MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 30 Juli 2018 09:53
Petani Rumput Laut Segera Dipulangkan
ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Enam orang Warga Negara Indonesia (WNI) petani rumput laut yang ditangkap oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), Minggu (22/7) lalu, segera dipulangkan pihak Malaysia.

Itu diungkapkan Abu Hasan, kelurga salah seorang WNI bernama Rulis, yang ikut diamankan dalam penangkapan tersebut. Ia memastikan saudaranya Rulis dan rekan-rekannya akan dipulangkan pada Kamis (2/8) mendatang.

 “Yang mengurus mereka (WNI, Red) memberitaukan bahwa Kamis mendatang mereka dipulangkan. Semoga informasi tersebut benar,” ungkap Abu kepada media ini, kemarin.

Dijelaskan Abu, Rulis  sebelumnya tidak mengetahui jika daerah yang akan ditempati membudi daya rumput laut area terlarang. Padahal diduga pemilik area tersebut telah memberitahukan kepada mereka, boleh membudi daya rumput laut di area tersebut.

Bahkan, dua bulan sekali mereka harus membayar 1.500 Ringgit Malaysia (RM) kepada diduga pemilik area setelah masa panen. Itu hanya untuk 1 bentang hasil panen rumput laut saja. Perilaku baik juga telah mereka lakukan dengan singgah di Pos perbatasan Malaysia-Indonesia membawa makanan dan izin masuk ke area hanya untuk budidaya rumput laut.

Sayang, hal tersebut dibalas dengan penangkapan yang dilakukan aparat Malaysia. “Itulah yang kami heran. Kami juga sebenarnya sudah melalui prosedur, tapi masih saja ditangkap,” keluh Abu.

Ia hanya berahap, pihak yang menanganinya segera bisa memulangkan WNI yang ditahan tersebut karena punya tanggungan keluarga yang harus dinafkahi setiap harinya.

Terpisah, Kepala Fungsi Sosial dan Budaya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Firma Agustina mengatakan sejak WNI ditahan pihaknya telah melakukan berbagai upaya demi cepatnya proses pemulangan WNI tersebut.

Bahkan, pihak dari Satgas Perlindungan WNI KRI Tawau turun langsung ke kantor APMM guna menangani kasus tersebut. “Kami bersyukur jika WNI segera dipulangkan, permohonan percepatan prosesnya sangat cepat direspons,” tutur Firma.

Hingga hari ini, mereka telah ditahan selama 6 hari sejak Minggu (22/7) lalu. Firma pun memastikan keadaan mereka sedang baik-baik. (raw/nri)

 


BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 13:16

Bupati Suarakan Penundaan PP 34/2019

JAKARTA - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE MM…

Senin, 22 Juli 2019 10:25

Butuh Waktu Panjang Selesaikan Persoalan PLB

NUNUKAN – Kondisi perdagangan lintas batas (PLB) masih menjadi perbincangan…

Senin, 22 Juli 2019 10:23

Ditinggal Sarapan, Pondok Kecil Ludes

NUNUKAN – Pondok kecil berukuran 3x5 meter di Jalan Sianak…

Senin, 22 Juli 2019 10:22

Demokrat Prioritas Kader Sendiri

MESKI tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Nunukan…

Senin, 22 Juli 2019 09:07

Lagi, Puluhan WNI Dipulangkan

NUNUKAN – Baru berselang sepekan setelah mendeportasi ratusan Pekerja Migran…

Senin, 22 Juli 2019 09:04

Personel Satgas Pamtas Jadi Guru ‘Dadakan’

NUNUKAN – Sejumlah personel Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas)…

Senin, 22 Juli 2019 09:02

Temukan Pecandu, Harus Berani Melapor

NUNUKAN – Ratusan pelajar hampir di seluruh Sekolah Menengah Atas…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:10

Laura Diprediksi Bersaing dengan Basri

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura telah menyampaikan kesiapannya…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:08

Ingatkan Jangan Hanya ‘Kejar Setoran’

NUNUKAN – Pengemudi mobil pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:07

Komplotan Pencuri Rumah Kosong Dibekuk

NUNUKAN – Tiga orang pelaku komplotan pencurian berencana yang sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*