MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 19 Juli 2018 21:12
Transportasi Online Dianggap Ilegal

Grab Klaim Sudah Kantongi IzinĀ 

AKSI DAMAI : Para pengemudi transportasi konvensional yang tergabung dalam Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Tarakan melakukan aksi penolakan transportasi online di depan Kantor DPRD Tarakan, Kamis (19/7).

PROKAL.CO, TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Tarakan, yang mana menolak beroperasinya taksi online yang hingga kini belum memilki izin operasi.

Perwakilan taksi konvensional Tarakan, Sugianto mengatakan jika taksi online dibiarkan beroperasi terus tanpa izin, maka akan menimbulkan gesekan di masyarakat. Sehingga mereka berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan mengambil kebijakan yang lebih serius. 

Tak hanya itu, mereka pun pernah mendapati salah seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) yang masih berseragam lengkap, di jam-jam kerja beropeasi sebagai pengemudi taksi online. Dikhawatirkan akan banyak yang mengikuti. Karena itu, pihaknya menuntut penutupan aplikasi transportasi online untuk wilayah Bumi Paguntaka. 

“Sesuai aspirasi dari teman-teman taksi konvensional, mengerucut pada dua hal. Menutup aplikasi dan menolak adanya transportasi online,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang personel SPTI Tarakan, Abdullah mengatakan kesepakatan awal dari pemegang saham dari aplikasi taksi online sudah berjanji akan tetap menaungi taksi konvensional yang sudah ada di Kota Tarakan, bukan menambah sopir. 

“Kami sudah sadari, kalau ingin memajukan Kota Tarakan, sudah seharusnya diganti. Dan sudah setuju, tetapi harus ada bantuan dari pemerintah jika transportasi online harus masuk,” ujarnya.

Pihaknya menolak adanya taksi online di Tarakan, karena sudah lelah setiap hari harus mengulang menahan pengemudi taksi online yang beroperasi tanpa izin. Sehingga berharap adanya kebijakan dari pemerintah yang dilakukan untuk mencegah taksi online beroperasi tanpa izin. 

“Katanya ada transportasi online membuka lapangan pekerjaan, tetapi tidak seperti ini. Menindas lapangan pekerjaan kami, masyarakat kecil,” ujarnya.

Pihaknya sendiri siap untuk mengikuti perkembanga teknologi, tetapi dengan dibimbing dan dibantu. Agar dapat mengikuti perkembangan teknologi, artinya dapat diakomodir, bukan dibiarkan berlarut terus tanpa adanya penyelesaian apapun.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengatakan untuk pengemudi online yang didapati sebagai ASN akan ditindaklanjuti. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, maka akan disiapkan sanksi.

“Itu pelanggaran, karena tidak ada izinnya, saya imbau masyarakat untuk membantu pemerintah, karena perushaan transportasi online tersebut tidak ada izinnya. Dianggap ilegal,” ujarnya. 

Untuk sanksinya sendiri akan diberikan secara urutannya, mulai dari peringatan sampai hingga tindakan. Sofian mengimbau, taksi online tidak memiliki izin, dilarang untuk beroperasi.

“Besok kami mengundang pengelolaya untuk dimintai keterangan, sehingga menjadi lebih jelas,” tambahnya.

Ketua DPRD Tarakan, Salman Aradeng menambahkan, dari hasil rapat disepakati transportasi online tidak dapat beroperasi di Tarakan. Dan pemerintah kota tidak akan mengeluarkan rekomendasi untuk proses pemutusan izin untuk taksi online di tingkat provinsi kecuali mematuhi aturan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 rentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, yakni melibatkan angkutan umum yang sudah ada.

“Kami nantinya akan mengundang pihak mereka untuk menyampaikan hasil rapat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Tarakan, AKBP Yudhistira Midyahwan mengatakan pihaknya mendukung tindakan yang diambil oleh Pemkot Tarakan bahwa untuk angkutan sudah seharusnya memiliki izin dari Dinas Perhubungan Tarakan. Baik izin trayek maupun izin KIR. Selama belum dipenuhi dari syarat-syarat plat nomor, identitas, dan semuanya maka akan ditindak di lapangan bila ada beroperasi angkutan orang atau barang yang tidak izin maupun SIM.

“Akan kami tilang untuk dibawa ke pengadilan,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada angkutan umum untuk tidak berbuat main hakim sendiri, maupun swipping. Jika menemukan maka harus menginfokan kepada aparat keamanan, sehingga pihaknya yang akan menindak dan menilang melalui peraturan yang sudah ada.

“Penilangan akan dilakukan sesuai prosedur, di tempat atau di pos lalu lintas. Tindakan sudah kami lakukan sejak dua bulan terakhir sudah 12 taksi online yang ditilang,” pungkasnya. 

Terpisah, saat dikonfirmasi, Perwakilan Transportasi Online Grab Tarakan, Indra menyampaikan kehadiran Grab saat ini adalah untuk masyarakat, pihaknya tetap memperjuangkan untuk bisa merealisasikan kehadiran Grab di Kota Tarakan.

"Alhamdulillah dukungan dari masyarakat selama ini memberikan semangat kepada kami untuk memperjuangkan kehadiran kami di sini," ujarnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltara sudah mengeluarkan surat menyetujui izin operasional di Kaltara khususnya Tarakan.

"Saat ini kita hanya tinggal melaksanakan uji KIR, setelah uji KIR akan keluar SK dari Gubernur Kaltara langkah terakhir itu," bebernya.

Syarat uji KIR ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, hal ini menjadi acuannya untuk merealisasikan kehadiran Grab di Tarakan.

"Saat ini kita sudah berada di pasal  48 yang bunyinya apabila gubernur sudah menyetujui izin operasional, yang kami lakukan adalah rekomendasi yang dikeluarkan wali kota, dari rekomendasi itu kita melakukan uji KIR dan nantinya mendapatkan tanda khusus tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB)," tuturnya.

Dirinya mengungkapkan saat ini tergantung dari Wali Kota  Tarakan lagi, apakah memberikan rekomendasinya atau tidak.

"Yang jelas tadi pagi kami sudah berkoordinasi dengan Dishub Tarakan untuk melakukan uji KIR, tapi entah kenapa alasannya miss komunikasi sehingga dibatalkan, karena menunggu keputusan dari Wali Kota Tarakan," bebernya. (*/naa/jnr/nri)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 14:46

XC Race Lombakan Empat Kelas

DALAM pelaksanaan XC Race pada Desember mendatang di Bumi Paguntaka, akan ada dua kategori. Yakni kategori…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:53

Segarkan Harimu dengan Manisnya Es Krim

Siapa sih yang tidak kenal dengan es krim? Meski sudah ada sejak dahulu, sensasi es krim tidak pernah…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:51

Sate Es Krim

Tidak hanya daging dan buah yang dibuat sate. Ternyata es krim juga bisa loh. Selain bentuknya yang…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:50

Es Krim Cokelat

Nah biasanya untuk mendapatkan rasa cokelat, kita menggunakan perasa cokelat. Tapi pada es krim cokelat…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:47

Jalur Sepeda Harus Dihidupkan Kembali

TARAKAN – Jalur sepeda di Bumi Paguntaka perlu dihidupkan kembali. Hal itu pula yang disampakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:43

Road Race di PON Papua Masih Tanda Tanya

TARAKAN – Sekitar 50 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:41

Tim YFR Naik Podium Pertama di Latber Time Rally

TARAKAN –Latihan Bersama (Latber) Time Rally Wisata 2018 yang digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Gang Punti Tak Kunjung Dilirik

TARAKAN - Ketua RT 16, Kelurahan Karang Harapan, Muhammad Saleh, mengatakan banyak titik jalan yang…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:19

Kehabisan Anggaran, Terancam Utang Rp 3 Miliar

TARAKAN - Kondisi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan over kapasitas berakibat anggaran…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:18

Kehabisan Anggaran, Terancam Utang Rp 3 Miliar

TARAKAN - Kondisi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan over kapasitas berakibat anggaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .