MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 09 Agustus 2018 11:35
Masih Kekurangan Pendeteksi Gempa dan Tsunami
Kepala Stamet Kelas II Tanjung Harapan, M.Sulam Khilmi. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Sebagai salah satu pihak yang berperan penting dalam menginformasikan dan memantau mengenai meteorologi, klimatologi dan geofisika (MKG), sudah seharusnya pihak ini didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Namun dari sebagian besar stasiun yang ada, Bulungan salah satu yang belum lengkap fasilitasnya.

Dikatakan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Tanjung Harapan - Bulungan M. Sulam Khilmi, lebih dari 200 stasiun yang tersebar di seluruh Indonesia, setidaknya ada sebanyak 175 sensor gempa dan 130 alat ukur air muka laut (tide gauge). Namun belum tersedia bagi Bulungan.

“Jadi selama ini kami belum memiliki server tersebut,” ungkapnya saat ditemui awak media belum lama ini.

Lanjut dikatakan Khilmi, memang sebenarnya hal tersebut perlu dijadikan perhatian bersama. Sebab mengingat alat-alat tersebut akan sangat berguna dalam melakukan deteksi dini hal-hal yang tidak diduga-duga. “Karena belum ada, sejauh ini kami hanya menerima informasi dari stasiun lainnya, seperti Tarakan dan Balikpapan, yang merupakan server terdekat,” sebutnya.

Lanjut Khilmi katakan, server terdekat tersebutlah yang akan terus mengirimkan potensi apa saja yang akan terjadi, utamanya gempa bumi dan tsunami. “Hal ini tentu juga banyak membantu kami dan juga saling bertukar informasi setiap harinya secara cepat,” ujar Khilmi.

“Bahkan pertukaran informasi secara internasional juga dapat dilakukan, hanya dengan waktu kurang lebih 3 jam saja,” sambungnya.

Namun pada dasarnya, jika memang ada potensi gempa hingga tsunami, tentu stasiun metrologi hingga BMKG lainnya akan langsung memberikan peringatan langsung kepada masyarakat. Sehingga ia katakan, masalah server tersebut tidaklah terlalu dipermasalahkan. “Sebab masih bisa di-cover oleh Tarakan maupun Balikpapan,” sebutnya.

Meski demikianpihaknya akan tetap berupaya mengajukan atau penambahan server. Utamanya ia katakan yang akan digunakan untuk mendeteksi gempa bumi untuk wilayah Bulungan. “Memang kami miliki kendala untuk bisa menambah server, utamanya keterbatasan anggaran yang kami miliki, tapi kami akan berupaya,” jelas Khilmi.

Saat ini, meski di tengah keterbatasan, pihaknya tetap bersemangat dan akan lebih memaksimalkan kinerja dalam memantau dan menginformasikan masalah MKG

“Kami tetap berencana meminta penambahan server untuk Bulungan. Akan tetapi dengan masalah keterbatasan anggaran kemungkinan belum bisa dilakukan penambahan server. Tetap kita bekerja maksimal untuk terus memantau dan menginformasikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, secara umum, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, Indonesia yang memiliki luas wilayah lebih dari 1,9 juta kilometer persegi, masih kekurangan alat pendeteksi gempa, seismograf.
Indonesia hanya memiliki 175 sensor pendeteksi gempa. Padahal Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rawan gempa dan setidaknya memiliki 1.000 alat deteksi.

Mengingat wilayah Indonesia berada di atas tiga lempeng, yakni lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Dibanding dengan Jepang yang sama-sama rawan gempa, teknologi Indonesia masih kalah jauh. (sny/eza)

Masih Kekurangan Pendeteksi Gempa dan Tsunami


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 12:07

Ditugaskan di Krayan, 1 CPNS Mundur

TANJUNG SELOR - Satu dari 444 peserta seleksi calon pegawai…

Rabu, 16 Januari 2019 12:05

Jembatan Meranti Terancam Jadi ‘Pajangan’ Lagi

TANJUNG SELOR - Pembangunan jalan penghubung Jembatan Meranti menuju Buluh…

Rabu, 16 Januari 2019 12:04

Pemilik Miras Hanya Diberi Sanksi Tipiring

MALINAU – Dua ibu rumah tangga (IRT), yakni De dan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:03

2018, Empat Penderita HIV/AIDS Meninggal

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan mencatat empat penderita…

Rabu, 16 Januari 2019 10:33

Butuh 7 Menit, Musnahkan Sabu 11 Kg

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:56

6.060 WP di Kaltara Belum Taat

TANJUNG SELOR – Dari total 9.413 yang menyampaikan Surat Pemberitahuan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:54

TBS Malinau Dijual ke Nunukan

MALINAU  - Petani kelapa sawit di Kabupaten Malinau belakangan ini…

Selasa, 15 Januari 2019 13:52

Terminal Tipe A Tunggu Restu Kemenhub

TANJUNG SELOR - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:49

Terapkan Metode Cara Membaca Wartawan

Membaca sebuah buku hingga saat ini masih menjadi kebiasaan yang…

Selasa, 15 Januari 2019 13:43

Sekprov: Jangan Jadikan Kaltara Batu Lompatan

TANJUNG SELOR - Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara), sudah tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*