MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Agustus 2018 12:20
Warga Pertanyakan Sertifikat Prona

Pembagian Tunggu Instruksi Presiden

PERLIHATKAN: Kades Tideng Pale, Bakti A, menunjukkan dokumen persyaratan pembuatan sertifikat tanah Prona. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Masyarakat Kabupaten Tana Tidung  (KTT) Kecamatan Sesayap mengeluhkan belum keluarnya sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) (Prona). Padahal, informasinya,  dari warga sudah melakukan proses kepengurusan sertifikat Prona sejak  2017.

Untuk diketahui, pemerintah menerapkan sertifikat Prona merupakan subsidi sertifikasi tanah  dikeluarkan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan pendaftaran tanah secara sederhana, mudah, cepat dan murah untuk beberapa tahun lalu. Melalui prona, penerbitan sertifikan atau tanda bukti hak atas tanah bisa menjadi bukti otentik bagi pemilik lahan.  Namun hingga  Agustus 2018, belum ada informasi lebih lanjut kapan sertifikat Prona bisa dikeluarkan.

Salah seorang warga Kecamatan Sesayap, Eriko (30) mengatakan sudah hampir dua tahun ia bersama warga lainnya menunggu diberikannya sertifikat. Ia juga mengakui saat proses kepengurusan pihaknya sudah memenuhi seluruh persyaratan. Bahkan warga sudah membayar uang pengurusan sertifikat Prona sebesar Rp 250 ribu.

"Kami mengurus dari 2017 belum juga keluar. Padahal semua persyaratan sudah lengkap. Sudah bayar juga Rp 250 ribu untuk biaya materai, pengukuran tanah, dan administrasi lainya," katanya kepada awak media ini, Selasa (7/8).

Sementara itu, Kepala Desa Tideng Pale, Bakti A, aaat dikonfirmasi awak media ini tak menampik keluhan warga tersebut. Menurut Bakti terkait apapun bentuk persyaratan administrasi prona semuanya sudah dilengkapi dan tidak ada lagi kendalanya.

"Sebenarnya sertifikat tanah prona itu sudah ada dan sudah selesai dibuat dan sekarang masih ada di Tanjung Selor. Namun memang untuk pembagiannya ke masyarakat ini masih menunggu instruksi presiden apakah nanti langsung dibagikan Presiden atau bagaimana itu masih belum jelas," ungkapnya.

Kades mengatakan, setahun lalu sudah dilakukan pengukuran tanah oleh petugas BPN, namun untuk sertifikat masih menunggu keputusan Presiden.

 

Dia menyebutkan untuk Desa Tideng Pale, jumlah penerima ada 800 kepala keluarga (KK) namun ada berkas yang kembali sebanyak 290 berkas. Itu karena kemungkinan salah dalam pengukuran lanjutnya. Tapi, masih ada tahap kedua untuk penerbitan sertifikat tanah dan untuk berkas yang kembali ini akan dimasukan ulang ditahap dua.

"Kendalanya kemarin tidak masuk dalam gambar pengukuran maka dari itu akan diukur ulang nanti ditahap kedua yang akan dilaksanakan di bulan Agustus ini oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN)," ujar Bakti saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (7/8).

Bakti mengatakan ini terjadi bukan hanya di Desa Tideng Pale, namun juga terjadi di desa tetangga tersebut yakni Desa Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap. Kades berharap pemerintah maupun BPN segera memberikan sertifkat pribadi untuk masyarakat, karena sertifikat tersebut dibutuhkan masyarakat.Di samping itu untuk mengindari sengketa tanah yang ada di tengah masyarakat.

"Kami sangat berharap sertifikat bisa cepat diberikan. Supaya tidak jadi masalah di desa," tambahnya.

Sementara itu Camat Sesayap,  Hasril, dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui apakah benar sertifikatnya sudah ada atau belum untuk itu nanti pihaknya akan mengecek kebenarannya.

"Nanti jika memang sudah keluar kita akan langsung bagikan jadi saya minta untuk masyarakat bersabar jika ada nanti langsung dibagi kepada masyarakat," ungkapnya. (*/rko/zia)

 


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 11:15

Jika Salah, Kepala OPD Harus Disanksi

TANA TIDUNG -  Dua agenda rapat paripurna digelar DPRD Kabupaten Tana Tidung (KTT), Senin (13/8)…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:12

Penjualan Emas Sepi

TANA TIDUNG – Harga jual emas terus merangkak naik. Aktivitas jual beli emas pun tampak sepi.…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:48

Sebelum DCT, Minta Warga Tanggapi Bacaleg

TANA TIDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung telah mengumumkan secara rinci terkait…

Senin, 13 Agustus 2018 12:49

Pembeli Hewan Kurban Masih Sepi

TANA TIDUNG – Menjelang hari raya Idul Adha 22 Agustus mendatang, sejumlah peternak hewan…

Jumat, 10 Agustus 2018 13:34

Sulap Turap Jadi Destinasi Wisata

TANA TIDUNG - Sejak Selasa (7/8) lalu, dinding turap (sheet pile) di Desa Sedulun Kecamatan Sesayap…

Jumat, 10 Agustus 2018 13:33

Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

TANA TIDUNG – Sejumlah masyarakat tergabung dalam komunitas motor ikut menggalang dana atas musibah…

Rabu, 08 Agustus 2018 12:19

Warga Bisa Lapor Bacaleg Bermasalah

TANA TIDUNG – Proses tahapan bakal calon legislatif (bacaleg) terus berjalan. KPU Tana Tidung…

Selasa, 07 Agustus 2018 15:55

Ingatkan Jaga Jarak dengan Jaringan Listrik

TANA TIDUNG - PT PLN Persero Wilayah Kaltim Cabang Berau PLTD Tideng Pale mengimbau kepada…

Selasa, 07 Agustus 2018 15:54

Pindah Partai, Siap-Siap PAW

TANA TIDUNG – DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Tana Tidung, akan melakukan Pergantian Antar…

Jumat, 03 Agustus 2018 10:49

Tes CPNS Masih ‘Mengambang’

  TANA TIDUNG – Kepastian pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun  2018…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .