MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 10 Agustus 2018 20:24
Antrean di SPBU Kembali Mengular
MENUNGGU: Akibat keterlambatan distribusi BBM ke Tanjung Selor, antrean kendaraan mengular di SPBU Sengkawit, Tanjung Selor, Jumat (10/8) siang. FOTO: ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Antrean panjang terjadi lagi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Bulungan. Antrean yang terjadi sejak Jumat (10/8) pagi itu didominasi kendaraan roda empat, truk, minibus, angkot dan roda dua.

Dari pantaun awak media ini, antrean terjadi sepanjang sekira 500 meter dari lokasi SPBU. Dan itu terjadi sejak pagi. Bahkan Jumat siang sekira pukul 14.30 Wita, antrean belum berkurang. Puluhan mobil terparkir menunggu giliran dari halaman dalam SPBU hingga ke persimpangan Jalan Padaelo dan Sengkawit.

Menurut Sales Executive Retail III PT Pertamina, Imam Bukhari, kondisi tersebut terjadi dikarenakan proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU di bawah naungan PT Prima Agung tersebut terhambat.

Itu pun lebih disebabkan kendala teknis yang sejak awal sebenarnya telah diantisipasi oleh Pertamina. Kapal penyuplai BBM dari Kaltim lambat masuk dan melakukan pembongkaran di Kabupaten Berau. “Jadi, menunggu aktivitas bongkar dari kapal. Informasi saya dapat sebelum Jumat, mobil tangki sudah stand by menunggu,” jelas Imam kepada Radar Kaltara, Jumat (10/8).

Teknis pengiriman dan pendistribusian BBM sangat bergantung pada kondisi alam. Bahkan, di saat tertentu alam yang ektrem dapat menghambat secara total. Ia mencontohkan, untuk pengiriman BBM dari Balikpapan ke Berau menggunakan kapal. Selanjutnya BBM didistribusikan ke Bulungan menggunakan mobil tangki.

“Seperti saat ini dari BMKG, gelombang tinggi, angin kencang. Jadi kapal juga sulit,” tegas Imam.

Selain akses darat Berau-Bulungan, infrastruktur jalan di banyak titik justru rusak. Hal itu berdampak pada penurunan kualitas armada itu sendiri. “Jalanan semakin hancur. Secara akumulatif membuat armada cepat rusak. Perlu ada perbaikan terus. Bahkan belum lama ini kecelakaan kan,” jelasnya.

Diakuinya insiden kecelakaan di mana satu unit mobil tangki terjun ke jurang sempat berdampak pada kegiatan distribusi BBM. Namun itu tidak berlangsung lama. Pertamina Tarakan bergerak cepat meminta bantuan armada pengganti dari Balikpapan.

“Tapi itu sudah lama. Kalau antrean ini kan baru terjadi hari ini (Jumat, Red). Kami upayakan bisa masuk dua kali lah khusus ke SPBU Sengkawit ini,” katanya kemarin.

Imam menambahkan, pihaknya tidak tinggal diam menyikapi berbagai kendala teknis itu. “Memang ada kendala teknis. Tapi kami tidak membiarkan saja itu. Tetap kerja keras untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat,” tutup Imam.

Sementara pengelola SPBU yang namanya enggan dikorankan mengaku, sangat tidak menginginkan apa yang terjadi akhir-akhir ini. Sebab, jika SPBU lebih banyak tutup atau minim melakukan penjualan, maka akan berdampak pada keberlangsungan SPBU sendiri.

“Kalau tidak ada penjualan bagaimana. Masyarakat juga jadi sulit mendapatkan BBM, juga dampaknya bagaimana,” bebernya.

Hanya saja dia tidak terlalu memahami persoalan teknis pengiriman BBM tersebut dari Kaltim hingga sampai ke Bulungan. “Kami terima BBM di sini (SPBU, Red). Coba koordinasi dengan Pertamina lagi kenapa sampai seperti ini,” sebutnya.

Hal lain yang dirinya tidak inginkan juga dampak dari keterlambatan masuknya BBM, serta antrean panjang selalu adalah spekulasi di tengah masyarakat. “Harapan kami ya lancar masuk dan penjualan lancar. Dan jangan sampai masyarakat mengira yang macam-macam kenapa SPBU sering kosong,” pungkasnya. (isl/eza)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:24

Setiap Rumah Wajib Kibarkan Bendera

TANJUNG SELOR - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun yang akan jatuh…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:20

Tak Terima Mutasi Sistem Transaksional

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Ishak…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:18

Berkas Dikembalikan, Dianggap Tidak Lengkap

TANJUNG SELOR – Perkara  kecelakaan laut Speedboat (SB) Harapan Baru beberapa bulan lalu, …

Kamis, 16 Agustus 2018 12:16

Bupati: Disanksi Sesuai Bentuk Pelanggaran

TANJUNG SELOR -   Bupati Bulungan H. Sudjati berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada…

Rabu, 15 Agustus 2018 22:30

Optimistis Bebas Lokalisasi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Program penutupan lokalisasi di Kaltara khususnya Tarakan-Nunukan memang sempat…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:39

Usulan CPNS Diminta Terperinci

TANJUNG SELOR – Penetapan waktu pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .