MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:52
Terindikasi Menyalahgunakan Paspor

93 Pemohon Ditolak Imigrasi Nunukan

Kasi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Klas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sejak Januari hingga Juli setidaknya 93 pemohon paspor ditolak Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan. Itu dilakukan lantaran puluhan pemohon ini teridentifikasi bakal menyalahgunakan paspol.

Kepal Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan, Imigrasi Klas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo menyampaikan, selama 2018 paspor 48 halaman atau untuk umum diterbitkan sebanyak 3.419.

Sedangkan, puluhan pemohon yang ditolak ini lantaran saat proses wawancara mendalam alasan pemohon membuat paspor ingin mengunjungi keluarganya yang berada di Malaysia hingga menghadiri undangan pernihakan keluarga.

“Ketika dilakukan wawancara mendalam dan meminta bukti undangan para pemohon tak dapat menunjukan,” ucap Kasi Pengawasan dan Penindakan, Imigrasi Klas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo kepada Radar Tarakan, Jumat (10/8).

Para pemohon yang ditolak diarahkan ke Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) Nunukan. Selain itu, pemohon dikembalikan ke daerah domisili untuk pembuatan paspor.

“Bukan kita menolak atau tidak memberikan tetapi kita arahkan ke LTSP. Kemudian memberikan edukasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Melalui LTSP atau Poros Perbatasan, pemohon dapat membuat paspor dengan 24 halaman atau untuk Buruh Migran Indonesia (BMI). Terbukti, hingga saat ini sudah 1.914 paspor yang diterbitkan.

Sementara, untuk Tenaga Kerja Asing (TKA) di Nunukan ada 33 orang. Para TKA ini mendapatkan izin tinggal terbatas melalui Kantor Imigrasi Nunukan. Diketahui, 33 orang TKA ini tersebat di 11 perusahaan dan satu orang sebagai peneliti.

Serta perusanaan yang memiliki TKA paling banyak sebanyak enam orang, kemudian lima orang dan rata-rata dua hingga tiga orang. TKA ini berasal dari lima negara. Pertama Malaysia ada 18 orang. Korea Selatan ada enam orang. Sri Langka ada empat orang. Asal Cina empat orang dan terakhir satu orang dari Australia.

Melalui Imigrasi Nunukan, para TKA yang bekerja terus mendapatkan pengawasan. Ini dilakukan agar TKA tidak menyalahi izin tinggal dan tidak menyalahgunakan izin yang dimiliki. Sehingga, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) dan paspor yang dimiliki sesuai peruntukannya. “Izin di keluarkan dari sini. Jadi, WNA  yang bekerja tetap terpantau,” tegasnya.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Pora). Dimana, tiap tiga bulan sekali ke melakukan pemeriksaan ke perusahaan. Tentunya untuk memastikan data yang ada sesuai dengan di lapangan.

“Sampai saat ini semua mengikuti aturan. Tidak ada ditemukan WNA yang menyalahi aturan seperti over stay,” pungkasnya. (akz/nri)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:48

Kebakaran di Desa Atap Dipicu Korsleting

NUNUKAN – Para korban insiden kebakaran di Desa Atap Kecamatan…

Senin, 12 November 2018 13:52

Pernah Bertugas sebagai Koordinator Eksekutor Pidana Mati

Bertugas di daerah perbatasan merupakan hal baru bagi AKBP Teguh…

Senin, 12 November 2018 13:39

Pemasangan Harus Sesuai Aturan

NUNUKAN – Alat peraga kampanye (APK) harus dipasang sesuai dengan…

Senin, 12 November 2018 13:38

Pastikan Pengesahaan APBD 2019 Tak Terlambat

NUNUKAN – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus mengaku, pengesahan Anggaran…

Senin, 12 November 2018 13:37

Ogah CDOB Dijadikan Komoditas Elite

SEBATIK – Masyarakat Sebatik meminta para elite politik tak lagi…

Senin, 12 November 2018 13:36

Rumah Ditinggal, si Jago Merah Mengamuk

SEBATIK – Baru berselang sehari setelah insiden kebakaran di Desa…

Senin, 12 November 2018 09:25

Kebakaran Sebabkan Kerugian hingga Rp 1 M

NUNUKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan melahap enam…

Senin, 12 November 2018 09:21

BBM Langka, Penjual Bentol Marak

NUNUKAN – Harapan masyarakat agar pengecer bahan bakar minyak (BBM)…

Senin, 12 November 2018 08:31

Dikirimkan 21 Narapidana, Lapas Semakin Over

NUNUKAN – Kendati telah kelebihan kapasitas, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas…

Senin, 12 November 2018 08:29

Pengecer Jadi Kambing Hitam

NUNUKAN – Warga Nunukan sempat mengalami kelangkaan bahan bakar minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .