MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 30 Juli 2018 17:26
Latihan dan Persiapan Hanya Tiga Hari, Bersyukur Laksanakan Tugas Dengan Baik

Kisah Sukses Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si Jadi Komandan Upacara

BAGIMU NEGERI: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat menjadi komandan upacara pelantikan PPM IPDN angkatan XXV tahun 2018, Jumat (27/7) di lapangan Parede Abdi Praja, IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Walaupun pernah menempuh pendidikan kedinasan dengan pola pendidikan semi militer dan sudah paham baris berbaris, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengaku tetap merasa ada tekanan yang luar biasa dalam dirinya. Baik mental, fisik dan juga emosional saat menjadi komandan upacara pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXV tahun 2018.

AGUSSALAM SANIP

Jumat pagi (27/7), pukul 06.30 WIB, pewarta dari Radar Tarakan dan tim dokumentasi dipersilakan Bupati Malinau Yansen TP masuk ke kamarnya menginap, yaitu di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Sumedang. Hotel ini tidak jauh dari komplek kampus IPDN.

Didampingi sang istri tercinta, yaitu Ping Yansen, Bupati sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk menjadi komandan upacara. Saat pewarta masuk, Bupati Malinau dua periode itu sudah menggunakan Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB) berwarna putih. Tampak, sang istri memakaikan satu persatu tanda kepangkatan dan penghargaan serta memperbaiki letak dasi.

Tepat pukul 07.00 pagi, setelah memakai sepatu dengan warna yang sama dengan baju dan celana, sebagai umat beragama yang baik, Yansen dan istri memanjatkan doa kepada Tuhan agar semua tugas dan prosesi upacara berjalan lancar. Usai berdoa, Yansen beserta istri keluar kamar dan menuruni anak tangga secara perlahan sambil berpegangan tangan. Sebelum masuk ke mobil, di lobi hotel, Bupati sempat menyalami Kepala Kejaksaan Negeri Malinau H. Yudi Triadi, SH, MH dan Komandan Kodim 0910 Malinau Letkol Kav Yudi Suryatin, SIP yang juga turut hadir sebagai undangan untuk menyaksikan pelantikan PPM.

Setelah itu, Bupati dan istrinya yang saat itu menggunakan setelan kebaya modern warna merah marun yang dipadu padankan dengan selendang serta bawahan dengan bahan batik Malinau memasuki mobil dan langsung meluncur dengan kawalan dari mobil Polisi Lalu Lintas (Polantas).Sesampainya di pintu gerbang utama kampus IPDN, langsung disambut dan mobil dipersilakan masuk.

Turun dari mobil, Yansen disambut para petinggi IPDN dan dipersilakan masuk ke ruang transit dan berbaur dengan para pejabat negara lainnya untuk menunggu datangnya Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. H. Joko Widodo dan Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo, karena Presiden yang akan menjadi inspektur upacara.

Di tempat transit, Yansen juga bertemu dan bercengkrama dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang juga merupakan tuan rumah selain Gubernur IPDN Prof. Dr. H. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS.

Pukul 08.00 pagi, pembawa acara sudah memulai acara dengan segala persiapan. Tepat pukul 08.18, komandan upacara dipersilakan oleh pembawa acara memasuki lapangan upacara. Sebagai komandan upacara, Yansen dengan langkah tegap menuju lapangan upacara dan langsung mengambil alih pimpinan upacara.

Tepat pada pukul 08.35, Presiden dan Ibu Negara tiba di mimbar kehormatan. Setelah Presiden dan rombongan menempati tempat duduk, lanjut dengan salam kebangsaan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan Mars Revolusi Mental.

Kemudian dilanjutkan dengan laporan Gubernur IPDN, Prof. Dr. H. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS terkait pelantikan 1456 calon PPM IPDN angkatan XXV tahun 2018. Usai laporan dari Gubernur IPDN, perwira upacara laporan kepada Presiden bahwa upacara siap dilaksanakan dan Presiden pun langsung memasuki lapangan upacara dan dilanjutkan lagi komandan upacara melaporkan ke Presiden bahwa upacara siap dilaksanakan.

“Lapor, upacara pelantikan Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri angkatan XXV, Jumat (18/7) siap dilaksanakan," lapor Yansen. "Laksanakan," perintah Presiden.

Setelah itu dilanjutkan dengan rangkaian acara berikutnya yaitu pelantikan PPM oleh Presiden dengan pengalungan Kartika Astha Brata kepada lulusan terbaik Diploma IV dan Kartika Pradnya Utama kepada lulusan terbaik program sarjana. Kemudian dilanjutkan penyematan pin purna, pemasangan tanda kepangkatan.

Kemudian acara dilanjutkan lagi dengan pengucapan ikrar Pamong oleh 1456 PPM dan dilanjutkan amanat dari Presiden Joko Widodo sebagai inspketur upacara. Setelah Presiden menyampaikan amanat, komandan upacara maju ke depan Presiden melaporkan bahwa upacara telah dilaksanakan.

“lapor, upacara telah dilaksanakan, laporan selesai," kata Yansen yang merupakan Bupati Malinau periode 2011-2016 dan 2016-2021 ini. "Terima kasih, bubarkan," ucap Presiden yang akrab disapa Jokowi mengakhiri proses upacara pelantikan.

Setelah dinyatakan upacara selesai oleh pembawa acara, wajah tegang dan cemas dari Ping Yansen pun berubah rasa haru dan bahagia karena melihat suaminya telah sukses menjadi komandan upacara.

Usai semua rangkaian acara selesai, saat ditanya pewarta bagaimana perasaannya setelah sukses menjalankan tugas negara menjadi komandan upacara, Yansen mengaku ada tekanan yang begitu luar biasa, namun dirinya tetap bisa melaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Diibaratkannya, kalau seperti sebuah pertandingan, maka pertandingan sudah usai dan menang. Namun, kata Yansen, orang tidak tahu bagaimana situasi dirinya menyiapkan diri hingga bisa sukses melaksanakannya. “Tekanan mental juga ada, fisik juga, emosi juga. Jadi kalau kita tampil di tengah orang banyak, intinya kan tidak boleh ada kesalahan," ujarnya.

Menurutnya, kesalahan itu bukan hanya soal gerak saja yang bisa salah, tapi soal fisik juga, seperti misalnya mengalami batuk, kemudian tenggorokan yang sakit sehingga mengeluarkan suara yang tidak lantang.

“Yang seperti itu orang-orang di luar tidak tahu itu, tapi itulah yang saya hadapi kondisi psikis saya sendiri maupun fisik ya. Kemudian yang hadir ini kan pimpinan negara (Presiden), seluruh pejabat-pejabat negara pun ada di tempat ini dan apalagi berada di tengah-tengah ribuan para orang tua Praja Muda dari seluruh Indonesia dan bahkan mungkin juga disaksikan oleh masyarakat di seluruh Indonesia serta di mana saja. Itu sesuatu hal yang luar biasa dan menjadi tekanan tersendiri," ungkapnya.

Tapi, lanjut pria yang lahir di Pa'Upan, Krayan, Nunukan 14 Januari 1960 itu, dirinya bersyukur dapat menyelesaikan dengan baik tugas tersebut. Ia menegaskan, tugas tersebut bukan dirinya tampil atas nama pribadi, tapi untuk membawa kehormatan dari IPDN sebagai almamater dirinya.

Saat ditanya berapa lama latihan dan persiapan, ayah empat anak ini mengaku latihan dan persiapan hanya beberapa hari, karena juga baru diberitahukan. Namun, sebagai Purna Praja, dirinya selalu siap ditugaskan jadi komandan upacara oleh almamaternya.

“Kalau latihan ini kan kalau dihitung, saya dihubungi pada hari Jumat (20/7) dan saya berangkat hari Senin (23/7), praktis saya latihan hari Selasa, Rabu, Kamis (26/7). Jadi hanya tiga hari saja saya persiapan diri. Tentu tidak mudah," kisahnya.

Kenapa dirinya mengatakan tidak mudah, karena dirinya hanya tiga hari mempersiapkan diri dengan situasi acara yang bisa disebut acara resmi kenegaraan, karena yang menjadi inspektur upacaranya adalah Presiden.

Karena tidak mudah baginya mempersiapkan, maka semua waktu yang dirinya miliki dalam tiga hari tersebut ia gunakan untuk betul-betul mengerti, memahami dan menguasai agar bisa tangkas dalam hari H. Namun, setelah sukses melaksanakan tugas yang prestesius itu, dirinya merasa bangga karena dapat apresiasi dari Presiden saat silaturahmi dan makan siang bersama.

“Ya, Presiden langsung tadi menyampaikan ucapan terima kasih, dua kali malah. Bahkan pak Mendagri memanggil saya dan mencari saya. Saya pikir ya tentu beliau surprise-nya karena kita dari perbatasan, merupakan yang pertama kali dari Kalimantan mungkin, makanya beliau (Presiden) menyuruh pak Mendagri mencari saya," katanya.

Sementara itu, saat diwawancara secara khusus usai upacara, Ping Yansen, sebagai istri dan ibu dari anak-anak Yansen, mengaku bangga bahwa suaminya bisa menjadi bagian pelaksanaan tugas negara, khususnya pada pelantikan PPM IPDN tahun ini, karena menurutnya pelantikan para pamong pemerintahan itu merupakan peristiwa penting. "Saya bersyukur karena Bapak dipercayakan untuk menjadi komandan upacara," katanya.

Ibu dari Tipa Adiputra Yansen, Rosalin Dwiputri Yansen, Xena Corpionela Triputri Yansen dan Richard Armandoputra Yansen ini mengaku sempat tegang dan khawatir, namun di hatinya tetap yakin bahwa suami tercintanya itu bisa menjalankan tugas dengan baik.

Karena butuh persiapan khusus serta persiapan yang cukup, sebagai istri, tentu dirinya dan anak-anaknya memberi semangat dan motivasi kepada suaminya yang saat ini sudah berusia 58 tahun tersebut. “Mengingat tugas yang diberikan lumayan berat, maka saya memberi dukungan kepada Bapak agar mempersiapkan diri dengan baik, menjaga fisik, mental dan lain sebagainya. Yang terpenting doa untuk Bapak, supaya Bapak dimampukan untuk melaksanakan tugasnya," tutur Ketua TP PKK Kabupaten Malinau ini.

Mendapatkan sebuah tugas negara seperti itu menurutnya adalah sebuah kehormatan bagi keluarga, baik itu bagi diri pribadi suaminya dan keluarga semua. Mungkin, dalam pemikiran pribadi dan keluarga merasakan tidak sempurna dan cukup. Tapi orang lain melihat ada kemampuan dan bisa melaksanakan tanggung jawab, sehingga diberi kepercayaan.

Dengan diberi kepercayaan besar tersebut, lanjutnya, maka suami dan dirinya serta keluarga berusaha melaksanakan dengan sebaik-baiknya. “Kalaupun ada kurang, itu karena keterbatasan kami sebagai manusia, katanya.

Karena latihan dan persiapan hanya tiga hari, pewarta pun menanyakan apa yang selalu diingatkan wanita yang sekarang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Malinau ini kepada sang suami.

“Kami tetap beri dorongan dan semangat kepada bapak untuk menjaga setiap hal-hal yang berkaitan dengan fisik dan terganggunya kesehatan bapak. Karena untuk persiapan bapak tampil saat itu hanya tiga hari. Secara khusus saya mengingatkan bapak agar istirahat yang cukup, jaga pola makan dan banyak minum air putih," bebernya.

Pada kesempatan itu, Yansen sebagai pimpinan daerah juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Malinau. Karena atas bantuan doa dari masyarakat Malinau dirinya sukses melaksanakan tugas. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang tak bisa ia sebutkan satu persatu yang telah membantunya mulai dari persiapan hingga selesai acara. (***/fly)

 


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 12:57

Irau Akan Dihadiri Ribuan Orang

MALINAU – Momen yang ditunggu-tunggu masyarakat Kabupaten Malinau tiba juga. Hari ini, Senin (15/10)…

Selasa, 16 Oktober 2018 12:39

Dishub Siapkan 70 Personel

MALINAU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malinau menempatkan puluhan personelnya untuk mengatur…

Minggu, 14 Oktober 2018 20:55

H-3 Stan dan Panggung Diharapkan Rampung

MALINAU – Penyelenggaraan Irau Malinau ke-9 tinggal menghitung hari. Resminya akan dibuka pada…

Minggu, 14 Oktober 2018 20:51

Perda Kawasan Tanpa Rokok Segera Diterapkan

MALINAU – Awal tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau berencana menerapkan Peraturan…

Minggu, 14 Oktober 2018 20:49

Pendaftaran Diperpanjang, Pelamar Masih Sepi

Meskipun Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan(BKPP)Kabupaten Malinau memperpanjang pendaftaran…

Jumat, 12 Oktober 2018 13:56

Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Sukseskan Irau

MALINAU – Dalam kesempatan rapat paripurna terbuka di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

Jumat, 12 Oktober 2018 13:54

Tarian Pembukaan Irau Gambarkan Sejarah Malinau

MALINAU – Pembukaan Irau ke-9 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Malinau…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:09

Jangan Lupa, Irau 15-27 Oktober

MALINAU – Hanya tinggal menghitung hari saja pelaksanaan Irau ke-9 dan peringatan Hari Ulang Tahun…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:07

Berharap Pileg dan Pilpres Bejalan Baik

MALINAU – Agar pesta demokrasi tahun depan terlaksana dengan baik, lancar dan tertib, Bupati Malinau…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:06

Ada Pejabat Tinggal di Desa, Kades Jangan Takut

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengingatkan kepada para kepala desa (Kades) agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .