MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 10 Agustus 2018 13:54
Informasi Sabu via Kargo Bocor
DIADUK TERSANGKA: Pemusnahan barang bukti narkoba di BNNP Kaltara dengan menghadirkan para tersangkanya, kemarin (9/8). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Diduga bocor, pengembangan kasus sabu-sabu seberat 1.991 gram yang gagal X-ray kargo Bandara Juwata Tarakan, Selasa (24/7) terhambat. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kesulitan mengungkap pihak-pihak yang terkait dalam kasus ini.

BNNP menyayangkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi terkait penemuan sabu tersebut melalui media sosial (medsos). “Ketika informasi ini bocor, akses kami untuk melakukan pengembangan siapa pihak-pihak yang terkait di dalamnya menjadi terbatas, karena bila diketahui oleh para pelaku sehingga kami sulit untuk melakukan pengembangan,” terang Kepala BNNP Kaltara Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari saat ditemui Radar Tarakan, Kamis (9/8).

Akibat kebocoran informasi itu, rantai penyelidikan terputus. “Kami kesulitan melakukan pengembangan, karena aksesnya sudah tidak ada, namun kami berusaha terus mencari siapa pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini,” ujarnya.

Dirinya juga meminta kepada semua pihak termasuk masyarakat untuk dapat membantu BNNP Kaltara dan aparat keamanan dalam memerangi narkoba. “Saya berharap bila ada masyarakat yang mendapatkan informasi berkaitan dengan narkoba, jangan untuk disebarkan dulu, bila perlu informasikan ke kami untuk kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Selain itu dirinya juga berharap media memiliki peranan untuk membantu BNNP Kaltara dalam mengungkap kasus narkoba di Kaltara. “Teman-teman media juga perlu memahami, bukan maksud kami untuk menutupi, tapi kami berusaha untuk mengungkap dulu siapa-siapa saja pihak yang terlibat, sehingga saya berharap media yang ada di Kaltara juga memahaminya,” pintanya.

Khusus kasus kali ini, pihaknya telah meminta seluruh pihak jasa pengiriman yang ada di Kaltara memproses pengiriman barang sesuai dengan identitas pengirim. “Kalau yang mengirim perusahaan sudah ada datanya, yang menjadi permasalahan ini pengiriman barang secara perorangan, di mana kerap kali pengirim terutama barang terlarang seperti narkoba menggunakan identitas palsu. Intinya tidak menggunakan KTP, tidak boleh diproses,” sergahnya.

Sebelumnya pada Selasa 24 Juli lalu, petugas X-ray kargo Bandara Juwata Tarakan menemukan dua benda yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Avsec ditemukan sabu di dua paket dengan berat masing-masing 1.032 gram dan 959 gram.

Diketahui kedua paket berisi barang haram tersebut akan dikirim ke Makassar. BNNP telah berkoordinasi dengan pihak terkait di Sulawesi Selatan, mencari tahu siapa pemilik barang haram tersebut.

SATU IBU MUDA DIMUSNAHKAN

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara, Kamis (9/8) kembali memusnahkan barang bukti (BB) sabu seberat 1.063,22 gram dari hasil pengungkapan tiga kasus selama Juli.

Ery mengatakan, dari ketiga kasus yang terungkap, BB terbanyak berasal dari pengungkapan kasus yang menjerat dua tersangka Nasarudddin  dan Dewi Yul dengan jumlah berat 987,72 gram.

“Modusnya menggunakan jasa pengiriman JNE, di mana Nasaruddin yang sebelumnya mengambil barang haram tersebut dari sesorang di Nunukan, memberikan kepada pelaku lainnya Dewi Yul untuk dikirim melalui jasa pengiriman JNE,” tuturnya.

Namun sabu yang akan dikirim ke Makassar tersebut tidak berhasil lolos, setelah petugas kargo mencurigai dua paket yang melewati mesin pemeriksaan barang pada pukul 17.00 Wita, oleh petugas Avsec langsung melakukan pemeriksaan dan akhirnya menemukan sabu di dua paket tersebut yang beratnya mencapai 987,72 gram.

“Sabu ini rencananya akan akan diterima oleh salah satu warga binaan Lapas yang ada di Makassar,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengembangan, BNNP Kaltara berhasil mengamankan pelaku Dewi Yul pada Selasa (3/7), setelah itu pelaku lainnya Nasaruddin berhasil diamankan pada Minggu (8/7).

“Untuk siapa yang memberikan barang haram tersebut kepada Nasaruddin untuk dikirimkan oleh Dewi Yul kami masih sulit untuk mengetahuinya, namun untuk penerimanya kami sudah lakukan pengembangan, dengan melakukan koordinasi pihak Lapas di Makassar,” bebernya.

Sementara untuk dua kasus lainnya BNNP Kaltara berhasil mengamankan BB sabu seberat 48,28 gram dan 46,72 gram.

“Beginilah cara agar mendapatkan uang dengan cara cepat, tanpa memiliki hati nurani berpikir berapa anak bangsa yang sudah mereka racuni dengan benda haram ini,” ujarnya.

Dalam pemusnahan yang dilakukan pada pukul 10.30 Wita tersebut, sabu seberat 1.063,22 gram dilarutkan ke dalam sebuah ember berisikan air, setelah dilarutkan, sabu tersebut dibuang ke dalam toilet. “Hingga bulan ini, BNNP Kaltara bersama Polda Kaltara sudah memusnahkan kurang lebih 40 kg narkoba jenis sabu dari hasil pengungkapan di beberapa daerah. Jumlah ini cukup banyak, sehingga kami berharap semua pihak ikut berkerja sama memberantas narkoba,” terangnya. (jnr/lim)

Informasi Sabu via Kargo Bocor

 


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51

Wawali Arief di Simpang Jalan

TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .