MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 10 Agustus 2018 22:46
Dongkrak Popularitas, Caleg Wajib Berbekal
Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo. Foto: Radar Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN - Larangan untuk tidak mencantumkan nama partai politik, nomor urut dan keterangan akan menjadi calon anggota legislatif lewat media masih bersifat imbauan. “Pokoknya jangan cantumkan yang berhubungan dengan pencalegan, parpol dan nomor urut. Artinya murni pribadi,” ungkap Teguh Dwi Subagyo, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan, kemarin (10/8).

Itu sekaligus membuka peluang bagi mereka yang ingin mencalonkan diri, untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. Namun tanpa dengan embel-embel partai. Kata Teguh, hal tersebut berlaku sebab hingga kini KPU belum mengumumkan daftar calon tetap (DCT). Dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menjelaskan bahwa kampanye pemilu merupakan kegiatan peserta pemilu yang ditunjuk oleh peserta pemilu untuk memilih dengan menawarkan visi misi atau citra diri peserta pemilu.

“Kalau sudah mencantumkan ucapan lewat media massa itu kan bagian dari citra diri, maka supaya citra dirinya itu tidak dikategorikan sebagai kampanye, jangan sebut-sebut partai, nomor urut atau calon anggota legislatif. Itu sudah dikategorikan kampanye,” jelasnya.

Meski saat ini pihaknya belum masuk ke tahapan kampanye paslon, namun menurut Teguh jika seorang yang ingin maju menjadi caleg sudah melakukan citra diri dengan mencantumkan parpol, nomor urut dan memperkenalkan diri sebagai caleg 2019, maka sikap tersebut dinilai tidak beretika dalam politik.

“Etikanya itu, bagaimana jika seorang yang belum masuk di tahapan kampanye, tapi sudah melakukan itu, berarti tidak pas,”  ujarnya.

Untuk itu, Teguh menjelaskan bahwa kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas, penyebaran bahan kampanye di tempat umum, algaka di tempat umum dapat dilakukan 3 hari setelah penetapan DCT. Sedang kampanye dalam bentuk iklan di media massa cetak dan elektronik, serta rapat umum dapat dilakukan pada akhir Maret 2019 hingga 13 April 2019.

“Jadi tidak serta merta memasang iklan, makanya kalau mau memasang iklan sekarang bisa sepanjang tidak menyebutkan parpol, nomor urut dan caleg,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara Siti Nuhriyati mengatakan bahwa hingga kini pihaknya belum pernah menemukan pelanggaran caleg, kecuali saat pendaftaran caleg di awal yang sempat ditertibkan pihaknya. “Mulai banyak lagi (pelanggaran) di Agustus ini, karena momen 17-an dimanfaatkan,” bebernya.

Siti mengatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan caleg terkait mencantumkan nama parpol, nomor urut dan mencantumkan caleg, belum ditemukan pihaknya. Namun, jika menemukan pelanggaran tersebut, pihaknya tidak dapat melakukan apa-apa, sebab dalam aturan dijelaskan bahwa kampanye hanya diperuntukkan kepada calon anggota legislatif saja, sedangkan penentuan DCT caleg hingga kini belum dilakukan KPU.

“Itulah mereka jor-joran, yang boleh kami tindak itu calon yang melanggar. Nah, sekarang KPU belum menetapkan calon, jadi belum ada calon. Kedua, unsur-unsurnya tidak dipenuhi, jadi kalau pun semua dimasukkan, kami hanya sebatas mengimbau,” jelasnya.

Untuk itu, Siti menegaskan bahwa sampai detik ini pihaknya masih sebatas mengimbau. Sebab, Bawaslu baru dapat melakukan pengawasan kampanye 3 hari setelah penetapan DCT caleg, sebab waktu tersebut memang merupakan waktu kampanye.

“Kami masih sebatas mengimbau, daripada masyarakat mengatakan bahwa ini kesannya curi start. Padahal kan belum ditetapkan menjadi DCT,” pungkasnya. (*/shy/lim)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51

Wawali Arief di Simpang Jalan

TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .