MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 09 Agustus 2018 11:26
Selesai Dibangun, Pasar Belum Difungsikan
KOSONG: Tampak suasana Pasar Liem Hie Djung yang pembangunannya rampung masih kosong melompong. Tak satupun pedagang yang berjualan lantaran beberapa sarana pendukungnya belum ada. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Meskipun telah diresmikan dan dilakukan acara syukuran, Pasar Liem Hie Djung belum juga difungsikan. Padahal, Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan telah membagikan lapak dan kios jualan di gedung senilai Rp 6 miliar tersebut.

Lapak jualan dengan ukuran 1x1,5 meter persegi itu masih kosong melompong. Dari 198 lapak yang berjajar rapi di tengah bangunan tak satupun ditempati pedagang. Begitu juga dengan 35 kios dengan ukuran 1x2 meter persegi yang berada di bagian timur bangunan tersebut. Sementara, puluhan pedagang sayur dan pedagang lainnya berjualan di pinggir jalan.

“Kata orang-orang di pasar, kami harus kompak. Tunggu ada tempat peti ikan dulu. Makanya, kami pedagang sayur itu belum pindah juga,” ujar Sumarni, salah seorang pedagang sayur yang ditemui media ini kemarin.

Ia mengatakan, informasi beberapa pedagang, nanti 25 Agustus baru serentak menjual. Tapi, tanggal itu juga belum pasti. Menunggu instruksi orang-orang yang penting di pasar itu. “Kabarnya, tunggu petugas pasar dibentuk juga. Makanya, belum diizinkan berjualan di sana,” bebernya.

Lurah Nunukan Barat Sudiasih membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, dari kemauan para pedagang itu mereka baru ingin menempati kios di Pasar Liem Hie Djung tersebut setelah Hari Raya Idul Adha atau lebaran kurban. “Habis lebaran baru ditempati. Itu maunya pedagang,” kata Sudiasih saat dihubungi kemarin.

Diungkapkan, kondisi gedung pasar memang sudah selesai. Hanya saja,  lahan parkir dan lahan yang di sekitar gedung masih perlu perbaikan juga. Sehingga, pedagang juga memiliki alasan kuat agar kenyamanan pengunjung juga perlu diperhatikan. “Paving block belum selesai. Jadi, susah juga masyarakat kalau masuk pasar tapi tidak ada tempat parkir,” ungkapnya.

Selain itu, pedagang ikan di Pasar Ikan samping Pujasera yang rencananya ingin dipindahkan belum dapat dilakukan. Jadi, mereka sambil menunggu pedagang ikan dapat berjualan biar ramai. “Apa lagi lebaran sudah tidak lama lagi. Karena kalau jelang lebaran begitu pedagang lagi sibuk melayani penjual yang banyak. Jadi, sekalian saja usai lebaran biar gampang proses pindahnya lagi,” jelasnya.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdag Nunukan Andy Aryanto SE mengatakan, pihaknya sebenanrnya telah meminta agar pasar tersebut segera ditempati. Namun karena sejumlah alasan, pedagang belum ingin menempatinya. “Alasannya mereka menunggu pedagang ikan yang di dekat Pujasera itu masuk dulu baru pedagang sayur dan sembako berjualan,” kata Andy saat dikonfirmasi media ini kemarin.

Ia mengatakan, para pedagang sayur dan sembako mengaku agar kekompakan sesama pedagang harus dibangun. Apa lagi, tempat penampungan ikan atau coldstroge pedagang ikan belum ada. Sehingga, mereka harus menyediakan dulu. “Kalau tidak ada penjual ikan, pembeli katanya kurang. Jadi, kami masih memberikan dispensasi juga,” jelasnya. (oya/ash)

 


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 12:22

Biaya Bervariasi, Tergantung Kebutuhan Caleg

NUNUKAN – Pertarungan pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, aroma pesta demokrasi mulai panas.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:13

Swasembada Ayam, Pemerintah Tak Mampu Hentikan Pasokan Luar

NUNUKAN – Meskipun merasa telah swasembada ayam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan ternyata…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:10

Kasus Pungli Sebatik Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN – Setelah setahun dilakukan penyidikan, kasus dugaan pungli agen pelayaran di Sebatik…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:08

Pakai Listrik Ilegal, Bayar Rp 19,4 Juta

NUNUKAN – Operasi Penerbitan Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:07

BAHAYA..!! Wabah Flu Burung Kembali Mengancam

NUNUKAN – Wabah flu burung kembali mengancam wilayah Sabah, Malaysia. Saat ini mulai diantisipasi…

Rabu, 15 Agustus 2018 12:56

Penanganan Abrasi Tanggung Jawab Kemen PUPR

NUNUKAN – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ari Yusnita mengaku telah menyampaikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:57

Cuaca di Tanah Suci Mencapai 44 Derajat

NUNUKAN - Cuaca panas yang terjadi di Tanah Suci saat ini mencapai 44 derajat selsius. Sehingga, jamaah…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:52

Menuju Lumbis Ogong, Perahu Karam

NUNUKAN – Rencana anggota legislator Nunukan yang ingin melakukan reses bersama masyarakat di…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:26

Calo TKI Diduga Lindungi Tersangka

NUNUKAN – Kepolisian dan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:15

Andalkan Dana Bagi Hasil

NUNUKAN – Sumbangsih pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Nunukan dinilai masih minim. Untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .