MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 06 Agustus 2018 09:35
Total 14 Kg Sabu ‘Nyangkut’ di X-ray
PERKETAT: Personel Bea Cukai Nunukan melakukan pemeriksaan baik orang maupun barang di Pelabuhan Tunon Taka. BANK DATA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pengiriman narkotika golongan satu jenis sabu-sabu ke Bumi Penekindi Debaya melalui Pelabuhan Tunon Taka seakan tidak ada habisnya. Sepanjang 2018 ini, sudah belasan kilogram barang haram itu terdeteksi melalui X-ray.

Untuk periode Januari hingga Juli saja, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan telah mengamankan narkotika sabu-sabu yang berasal dari Malaysia, sebanyak 14 kilogram.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, M. Solafunddin menyampaikan, pelaku menggunakan segala macam cara untuk mengelabui petugas X-Ray. Diketahui, selama 2018 tercatat ada lima kasus yang terdeteksi membawa sabu-sabu. 

“Jumlah barang bukti yang diamanakan sekira 14 kilogram,” ujar M. Solafunddin kepada Radar Nunukan.

Dirincikan, pada Rabu, (28/2) ditemukan sabu 1 kilogram, kemudian Minggu, (25/3) sebanyak 97,5 gram, selanjutnya Senin (2/4) sebanyak 4,3 kilogram. Dan belum lama ini, sebulan terjadi dua kali pada Jumat (27/7) 100 gram dan Sabtu (28/7) sebanyak 9 kilogram.

Modus yang digunakan juga beragam. Mulai menyimpan di dalam pakaian dalam hingga dikemas dalam wadah yang tidak biasa. “Tetapi personel yang bertugas terus melakukan pengawasan terhadap orang dan barang yang melintas dengan ketat,” tambahnya.

Ia menegaskan, selain pengawasan yang dilakukan petugas di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Bea Cukai Nunukan juga bisa menurunkan bantuan melalui anjing pelacak untuk membantu pengawasan.

Penambahan bantuan dengan anjing pelacak biasanya dilakukan selama sebulan. Selama setahun, Bea Cukai Nunukan dapat mengerahkan anjing pelacak tiga kali. Tentunya dikondisikan dengan aktivitas pelabuhan.

“Dalam setahun bisa hingga tiga kali. Anjing pelacak ini didatangkan dari kantor pusat. Ketika aktivitas pelabuhan sedang padat seperti jelang Idul Fitri dan pergantian tahun,” bebernya. (akz/nri)

 

 

 


BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 12:39

Kades Jangan Campuri Pemilu

NUNUKAN –  Proses pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, para…

Senin, 17 Desember 2018 12:37

BMI Harus Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Senin, 17 Desember 2018 12:34

Warga Protes Dikenakan Pajak Restoran

NUNUKAN – Penolakan warga terhadap penarikan pajak restoran 10 persen…

Senin, 17 Desember 2018 11:43

Terjun dari Lantai Dua, Nyawa MS Tak Tertolong

NUNUKAN – Pria berinisial MS (25) nekat lompat dari lantai…

Senin, 17 Desember 2018 09:54

Bawaslu Mewaspadai Mobilisasi BMI

NUNUKAN –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan menegaskan akan melakukan pengawasan…

Senin, 17 Desember 2018 09:53

Polres Amankan 5 Kg Sabu

NUNUKAN – Hanya dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)…

Senin, 17 Desember 2018 09:52

Layanan Rute Nunukan-Tawau Belum Terealisasi

NUNUKAN - pemerintah untuk membuka jalur penyeberangan Nunukan-Tawau (Malaysia) di…

Senin, 17 Desember 2018 09:49

Harga Sembako Jelang Nataru Stabil

HARGA sembako menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dipastikan stabil.…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:54

Perdagangan Perbatasan Harus Dilegalkan

NUNUKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan kembali mengusulkan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:52

Jelang Nataru, Pelni Tidak Tambah Armada

NUNUKAN – Menghadapi arus mudik penumpang tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .