MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 30 Juli 2018 09:53
Petani Rumput Laut Segera Dipulangkan
ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Enam orang Warga Negara Indonesia (WNI) petani rumput laut yang ditangkap oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), Minggu (22/7) lalu, segera dipulangkan pihak Malaysia.

Itu diungkapkan Abu Hasan, kelurga salah seorang WNI bernama Rulis, yang ikut diamankan dalam penangkapan tersebut. Ia memastikan saudaranya Rulis dan rekan-rekannya akan dipulangkan pada Kamis (2/8) mendatang.

 “Yang mengurus mereka (WNI, Red) memberitaukan bahwa Kamis mendatang mereka dipulangkan. Semoga informasi tersebut benar,” ungkap Abu kepada media ini, kemarin.

Dijelaskan Abu, Rulis  sebelumnya tidak mengetahui jika daerah yang akan ditempati membudi daya rumput laut area terlarang. Padahal diduga pemilik area tersebut telah memberitahukan kepada mereka, boleh membudi daya rumput laut di area tersebut.

Bahkan, dua bulan sekali mereka harus membayar 1.500 Ringgit Malaysia (RM) kepada diduga pemilik area setelah masa panen. Itu hanya untuk 1 bentang hasil panen rumput laut saja. Perilaku baik juga telah mereka lakukan dengan singgah di Pos perbatasan Malaysia-Indonesia membawa makanan dan izin masuk ke area hanya untuk budidaya rumput laut.

Sayang, hal tersebut dibalas dengan penangkapan yang dilakukan aparat Malaysia. “Itulah yang kami heran. Kami juga sebenarnya sudah melalui prosedur, tapi masih saja ditangkap,” keluh Abu.

Ia hanya berahap, pihak yang menanganinya segera bisa memulangkan WNI yang ditahan tersebut karena punya tanggungan keluarga yang harus dinafkahi setiap harinya.

Terpisah, Kepala Fungsi Sosial dan Budaya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Firma Agustina mengatakan sejak WNI ditahan pihaknya telah melakukan berbagai upaya demi cepatnya proses pemulangan WNI tersebut.

Bahkan, pihak dari Satgas Perlindungan WNI KRI Tawau turun langsung ke kantor APMM guna menangani kasus tersebut. “Kami bersyukur jika WNI segera dipulangkan, permohonan percepatan prosesnya sangat cepat direspons,” tutur Firma.

Hingga hari ini, mereka telah ditahan selama 6 hari sejak Minggu (22/7) lalu. Firma pun memastikan keadaan mereka sedang baik-baik. (raw/nri)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 12:48

Minim Suntikan PAD

NUNUKAN – Kontribusi PT Nusa Serambi Persada (NSP) kepada pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…

Selasa, 11 Desember 2018 15:25

Sertifikasi Profesi Berpengaruh Tinggi

NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon Pegawai Negeri…

Selasa, 11 Desember 2018 15:23

Setelah Mangkir Dua Kali, ZK Diperiksa Satu Jam

NUNUKAN – Meski sempat mangkir dua kali dari panggilan Badan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:20

Honorer Dipertahan hingga 5 Tahun

NUNUKAN – Pengangkatan pegawai honorer di 2019 dipastikan sudah tidak…

Selasa, 11 Desember 2018 15:03

Kasus Kecelakaan Meninggal Dunia Meningkat

NUNUKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan pengendara meninggal…

Senin, 10 Desember 2018 13:06

ASTAGA..!! Rumah Sakit Pratama di Sebuku Ditutup..!! Kenapa Ya..?

NUNUKAN – Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Sebuku diketahui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .