MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 06 Agustus 2018 09:35
Total 14 Kg Sabu ‘Nyangkut’ di X-ray
PERKETAT: Personel Bea Cukai Nunukan melakukan pemeriksaan baik orang maupun barang di Pelabuhan Tunon Taka. BANK DATA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pengiriman narkotika golongan satu jenis sabu-sabu ke Bumi Penekindi Debaya melalui Pelabuhan Tunon Taka seakan tidak ada habisnya. Sepanjang 2018 ini, sudah belasan kilogram barang haram itu terdeteksi melalui X-ray.

Untuk periode Januari hingga Juli saja, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan telah mengamankan narkotika sabu-sabu yang berasal dari Malaysia, sebanyak 14 kilogram.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, M. Solafunddin menyampaikan, pelaku menggunakan segala macam cara untuk mengelabui petugas X-Ray. Diketahui, selama 2018 tercatat ada lima kasus yang terdeteksi membawa sabu-sabu. 

“Jumlah barang bukti yang diamanakan sekira 14 kilogram,” ujar M. Solafunddin kepada Radar Nunukan.

Dirincikan, pada Rabu, (28/2) ditemukan sabu 1 kilogram, kemudian Minggu, (25/3) sebanyak 97,5 gram, selanjutnya Senin (2/4) sebanyak 4,3 kilogram. Dan belum lama ini, sebulan terjadi dua kali pada Jumat (27/7) 100 gram dan Sabtu (28/7) sebanyak 9 kilogram.

Modus yang digunakan juga beragam. Mulai menyimpan di dalam pakaian dalam hingga dikemas dalam wadah yang tidak biasa. “Tetapi personel yang bertugas terus melakukan pengawasan terhadap orang dan barang yang melintas dengan ketat,” tambahnya.

Ia menegaskan, selain pengawasan yang dilakukan petugas di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Bea Cukai Nunukan juga bisa menurunkan bantuan melalui anjing pelacak untuk membantu pengawasan.

Penambahan bantuan dengan anjing pelacak biasanya dilakukan selama sebulan. Selama setahun, Bea Cukai Nunukan dapat mengerahkan anjing pelacak tiga kali. Tentunya dikondisikan dengan aktivitas pelabuhan.

“Dalam setahun bisa hingga tiga kali. Anjing pelacak ini didatangkan dari kantor pusat. Ketika aktivitas pelabuhan sedang padat seperti jelang Idul Fitri dan pergantian tahun,” bebernya. (akz/nri)

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:00

Minta Segera Lunasi Utang Petani

NUNUKAN – Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit masih…

Selasa, 19 Maret 2019 10:44

Terkendala SDM, Banyak Warga Tak Membayar Retribusi

NUNUKAN – Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan belum maksimal…

Selasa, 19 Maret 2019 10:43

Administrasi Nelayan Ribet Banget, Begini Reaksi Nelayan

NUNUKAN – Para nelayan di Sebatik mengeluhkan proses administrasi atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*