MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 10 Agustus 2018 13:34
Sulap Turap Jadi Destinasi Wisata

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Sejak Selasa (7/8) lalu, dinding turap (sheet pile) di Desa Sedulun Kecamatan Sesayap tampak berbeda. Rupanya sedang ada lomba lukis graffiti mural yang dicetuskan Dinas Lingkungan Hidup Tana Tidung dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional yang dirangkai dengan hari jadi ke-11 Tana Tidung.

Tak tanggung-tanggung, selain dari lokal, sejumlah peserta juga datang dari luar Tana Tidung. Di antaranya Malang, Berau, Tarakan dan Bulungan. PLT Kepala Dinas DLHP Didik Darmadi menjelaskan,kompetisi ini untuk menyempurnakan tampilan dinding Sheet pile yang menjadi ikon baru KTT sehingga terlihat indah. Sekaligus sebagai ajang generasi muda untuk menuangkan ekspresi seni lukis mural.

"Ini untuk memberikan nuansa baru bagi masyarakat melalui pesan-pesan lingkungan yang dihadirkan dari karya mural di dalamnya yang memang memberi pesan menjaga dan melestarikan lingkungan," ungkap Didik, Kamis (9/7).

Didik menambahkan, lukisan mural dinding sepanjang ratusan meter diselesaikan selama empat hari dan diakhiri Kamis (9/7) dengan menghabiskan sekitar puluhan kaleng cat.

Tak ketinggalan, Wakil Bupati Tana Tidung, Markus, ikut  menyambangi lokasi perlombaan mengapresiasi karya anak muda di bidang seni lukis karena menjadikan dinding sheet pile Desa Limbu Sedulun lebih hidup.

"Keberadaan lukisan mural di dinding sheet pile ini bisa menjadi sebuah destinasi baru di Kabupaten Tana Tidung," katanya.

Salah seorang peserta lomba, Tomi saat dikonfirmasi awak media ini mengakui,  untuk tingkat kesulitan saat menggambar  pastinya ada. Salah satunya, terkendala medan yang cukup tinggi. “Sehingga ketika menggunakan tangga agak sedikit lari dan tidak leluasa,” ungkap Tomi. Lanjutnya, masing-masing peserta berkelompok dan dapat jatah luas tembok yang digambar dengan  panjang 3,5 meter dan tinggi 5,2 meter. “Diperlukan waktu satu setengah hari untuk menyelesaikan gambarnya,” jelasnya.

Lanjutnya lagi, panitia memberikan empat hari untuk menyelesaikan gambar peserta. “ Kendalanya hanya ada di alam, kalau cuaca bagus, bisa cepat selesai. Kalau hujan, sulit menggambar,” jelasnya. (*/rko/zia)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .