MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 20 Juli 2018 12:06
Busak Baku Melambangkan Kebersamaan dan Keharmonisan

Melestarikan Budaya Suku Lundayeh Melalui Seni Tari

BUSAK BAKU: Salah satu tarian khas Dayak Lundayeh, Busak Baku yang ditampilkan saat Festival Budaya Aco Lundayeh beberapa waktu lalu. Agussalam Sanip/ Radar Tarakan

PROKAL.CO, Setiap tari-tarian tradisional memiliki filosofi tersendiri, sama halnya dengan tarian Busak Baku yang merupakan salah satu jenis bunga yang melambangkan ikatan emosional dan kekeluargaan yang masih dipegang teguh oleh masyarakat Dayak Lundayeh. Berikut cerita selengkapnya.

Nurismi, Malinau

Rangkaian Festival Budaya Aco Lundayeh 2018 di Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kaltara begitu kental dengan tradisi dan adat istiadat. Di setiap suku memiliki tarian khas, termasuk Dayak Lundayeh.

Salah satunya busak baku yakni bunga yang beraroma wangi semerbak dan selalu memancarkan  keindahan. Di mana kala itu, masyarakat Lundayeh selalu melibatkan bunga-bunga, di antaranya busak baku di setiap aktivitas. Terutama saat melakukan persembahan kepercayaan, sebelum mereka mengenal Tuhan (animisme).

Busak baku terbilang cukup unik, dia tumbuh seperti kecombrang yang secara parsial, lalu bunga yang juga ditopang oleh akar yang merambat ini dianggap mencerminkan kedamaian.

Sehingga nenek moyang dulu menggambarkan kehidupan Dayak Lundayeh yang harmonis, kuat dan menyatu dengan filosofi busak baku ini.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC)  PDL Tarakan Yonsep Buing mengatakan, sebenarnya tarian Busak Baku yang dibawakan kembali oleh Sanggar Tari Rasat Eco di bawah binaan Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Tarakan yang dipimpin Sri Wiyani , ini sudah ada sejak dahulu kala. Diperkirakan sekitar abad ke 7 yang berasal dari syair-syair khas Lundayeh di mana, seni syair ini menjadi salah satu budaya yang hampir punah saat ini.

"Syairnya berjudul Ulun Busak Baku. Kami memang sering menampilkan tarian ini, seiring berjalannya waktu kami juga menambahkan kreasi gerakan di dalamnya," jelas Yonsep beberapa waktu lalu.

Dulu kata Yonsep, tarian Busak Baku hanya mengandalkan tangan dan gerakan koreografi yang melingkar. Berbeda saat ini, yang menambahkan beberapa properti seperti gong dan artifisial busak baku.

"Jadi busak baku ini terkenal dengan kecantikannya, sehingga kami memang memanfaatkan gong untuk digunakan sebagai median tari. Di mana ada seorang penari yang menari di atas gong tersebut. Makna dari gerakan itu adalah kecantikan yang terpancar dari busak baku," jelas lelaki yang berdomisili di Tarakan ini.

Selain itu kata Yonsep, filosofi busak baku juga terdapat pada warna aslinya yakni warna merah atau bahasa Lundayeh-nya mesia. Masyarakat Lundayeh percaya, warna merah bisa menjadi penyemangat yang tak pernah pudar. Warna hijau atau mebaleng melambangkan kemakmuran.

"Jadi semua bagian dari busak baku itu terdapat filosofi yang dipegang masyarakat Lundayeh," ungkap Yonsep.

Dalam menampilkan tarian Busak Baku, juga diiringi dengan syair-syair khas Lundayeh, yang menceritakan tentang seorang perempuan yang baik hati juga murah hati, tulus dan adil. "Di mana masyarakat Lundayeh juga berlomba-lomba dalam hal kebaikan," jelas Yonsep.

Tarian ini dulunya, digunakan atau ditampilkan penyambutan tamu khusus, tarian ini masuk dalam jenis tarian ajakan. Semakin banyak yang melingkar maka akan semakin bagus.

"Artinya itu mencerminkan ikatan emosional yang tidak terputus-putus. Di tarian ini juga tidak ada lagi yang memandang kasta, di sini lah bisa saling bersama tanpa harus membeda-bedakan," tuturnya.

Harapan Yonsep, dengan dapat melestarikan tari-tarian ini, menjadikan warisan budaya bagi anak-anak muda suku Lundayeh, yang meski sudah hidup di zaman serba modern tetapi mereka tetap harus melestarikan budaya dari nenek moyang ini. (*/nri)

Judms: Busak Baku Melambangkan Kebersamaan dan Kerharmonisan


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .