MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 27 Juli 2018 11:21
Bakal Wali Kota Ini Tak Ingin Diwarisi Utang

Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

HASIL RESMI: Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo (tengah) menyampaikan hasil rapat pleno yang menetapkan pasangan dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih 2018, tadi malam. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, RAPAT Pleno Terbuka Penetapan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih dilakukan pada Kamis (26/7) di Wisma Patra sekitar pukul 20.30 Wita. Dalam rapat yang dipimpin Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo tersebut menetapkan pasangan nomor urut dua dr. Khairul-Effendhi Djuprianto sebagai pasangan yang memenangkan Pilkada Tarakan 2018.

Dalam rapat tersebut terlihat pasangan nomor urut satu hanya diwakili Mahruddin Mado, sementara untuk pasangan nomor urut tiga Badrun-Ince tidak hadir, sementara pasangan petahana nomor urut 4 hanya diwakili oleh Sofian Raga.

Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo ditemui usai rapat mengatakan, penetapan dilakukan setelah sebelumnya Pilkada Tarakan tidak ada registrasi sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sesuai perintah KPU RI agar melakukan penetapan paling tidak tiga hari setelah ada registrasi masuk di MK, karena di Tarakan tidak ada sengketa pilkada yang masuk ke MK, jadi kami lakukan penetapan,” tuturnya.

Pihaknya dalam waktu dekat akan segera menyampaikan salinan putusan penetapan kepada pihak terkait khususnya Pemerintah Kota Tarakan dan DPRD Tarakan. “Khusus pelantikan nantinya sudah masuk domain pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” ujarnya.

Bila melihat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, pelantikan dilakukan setelah akhir masa jabatan kepala daerah yang lama berakhir. “Normatifnya bila mengikuti Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 begitu, namun Kemendagri bisa saja mempercepat pelantikan agar dapat melakukan pelantikan secara serentak,” tuturnya.

Bila Kemendagri mempercepat pelantikan agar dapat melakukan pelantikan serentak, konsekuensinya Kemendagri harus memberi kompensasi kepada kepala daerah lama dan harus membayar gaji kepala daerah yang terpilih. “Tapi kami tidak tahu apakah akan dipercepat atau tidak, kalau berkaca pada Pilkada 2015 dan 2017 hal tersebut tidak dilakukan, bila tidak dilakukan besar kemungkinan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota akan dilakukan pada tanggal 1 Maret 2019,” ujarnya.

Sementara itu, Khairul yang ditemui usai rapat menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak mulai dari KPU Tarakan, Bawaslu Tarakan,  TNI, Polri, partai koalisi, partai pendukung, relawan OKE dan seluruh masyarakat Tarakan yang sudah mendukung tahapan Pilkada Tarakan 2018 yang tertib, aman, adil dan demokratis.

“Ini keberhasilan kita semua yang menciptakan suasana kondusif selama proses Pilkada Tarakan, suasana kondusif ini sangat kami butuhkan untuk mewujudkan cita-cita Tarakan sebagai kota yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan permintaan maaf atas nama pasangan Khairul-Effendhi, partai koalisi, partai pendukung dan relawan kepada paslon yang ikut bertarung dalam Pilkada Tarakan serta masyarakat Tarakan bila dalam proses politik yang dijalani, ada hal-hal yang kurang berkenan. “Kami juga manusia biasa butuh masukan juga dan koreksi, ke depan kami akan menyiapkan media agar masyarakat dapat berkomunikasi langsung dengan kami dalam hal menyampaikan permasalahan dan memberikan masukan kepada kami,” tuturnya.

Pihaknya juga akan menyiapkan diri sebelum dilantik secara resmi sebagai pemimpin Kota Tarakan lima tahun ke depan, dengan melakukan diskusi dengan pemimpin sebelumnya terkait apa saja hal-hal yang perlu ditindaklanjuti. “Kami akan diskusikan dengan pemimpin sebelumnya apa saja proses pembangunan yang perlu dilanjutkan, kami tidak ingin proses pembangunan tersebut terputus,” ungkapnya.

Sementara itu, Effendhi Djuprianto saat ditemui pewarta mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Tarakan dan semua pihak yang mendukung pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto hingga memenangkan Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan.

"Setelah ditetapkan ini, kami masih menunggu hingga Maret tahun depan untuk dilantik secara resmi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan periode 2019-2023," tuturnya.

Dirinya menjelaskan ada 16 program yang akan dijalankan masa kemimpinan keduanya nanti selama 5 tahun, namun dari 16 program tersebut bisa saja ke depannya akan ditambahkan. "Kami juga melihat program paslon, bila ada yang bagus kami akan ambil sebagai program, jadi 16 program yang kami canangkan bisa saja bertambah," ujarnya.

Dirinya juga berharap kepada pemimpin Tarakan saat ini yakni Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga dan Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat hingga akhir jabatannya nanti tidak meninggalkan utang. Bila nantinya memasuki masa kepemimpinan keduanya pada periode 2019-2023 masih ada utang yang tersisa, dapat menghambat keduanya dalam merealisasikan 16 program yang dicanangkan sebelumnya.

"Bila nanti menyisakan utang, secara otomatis kami belum bisa merealisasikan program kami karena harus membayar hutang-hutang, namun ke depannya kami akan mengupayakan dalam menjalankan program dengan anggaran berimbang, artinya pendapatan dan pengeluaran harus berimbang," tuturnya.

Dirinya mengharapkan hingga pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan nantinya kondisi Tarakan tetap kondusif dan aman, tanpa ada hal-hal yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat. "Saya rasa warga Tarakan semuanya sudah dewasa dan semua pihak juga legawa, bila pun nanti ada pihak-pihak yang melakukan gangguan kamtibmas sudah ada aparat yang akan melakukan penindakan secara tegas," ujarnya. (jnr/lim)

Khairul Tak Ingin Diwarisi Utang

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:00

Memperingati Sekaligus Menaikkan Rasa Syukur

TARAKAN – Perayaan Jumat Agung dalam memperingati kematian Tuhan Yesus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

Rencana UNBK pada Tingkatan SD

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, berencana menerapkan sistem Ujian…

Sabtu, 20 April 2019 10:35

Pergi Mandi, Dua HP Raib

TARAKAN – Kelalaian dari masyarakat akan menjadi kesempatan bagi pelaku…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi

TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT…

Sabtu, 20 April 2019 10:08

2020, Optimistis Layani e-ID

TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, optimistis…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah

TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis…

Kamis, 18 April 2019 09:49

Di Kaltara, Jokowi-Amin Unggul 20-an Persen

Hasil sejumlah quick count nasional mengunggulkan pasangan calon presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 09:47

Ratusan Surat Suara Tertukar

TERTUKARNYA ratusan surat suara terjadi di beberapa tempat pemungutan suara…

Kamis, 18 April 2019 09:46

Idolakan Joko Widodo, Ada yang Prediksi Prabowo Menang

Antusias embah-embah di panti jompo, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*