MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Agustus 2018 12:20
Warga Pertanyakan Sertifikat Prona

Pembagian Tunggu Instruksi Presiden

PERLIHATKAN: Kades Tideng Pale, Bakti A, menunjukkan dokumen persyaratan pembuatan sertifikat tanah Prona. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Masyarakat Kabupaten Tana Tidung  (KTT) Kecamatan Sesayap mengeluhkan belum keluarnya sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) (Prona). Padahal, informasinya,  dari warga sudah melakukan proses kepengurusan sertifikat Prona sejak  2017.

Untuk diketahui, pemerintah menerapkan sertifikat Prona merupakan subsidi sertifikasi tanah  dikeluarkan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan pendaftaran tanah secara sederhana, mudah, cepat dan murah untuk beberapa tahun lalu. Melalui prona, penerbitan sertifikan atau tanda bukti hak atas tanah bisa menjadi bukti otentik bagi pemilik lahan.  Namun hingga  Agustus 2018, belum ada informasi lebih lanjut kapan sertifikat Prona bisa dikeluarkan.

Salah seorang warga Kecamatan Sesayap, Eriko (30) mengatakan sudah hampir dua tahun ia bersama warga lainnya menunggu diberikannya sertifikat. Ia juga mengakui saat proses kepengurusan pihaknya sudah memenuhi seluruh persyaratan. Bahkan warga sudah membayar uang pengurusan sertifikat Prona sebesar Rp 250 ribu.

"Kami mengurus dari 2017 belum juga keluar. Padahal semua persyaratan sudah lengkap. Sudah bayar juga Rp 250 ribu untuk biaya materai, pengukuran tanah, dan administrasi lainya," katanya kepada awak media ini, Selasa (7/8).

Sementara itu, Kepala Desa Tideng Pale, Bakti A, aaat dikonfirmasi awak media ini tak menampik keluhan warga tersebut. Menurut Bakti terkait apapun bentuk persyaratan administrasi prona semuanya sudah dilengkapi dan tidak ada lagi kendalanya.

"Sebenarnya sertifikat tanah prona itu sudah ada dan sudah selesai dibuat dan sekarang masih ada di Tanjung Selor. Namun memang untuk pembagiannya ke masyarakat ini masih menunggu instruksi presiden apakah nanti langsung dibagikan Presiden atau bagaimana itu masih belum jelas," ungkapnya.

Kades mengatakan, setahun lalu sudah dilakukan pengukuran tanah oleh petugas BPN, namun untuk sertifikat masih menunggu keputusan Presiden.

 

Dia menyebutkan untuk Desa Tideng Pale, jumlah penerima ada 800 kepala keluarga (KK) namun ada berkas yang kembali sebanyak 290 berkas. Itu karena kemungkinan salah dalam pengukuran lanjutnya. Tapi, masih ada tahap kedua untuk penerbitan sertifikat tanah dan untuk berkas yang kembali ini akan dimasukan ulang ditahap dua.

"Kendalanya kemarin tidak masuk dalam gambar pengukuran maka dari itu akan diukur ulang nanti ditahap kedua yang akan dilaksanakan di bulan Agustus ini oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN)," ujar Bakti saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (7/8).

Bakti mengatakan ini terjadi bukan hanya di Desa Tideng Pale, namun juga terjadi di desa tetangga tersebut yakni Desa Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap. Kades berharap pemerintah maupun BPN segera memberikan sertifkat pribadi untuk masyarakat, karena sertifikat tersebut dibutuhkan masyarakat.Di samping itu untuk mengindari sengketa tanah yang ada di tengah masyarakat.

"Kami sangat berharap sertifikat bisa cepat diberikan. Supaya tidak jadi masalah di desa," tambahnya.

Sementara itu Camat Sesayap,  Hasril, dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui apakah benar sertifikatnya sudah ada atau belum untuk itu nanti pihaknya akan mengecek kebenarannya.

"Nanti jika memang sudah keluar kita akan langsung bagikan jadi saya minta untuk masyarakat bersabar jika ada nanti langsung dibagi kepada masyarakat," ungkapnya. (*/rko/zia)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 10:30

Lahan Terbakar, Nyaris Hanguskan Satu Rumah

TANA TIDUNG - Warga di Jalan Trans Kaltara Kilometer 3 Kabupaten…

Jumat, 15 Maret 2019 15:21

LABIL..!! Emosi di Tengah Razia, Motor Sendiri Dipreteli

TANA TIDUNG - Seorang pengendara menghancurkan sepeda motornya sendiri. Remaja…

Kamis, 14 Maret 2019 10:39

Pelipatan Lebih Cepat dari Target

TANA TIDUNG – Proses pelipatan surat suara yang dilakukan 30…

Kamis, 14 Maret 2019 10:36

Akui Banyak Warga Enggan Urus Akta Perkawinan

TANA TIDUNG - Hingga saat ini masih banyak warga masyarakat…

Jumat, 08 Maret 2019 10:51

Punya Kartu, Tak Dapat LPG

TANA TIDUNG - Meski Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Jumat, 08 Maret 2019 09:43

Dijaga Ketat, Pelipatan Rawan Kesalahan

TANA TIDUNG – Pelipatan surat suara Pemilihan Umum 2019 sudah mulai…

Rabu, 06 Maret 2019 11:16

Kecewa Tak Ada Kepastian Pembayaran Gaji

TANA TIDUNG - Ratusan buruh kelapa sawit menggelar unjuk rasa…

Rabu, 06 Maret 2019 11:13

Ingatkan Jangan Bakar Lahan!

TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung, H.Undunsyah mengimbau agar warga…

Selasa, 05 Maret 2019 13:25

KPU Terima 78.340 Surat Suara

TANA TIDUNG - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tana Tidung (KPU…

Senin, 04 Maret 2019 11:09

Bupati Kunjungan Kerja ke Kepulauan Seribu

TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung melakukan kunjungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*