal kembali. Sebab, jika ia melaut di luar waktu yang biasanya, dipastikan ikan tak banyak terjaring.

Sementara itu, Herman salah seorang penjual ikan mengatakan, ikan sebenarnya bukan sedang tidak ada melainkan hanya berkurang. Itu terjadi lantaran nelayan ikan dalam beberapa pekan terakhir tidak menjaring di laut.

“Sebenarnya ada saja, bukan lagi kosong. Cuman harganya memang agak sedikit naiklah kalau keadaan seperti ini,” kata Herman.

Meski begitu, ia berharap keadaan ini tidak akan berlansung lama mengikuti dengan keadaan nelayan yang nantinya kembali mencari ikan dan disuplai ke sejumlah penjual ikan.

Sebelumnya, BMKG Nunukan telah mengingatkan sejumlah awak kapal untuk mewaspadai perubahan cuaca serta tumbuhnya awan konvektif di atas laut yang bisa  menyebabkan hujan, petir dan angin kencang serta menambah tinggi gelombang.

Terdapat fenomena yang menyebabkan pertumbuhan awan cumulunimbus untuk beberapa hari terakhir di awal Agustus ini. Sehingga perairan Nunukan berpotensi terjadinya hujan ringan hingga sedang yang bisa saja berlangsung lama dan akan menyebabkan tinginya gelombang.

Saat ini saja, tinggi gelombang sudah mencapai 1 meter. Ketinggian tersebut pun bisa mencapai dua kali tinggi dari gelombang sebenarnya. Untuk itu, nelayan dan awak kapal pun tetap diimbau selalu waspada (raw/nri)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…

Rabu, 16 Januari 2019 11:56

RSUD Tambah Tiga Dokter Spesialis

NUNUKAN – Tingkatkan pelayanan pada penanganan medis, Rumah Sakit Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*