MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:52
Terindikasi Menyalahgunakan Paspor

93 Pemohon Ditolak Imigrasi Nunukan

Kasi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Klas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sejak Januari hingga Juli setidaknya 93 pemohon paspor ditolak Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan. Itu dilakukan lantaran puluhan pemohon ini teridentifikasi bakal menyalahgunakan paspol.

Kepal Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan, Imigrasi Klas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo menyampaikan, selama 2018 paspor 48 halaman atau untuk umum diterbitkan sebanyak 3.419.

Sedangkan, puluhan pemohon yang ditolak ini lantaran saat proses wawancara mendalam alasan pemohon membuat paspor ingin mengunjungi keluarganya yang berada di Malaysia hingga menghadiri undangan pernihakan keluarga.

“Ketika dilakukan wawancara mendalam dan meminta bukti undangan para pemohon tak dapat menunjukan,” ucap Kasi Pengawasan dan Penindakan, Imigrasi Klas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo kepada Radar Tarakan, Jumat (10/8).

Para pemohon yang ditolak diarahkan ke Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) Nunukan. Selain itu, pemohon dikembalikan ke daerah domisili untuk pembuatan paspor.

“Bukan kita menolak atau tidak memberikan tetapi kita arahkan ke LTSP. Kemudian memberikan edukasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Melalui LTSP atau Poros Perbatasan, pemohon dapat membuat paspor dengan 24 halaman atau untuk Buruh Migran Indonesia (BMI). Terbukti, hingga saat ini sudah 1.914 paspor yang diterbitkan.

Sementara, untuk Tenaga Kerja Asing (TKA) di Nunukan ada 33 orang. Para TKA ini mendapatkan izin tinggal terbatas melalui Kantor Imigrasi Nunukan. Diketahui, 33 orang TKA ini tersebat di 11 perusahaan dan satu orang sebagai peneliti.

Serta perusanaan yang memiliki TKA paling banyak sebanyak enam orang, kemudian lima orang dan rata-rata dua hingga tiga orang. TKA ini berasal dari lima negara. Pertama Malaysia ada 18 orang. Korea Selatan ada enam orang. Sri Langka ada empat orang. Asal Cina empat orang dan terakhir satu orang dari Australia.

Melalui Imigrasi Nunukan, para TKA yang bekerja terus mendapatkan pengawasan. Ini dilakukan agar TKA tidak menyalahi izin tinggal dan tidak menyalahgunakan izin yang dimiliki. Sehingga, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) dan paspor yang dimiliki sesuai peruntukannya. “Izin di keluarkan dari sini. Jadi, WNA  yang bekerja tetap terpantau,” tegasnya.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Pora). Dimana, tiap tiga bulan sekali ke melakukan pemeriksaan ke perusahaan. Tentunya untuk memastikan data yang ada sesuai dengan di lapangan.

“Sampai saat ini semua mengikuti aturan. Tidak ada ditemukan WNA yang menyalahi aturan seperti over stay,” pungkasnya. (akz/nri)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…

Rabu, 16 Januari 2019 11:56

RSUD Tambah Tiga Dokter Spesialis

NUNUKAN – Tingkatkan pelayanan pada penanganan medis, Rumah Sakit Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*