MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 10 Agustus 2018 13:49
Dari Pagelaran Seni hingga Seniman Masuk Sekolah

Melihat Upaya Pelestarian Seni dan Budaya

TAMPIL MEMUKAU: Sekelompok pelajar menampilkan tarian kreasi dalam festival tari kreasi pedalaman dan pesisir. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Seni dan Budaya merupakan sebuah tradisi yang wajib dijaga dan dilestarikan. Akan tetapi, dengan gemburan budaya luar membuat budaya lokal seakan tersingkirkan, hal ini pun diakui Disdikbud Kaltara. Lalu bagaimana cara menjaganya. Berikut liputannya.

RACHMAD RHOMADHANI

DI eraglobalisasi saat ini, seni dan budaya lambat laun seolah mulai luntur. Utamanya pada generasi muda. Generasi muda memang menjadi salah satu sasaran empuk pada era-era ini. Maka, tak heran jika kondisi saat ini cukup banyak pemuda yang lupa akan seni dan budaya yang dimilikinya.

Padahal, seni dan budaya itu selain memiliki sebuah nilai yang tak terhingga, merupakan suatu warisan yang wajib dijaga dan dilestarikan. Khususnya pada generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.

Mencegah semakin lunturnya akan seni dan budaya ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara selaku salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Kaltara yang bertanggung jawab dalam hal tersebut mulai melakukan inovasi.

Salah satu inovasinya yakni adanya suatu kegiatan festival tari kreasi pedalaman dan pesisir. Pada festival itu diketahui Disdikbud banyak melibatkan generasi muda, termasuk di dalamnya pelajar dari provinsi termuda di Indonesia ini.

“Kita sadari memang kondisi saat ini. Itulah mengapa melalui festival tari kreasi pedalaman dan pesisir ini sebagai salah satu upaya kami,” ungkap Kepala Disdikbud Kaltara, Sigit Muryono kepada Radar Kaltara saat ditemui pada kegiatan festival tari kreasi pedalaman dan pesisir memperingati hari Kemerdekaan RI ke-73.

Dan tampak memang dari kegiatan festival itu, pelajar-pelajar cukup tampil apik. Mereka dengan bangga mengenakan pakaian-pakaian adat warisan leluhurnya. Ditambah dengan beberapa tarian khas yang membuat semakin kentalnya akan seni dan budaya di dalamnya.

“Ini merupakan tarian kreasi. Kami memilih daerah pedalaman dan pesisir. Harapannya, ke depan akan ada tarian kreasi lainnya untuk memacu semangat generasi muda mencintai seni dan budaya,” ujar Sigit kembali.

Dalam hal ini, Sigit pun akan terus mengupayakan agar seni dan budaya di Kaltara tetap eksis. Oleh karenanya, melalui festival tari kreasi yang akan sering digelar membuat budaya khas asli Kaltara dapat terus terjaga kelestariannya.

“Kita juga nanti akan terus melakukan pembaharuan. Tujuannya, agar setiap perkembangan dapat terus diikuti. Khususnya, di kalangan pelajar,” katanya.

Dikatakannya juga, pengembangan seni dan budaya menurutnya memang menjadi bagian penting. Meski, pihaknya mengaku juga tetap berupaya menjaga pola pendidikan di Kaltara tetap unggul. Salah satunya, dengan cara meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan lainnya.

“Profesionalitas dalam bekerja dan pelayanan kepada pelajar tetap menjadi suatu bagian yang penting bagi kami. Termasuk, dalam seni dan budaya itu,” ujarnya.

Lanjutnya, inovasi-inovasi lainnya yang telah dilakukan, Sigit menyebutkan, mulai dari seniman masuk sekolah, pagelaran seni dan budaya serta lainnya. Tujuannya, tak lain untuk menjaga warisan budaya dan persatuan dan kesatuan bangsa. “Kita tak ingin warisan bangsa ini hilang. Itulah salah satu tugas Disdikbud untuk bagaimana dapat menjaga dan melestarikannya,” katanya.

Ditambahkan juga, beberapa kegiatan lainnya juga yang menjadi daya tarik pelajar. Misal dengan adanya budaya menyanyi lagu solo yang saat ini mulai cukup tenar di kalangan pelajar. “Tapi, bukan solo yang dimaksud bengawan solo atau apa. Ini menyanyi solo asli,” jelasnya sembari tertawa kecil. (***/eza)

Gelar Pagelaran Seni hingga Seniman Masuk Sekolah


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:07

Rekrutmen Transparan, Seleksi JPT Terbuka

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Kaltara Dr.…

Rabu, 20 Maret 2019 11:04

ASN Dilarang Ikut Naik Panggung

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Pengawasan Pemilihan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:03

Utamakan Putra Daerah

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kaltara mempersiapkan kuota…

Rabu, 20 Maret 2019 11:01

Pemprov Akan Bersurat ke KKP

TANJUNG SELOR - Kehadiran Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

Rabu, 20 Maret 2019 11:00

Aktivitas Sabung Ayam Terhenti

TANJUNG SELOR – Aktivitas judi sabung ayam di komplek perkebunan…

Rabu, 20 Maret 2019 10:53

Beri Klarifikasi, BPKAD Kaltara Minta Maaf

TANJUNG SELOR - Kondisi tidak menyenangkan kembali dialami wartawan. Kali…

Selasa, 19 Maret 2019 14:54

ASTAGA..!! Di OPD Ini, Samakan Wartawan dengan Peminta Sumbangan

TANJUNG SELOR - Kondisi tidak menyenangkan kembali dialami wartawan. Kali…

Selasa, 19 Maret 2019 11:16

Investasi Industri Metanol 700 Juta USD

TANJUNG SELOR - Sejauh ini Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah…

Selasa, 19 Maret 2019 11:15

BAKAL SURPLUS SETRUM..!! Sungai di Kaltara Mampu Hasilkan 10.060 MW

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Selasa, 19 Maret 2019 11:12

Miliki Mapolda, SPN hingga RS Bhayangkara

Tepat 14 Maret 2018, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Drs. Indrajit,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*