MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 04 Agustus 2018 23:27
Pileg 2019 Rasa Pilwali

Tiga Kandidat Dipastikan Maju

MAJU TERUS: Sejumlah figur yang bertarung dalam Pilwali lalu kembali akan mengisi nama-nama calon legislatif di 2019 mendatang. FOTO: BANK DATA/RADAR TARAAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Tak ada rotan, akar pun jadi. Ya, pepatah sangat bagi disematkan di antara mereka yang kalah dalam pertarungan Pemilihan Wali Kota Tarakan lalu. Tetap gigih, melanjutkan hasrat politik dengan maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan 2019 mendatang. Siapa saja?

Paling santer dikabarkan menarget kursi DPRD, salah satunya adalah Hj. Umi Suhartini. Wanita kelahiran Tarakan 27 April 1969 itu akan maju menggunakan perahu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Tarakan Ahmad Usman mengatakan tidak hanya Hj. Umi Suhartini, PKB juga mengusung Mahruddin Mado, calon wakil wali kota Hj. Umi Suhartini lalu dengan daerah pemilihan (dapil) yang berbeda. Hj. Umi Suhartini bakal bertarung di Dapil Tarakan Tengah, sedang Mahruddin Mado di Dapil Tarakan Barat.

Menurut Ahmad, perolehan suara pasangan Hj. Umi Suhartini dan Mahruddin Mado bukanlah sebuah kekalahan. Apalagi keduanya, maju dalam jalur perorangan dalam Pilwali. Dalam rilis KPU, keduanya merupakan peraih suara tertinggi kedua. Sehingga, menurut Ahmad lagi, kedua figur tersebut memiliki elektabilitas yang tinggi. “Jadi, sebenarnya kemarin (pilwali) itu kami tidak kalah, tapi kemenangan yang tertunda,” tuturnya.

Tak hanya itu, chemistry keduanya dinyatakan cukup baik bersama PKB. Selain itu, suami Hj. Umi Suhartini, H. Undunsyah juga merupakan kader PKB. “Artinya semangat kami di Pilwali, kami rawat bersama dengan relawan kami, karena pertarungan di Pileg harus melalui parpol, jadi keduanya maju di PKB,” ucapnya.

Lain lagi dengan H. Ince A. Rifai. Calon wakil wali kota yang mendampingi H. Badrun dalam Pilwali lalu maju bersama Partai Golongan Karya (Golkar).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Tarakan Tigor Nainggolan mengatakan, yang bersangkutan telah mendaftar menjadi salah satu caleg di Dapil Tarakan Barat.

Pada dasarnya, Golkar mengusung Ince, sapaannya dikarenakan elektabilitas Ince cukup baik. Figur Ince lebih mudah dikenali masyarakat, sehingga memudahkan Ince melaju dalam Pileg 2019. “Waktu jadi calon wakil wali kota kan mereka (Ince dan Badrun) sudah punya banyak massa. Nah, pemilih itulah yang kami yakini untuk memilih kembali di DPRD,” katanya.

Ince yang dikonfirmasi media ini masih enggan berkomentar panjang terkait keinginannya maju sebagai anggota legislatif. Ince mengaku masih sedang sibuk. “Mohon maaf, saya sedang ada tamu. Wawancaranya lain kali saja,” singkatnya.

Sementara pengamat politik Prof. Dr. Adri Patton mengatakan bahwa keikutsertaan sejumlah figur calon yang gagal di Pilwali lalu tentu atas pertimbangan matang. Perolehan suara di Pilwali menjadi satu barometer penting dalam mengukur kekuatan atau tingkat keterpilihan. Apalagi, pilihan itu maju di pileg merupakan hak warga negara Indonesia yang ingin mengabdi diri.

“Jadi kalau gagal di pilwali, lalu ikut di legislatif itu sah-sah saja. Tidak ada sangkut pautnya dengan ingin mengembalikan dana yang telah keluar selama masa kampanye,” tegasnya.

Adri meyakini, setiap figur yang belum berkesempatan menjadi wali kota merupakan figur yang mampu membawa daerahnya menjadi lebih baik, sehingga lebih berpeluang menang. “Kalau ikut di legislatif, maka besar kemungkinan menang karena suara pemilihnya yang banyak, dan memanfaatkan massa yang sudah ada saat pilwali lalu,” tuturnya.

Untuk itu, menurut Adri para calon yang gagal itu memiliki peluang untuk melanjutkan keinginan berkiprah di dunia politik. Pun dengan tugas yang lebih besar di legislatif, baik di tingkat kota, provinsi atau bahkan di DPR RI. “Yang jadi masalah itu kalau sudah jadi anggota DPRD, tiba-tiba ikut lagi di pilkada. Ini yang dipertanyakan,” urainya. (*/shy/lim)

 

MODAL DARI PILWALI

NAMA                                                  PEROLEHAN SUARA

Hj. Umi Suhartini-Mahruddin Mado      25.525

H. Badrun-Ince A. Rifai                         17.961

 

SUMBER: KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) TARAKAN


BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 13:03

Cantik Instan Berbahaya

Memiliki wajah yang cerah, putih, halus, tanpa flek hitam dan…

Senin, 17 Desember 2018 13:00

Temukan Dua Kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi

Capaian imunisasi measles dan rubella (MR) di Tarakan belum cukup…

Senin, 17 Desember 2018 12:55

Mau BPJS Sehat, Naikkan Iuran!

TARAKAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai memikirkan rencana…

Senin, 17 Desember 2018 11:42

Ekspor Kepiting Dibuka, Pengusaha Harus Patuhi Aturan

TARAKAN - Terhitung 15 Desember tahun ini hingga 5 Febuari…

Senin, 17 Desember 2018 11:40

Ahli Sebut Terdakwa Lakukan Maladministrasi

TARAKAN – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan bahan ajar…

Senin, 17 Desember 2018 11:36

Jamin Hak Pilih hingga Hari H

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan telah melakukan pencatatan…

Senin, 17 Desember 2018 11:31

“Kesannya seperti Resmi”

TARAKAN - Belum adanya unit khusus yang menangani pengujian tera…

Senin, 17 Desember 2018 11:27

Tiada Hari Tanpa Baca Radar Tarakan

Ekspresi bahagia terlihat di wajah Candra Wijaya (54) dan istrinya…

Senin, 17 Desember 2018 10:48

DPT Kaltara Naik 12.445 Pemilih

TARAKAN – Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019…

Senin, 17 Desember 2018 10:47

Ragam Pencapaian di HUT ke-21

TARAKAN - Kota Tarakan saat ini telah menginjak usia 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .