MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Agustus 2018 12:39
Oknum Satpam Malaysia Dipulangkan
DIPULANGKAN: Oknum Satpam yang merupakan warga negara (WN) Malaysia, yang masuk tanpa dokumen, akhirnya dideportasi Imigrasi Kelas II Nunukan, Selasa (7/8). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Oknum satpam dari salah satu pelabuhan feri di Tawau, Malasyia, yang ikut diamankan pihak kepolisian karena bersama tersangka narkotika golongan satu jenis sabu, 24 Juni lalu, akhirnya dideportasi Imigrasi Kelas II Nunukan, Selasa (7/8).

Melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, ia pun menumpang kapal resmi tujuan Tawau. Ia didampingi petugas Imigrasi Klas II Nunukan hingga ke kapal. Selain MF, juga ada seorang wanita WN Malaysia yang juga dideportasi karena selesai menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nunukan.

Kepala Imigrasi Kelas II Nunukan Ferry I. Herling yang ikut mendampingi pemulangan, mengingatkan langsung kepada kedua WN Malaysia tersebut untuk senantiasa menggunakan paspor jika ingin masuk ke Indonesia. “Ingat, jangan sampai masuk lagi ke Indonesia tanpa dokumen, apalagi kalau tidak melalui jalut resmi. Ini pelajaran buat kalian supaya tidak lama tertahan di negeri orang,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan, Imigrasi Kelas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo mengatakan, setelah lebih dari satu bulan lamanya, petugas konsulat jendral Malaysia datang ke kantornya, Senin (6/8).

Konsulat Malaysia tersebut pun mengakui kedua WN Malaysia tersebut warganya. Datang mengunjungi WN Malaysia, ia pun membawakan paspor sekali jalan atau Akuan Cemas. Atas hal itu, pihak Imigrasi Kelas II Nunukan pun langsung melakukan deportasi. “Ya, melalui prosedur inilah acuan kita bisa memungkan yang bersangkutan (WN Malaysia),” ungkap Bimo.

Oknum satpan WN Malaysia tersebut sudah berada di ruang detensi Imigrasi Kelas II Nunukan selama lebih dari satu bulan lamanya. Kata Bimo, alasan konsul Malaysia tidak lagi cepat melakukan penjemputan WN Malaysia lantaran pergantian perdana menteri.

Dampaknya anggaran di sejumlah instansi pemerintah Malaysia diperiksa ulang. Sehingga konsulat Malaysia terkendala melakukan perjalanan dinas dari Pontianak ke Nunukan. MF sebelumnya diamankan polisi lantaran bersama kurir sabu saat personel dari Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan melakukan penggerebekan. Namun, dirinya tidak terindikasi terlibat dalam kasus sabu 1 kg itu.

Hanya saja, dirinya diduga masuk melalui pintu ilegal hingga bisa berada di salah satu rumah di Jalan TVRI, Nunukan Tengah bersama kekasihnya yang merupakan kurir sabu 1 kg. Atas hal tersebutlah polisi mengambil keputusan ikut mengamankan dirinya. (raw/ash)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 12:24

Setahun, Hasil Laut Lenyap Rp 1,4 T

NUNUKAN – Kekayaan alam Indonesia sudah sangat terkenal banyak di dunia. Termasuk hasil laut yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:21

Rumah di Pesisir Bisa Terima Sertifi kat HGB

NUNUKAN – program penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) oleh Badan Pertanahan Nasional…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:19

Selesai Jalan Masa Hukuman, 89 WNI Dideportasi

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa hukuman di Tawau, Malaysia telah…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:06

Jalur Tawau-Sebatik Kembali Dibahas

NUNUKAN –Surat yang beredar di kalanganmasyarakatSebatikterkaitpembukaanjalurSebatik-Tawau, Malaysia.…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:05

PNS Bukan Pekerjaan Orang Manja

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, membuka dua formasi pendaftaran calon pegawai…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:29

Hanura Tertinggi, PAN-PSI Terendah

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, telah mengumumkan laporan awal dana kampanye (LADK),…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:17

Jamin Tak Ada Pelamar Titipan

 NUNUKAN – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:59

Nelayan Sebatik Dapat Bantuan Kapal dari Kementerian

NUNUKAN - Nelayan di wilayah Nunukan, khususnya Sebatik, mendapat bantuan 60 unit kapal penangkap ikan…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:57

Nunukan Jadi Lokasi Penelitian Kemenhan

NUNUKAN – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia (RI) kembali menyambangi Kabupaten…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:55

Ancam Kurir Tembak di Tempat

NUNUKAN – Para kurir sabu, atau mereka yang baru mencoba menjadi kurir harus memikirkan kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .