MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 06 Agustus 2018 09:34
KRI Benarkan Seluruh Awak Kapal WNI
DIAMANKAN: Sembilan orang WNI yang diamankan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), Jumat (27/7) lalu yang diduga membawa kayu ilegal terverifikasi Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau. IST

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sembilan orang WNI yang diamankan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), Jumat (27/7) lalu yang diduga membawa kayu ilegal terverifikasi Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau.

Kepala Fungsi Sosial dan Budaya, KRI Tawau, Firma Agustina ketika dikonfirmasi mengatakan perkembangan upaya verifikasi KRI Tawau terhadap 9 WNI yang diamankan tersebut, sedang dalam proses verifikasi.

“Ya, sudah diverifikasi dan seluruhnya dipastikan WNI. Saat ini tim dari Perlindungan WNI (PWNI) sedang melakukan pendalaman pada kasus yang dialami ke sembilan WNI tersebut,” ungkap Firma.

Informasi yang ia dapatkan melalui PWNI yang menemui langsung WNI, sejuah ini PWNI telah menemui WNI tersebut. Namun, dari 9 WNI baru 6 orang yang ditemui.

Tiga WNI lainnya belum bisa ditemui. Alasannya, 3 WNI tersebut yang mengetahui tentang status kayu muatan. Saat ini ketiganya menjalani pemeriksaan dengan pihak APMM. Meski begitu, PWNI masih berusaha menemui ketiga WNI tersebut.

Selain itu, permasalahan tersebut baru akan diserahkan ke Custom (Bea Cukai Malaysia, Red). KRI Tawau, nantinya juga akan menghubungi Kastam untuk mengetahui tuduhan apa yang disangkakan terhadap 9 WNI tersebut.

“Kalau sejauh ini selain pelanggaran imigrasi, diduga juga mereka memasukkan kayu secara ilegal. Tentunya pelanggaran ini memiliki pasal masing-masing. Kami akan lakukan pembimbingan supaya pasal yang diterapkan sesuai pasal yang dimaksud,” beber Firma.

Untuk diketahui, seluruh WNI tersebut ditangkap di perairan Sebatik perabatasan RI-Malaysia. Ke sembilan WNI tersebut membawa kayu ilegal atau tanpa dokumen. Ketika tak bisa menunjukan dokumen kepada APMM, seluruh WNI tersebut pun langsung diamankan.

Selain itu, 9 orang WNI tersebut memang tidak memiliki dokumen resmi. Sementara barang yang mereka bawa adalah batang kayu sebanyak 1819 dengan kisaran harga 200.000 RM atau sebesar Rp 600 juta. (raw/nri)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 09:58

Hujan Deras Terus Terjadi hingga Juli

NUNUKAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memprediksi…

Rabu, 26 Juni 2019 09:57

Kehabisan Cara Mencari Solusi Listrik

NUNUKAN – Persoalan listrik hingga kini belum menemukan solusi terbaik.…

Rabu, 26 Juni 2019 09:54

Kuota Penuh Bagi Pendaftar Anak TKI

NUNUKAN – Kuota tak mencukupi, sejumlah anak yang memiliki orang…

Rabu, 26 Juni 2019 09:54

Kuota Penuh Bagi Pendaftar Anak TKI

NUNUKAN – Kuota tak mencukupi, sejumlah anak yang memiliki orang…

Rabu, 26 Juni 2019 09:45

Tiga Bulan, 1,8 Kg Sabu Dimusnahkan

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan kembali memusnahkan barang bukti…

Selasa, 25 Juni 2019 09:58

Mahasiswa Asal Sebatik Wisudawan Terbaik

NUNUKAN – Tiga tahun kuliah di Tiongkok, akhirnya membuahkan hasil…

Selasa, 25 Juni 2019 09:46

Curah Hujan Tinggi, Jembatan Putus

NUNUKAN – Akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Senin…

Selasa, 25 Juni 2019 09:38

Dua Bangunan FasumTerancam Mangkrak

NUNUKAN – Dua bangunan fasilitas umum (fasum) milik pemerintah yang…

Selasa, 25 Juni 2019 09:37

Konsulat Imbau Pekerja Migran Indonesia Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Selasa, 25 Juni 2019 09:35

Rombel Dibuka Sesuai Kemampuan Sekolah

NUNUKAN – Rombongan belajar (rombel) setiap Sekolah Menengah Atas (SMA)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*