MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 23 Juli 2018 14:20
Bandara Wajib Miliki X-ray

Cegah Penyelundupan Narkoba

DILENGKAPI: Untuk mencegah penyelundupan narkotika melalui jalur udara, X-ray sangat diperlukan di seluruh bandara yang ada di Kaltara. Tampak aktivitas Bandara Nunukan. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Bukan hanya jalur laut maupun jalur ilegal di perbatasan yang menjadi perhatian Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltara dalam menekan peredaran gelap narkotika. Jalur udara pun demikian, namun sejauh ini ada sarana dan prasarana yang perlu dilengkapi, khususnya di Bandara Nunukan.

Dikatakan Direktur Reskoba Polda Kaltara, Kombes Pol Adi Affandi, Kabupaten Nunukan merupakan wilayah perbatasan. Sejumlah wilayahnya memiliki posisi yang berhadapan langsung dengan negara tetangga Malaysia. Kondisi tersebut membuat Nunukan dimungkinkan menjadi jalur empuk penyelundupan narkotika.

“Tak hanya jalur tikus, baik itu darat maupun perairan yang perlu kita waspadai, jalur udara pun demikian. Terlebih bandara yang ada di Nunukan belum dilengkapi dengan fasilitas X-ray,” ucapnya belum lama ini.

Lanjut dikatakan pria yang sebelumnya menjabat Wadir Reskoba Polda Kepulauan Bangka Belitung ini, dalam aplikasinya X-ray tentu sangat berguna untuk mendeteksi barang bawaan penumpang. Jika terdeteksi barang-barang yang mencurigakan, khususnya narkoba maka akan mempermudah pencegahan berikut dengan pengungkapan kasusnya.

“Sebagaimana pengalaman yang ada sebelumnya, seperti halnya di Bandara Tarakan, berkat X-ray seorang penumpang kedapatan membawa narkoba lalu diamankan,” sebutnya.

Untuk itulah kata dia, dirinya sangat berharap agar Bandara Nunukan bisa dilengkapi fasilitas X-ray, terlebih aktivitas penerbangan di bandara tersebut juga cukup terlihat. “Baik itu dari pemerintah atau bahkan dari Mabes Polri, kami sangat berharap bisa disediakan,” sebutnya.

Sebab, jika melihat tingginya aktivitas yang ada di bandara, jika tanpa disertai fasilitas yang memadai maka bukan tidak mungkin dapat dimanfaatkan oleh oknum pelaku kejahatan. “Utamanya masalah narkoba, saat ini masalah inilah yang kerap mendera kita. Sebab para pelakunya juga sudah semakin pintar dalam melancarkan aksinya,” sebutnya.

Hal tersebut juga akan lebih banyak membantu pihaknya dalam pengungkapan kasus di tengah keterbatasan personel yang dimiliki oleh pihaknya. Sebab dengan jumlah personel yang ada saat ini belum dapat dimobilisasi ke sejumlah daerah-daerah yang rawan penyeludupan.

“Sejauh ini baru ada 12 orang personel Ditresnarkoba, belum ada perwiranya. Untuk Polda tipe B sesuai DSPP (Daftar Susunan Personel Polri) seharusnya sebanyak 125 orang, tapi ini perlahanlah dilengkapi,” sebutnya.

Saat ini kata dia, meski kekurangan personel, pihaknya berupaya untuk menanam jaringan sebanyak-banyaknya dengan melibatkan semua unsur. Dimulai dari masyarakat sipil. Hal ini untuk bisa membantu pihaknya dalam mengungkap kasus narkoba di Kaltara. “Kami tentu berharap masyarakat bersama kami saling bersinergi, demikian juga dengan pihak lainnya,” harapnya.

Awal Mei lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) akan memasang fasilitas penunjang berupa alat X-ray di Bandara Nunukan. Melalui APBD Kaltara 2018, Dishub menyiapkan anggaran Rp 1,3 miliar untuk pengadaan alat detektor pendeteksi secara visual terhadap barang bawaan calon penumpang pesawat udara tersebut.

Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid melalui Kabid Perhubungan Udara Andi Nasuha menuturkan, pengadaan X-ray tersebut bukan hanya bertujuan peningkatan fasilitas bandara, melainkan juga untuk mengantisipasi masuk dan keluarnya barang terlarang ke Kaltara melalui Bandara Nunukan. “Misalnya narkoba dan barang ilegal lainnya,” bebernya.

Kabupaten Nunukan merupakan wilayah perbatasan. Untuk diketahui, sejumlah kecamatan di Nunukan seperti Sebatik dan Krayan berada langsung di garis perbatasan antara Indonesia-Malaysia. Kondisi tersebut sangat memungkinkan Nunukan dijadikan jalur empuk untuk aktivitas penyelundupan barang ilegal asal Malaysia, termasuk narkoba. “X-ray ini cukup efektif. Contohnya saja di Bandara Juwata Tarakan, sudah berapa kali ada upaya penumpang membawa narkoba. Dengan bantuan X-ray bisa digagalkan,” papar Andi.

Terlebih lagi saat ini empat bandara di Kaltara sudah cukup aktif dan setiap hari ada aktivitas penerbangan. Utamanya Bandara Juwata Tarakan, lalu Tanjung Harapan Tanjung Selor, Bandara Malinau termasuk Bandara Nunukan.

Dia menambahkan, selain X-ray, fasilitas penunjang lain yang perlu dilengkapi yaitu kamera closed circuit television (CCTV). “Termasuk membekali petugas dengan kemampuan deteksi dini terhadap penumpang yang mencurigakan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bandara Nunukan Nurul Anwar menyebutkan bahwa kini bandara yang ia pimpin telah dilengkapi dengan fasilitas X-ray yang merupakan hasil pengadaan tahun ini. “Sudah lengkap dan sudah difungsikan. Sebenarnya untuk terminal sudah lama ada, namun yang baru-baru ini terpasang yaitu di VIP room dan kargo,” pungkasnya. (sny/eza)

Bandara Wajib Miliki X-ray


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:07

Rekrutmen Transparan, Seleksi JPT Terbuka

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Kaltara Dr.…

Rabu, 20 Maret 2019 11:04

ASN Dilarang Ikut Naik Panggung

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Pengawasan Pemilihan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:03

Utamakan Putra Daerah

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kaltara mempersiapkan kuota…

Rabu, 20 Maret 2019 11:01

Pemprov Akan Bersurat ke KKP

TANJUNG SELOR - Kehadiran Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

Rabu, 20 Maret 2019 11:00

Aktivitas Sabung Ayam Terhenti

TANJUNG SELOR – Aktivitas judi sabung ayam di komplek perkebunan…

Rabu, 20 Maret 2019 10:53

Beri Klarifikasi, BPKAD Kaltara Minta Maaf

TANJUNG SELOR - Kondisi tidak menyenangkan kembali dialami wartawan. Kali…

Selasa, 19 Maret 2019 14:54

ASTAGA..!! Di OPD Ini, Samakan Wartawan dengan Peminta Sumbangan

TANJUNG SELOR - Kondisi tidak menyenangkan kembali dialami wartawan. Kali…

Selasa, 19 Maret 2019 11:16

Investasi Industri Metanol 700 Juta USD

TANJUNG SELOR - Sejauh ini Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah…

Selasa, 19 Maret 2019 11:15

BAKAL SURPLUS SETRUM..!! Sungai di Kaltara Mampu Hasilkan 10.060 MW

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Selasa, 19 Maret 2019 11:12

Miliki Mapolda, SPN hingga RS Bhayangkara

Tepat 14 Maret 2018, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Drs. Indrajit,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*