MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 19 Juli 2018 11:09
Jembatan Meranti Akan Difungsikan Tahun Depan
SEGERA DIFUNGSIKAN: Jika persoalan lahan rampung, jembatan Meranti ini dapat difungsikan guna mempersingkat waktu tempuh Tanjung Selor Hilir-Tanjung Palas. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Direncanakan 2019 mendatang,Jembatan Meranti yang selama ini hanya menjadi salah satu proyek ‘pajangan’ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bakal difungsikan sebagaimana mestinya.

Sebab, upaya dalam penyelesaian permasalahan lahan untuk jalan penghubung antara Tanjung Selor Hilir–Tanjung Palas terus menunjukan arah yang positif.

Ditambah dengan adanya pressure dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan. Proyek jembatan yang telah menghabiskan anggaran Rp 37 miliar nantinya akan memiliki manfaat yang lebih. Hal ini pun diakui oleh Ketua Komisi I DPRD Bulungan, Masnur Anwar. Dikatakannya bahwa selama ini pihaknya sudah semaksimal mungkin melakukan pressure tehadap Pemkab Bulungan. Tujuannya, agar permasalahan lahan segera usai terhadap masyarakat selaku pemilik lahan.

Pressure sudah kami lakukan. Karena kita tahu dampaknya bila ini terus berlarut akan semakin banyak masyarakat sendiri yang mengeluh,” ungkapnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya.

Namun, lanjutnya, hasil dari pressure yang sudah dilakukanya bahwa terkait penganggaran dalam penyelesaian permasalahan sekaligus pembangunan jalan nantinya sudah ada. Akan ada campur tangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk pembenahan jalannya.

“Jadi nanti jika sudah dibangun jalan tentunya jembatan itu bisa dilewati. Dan pengendara tak perlu berputar lebih jauh lagi. Baik dari arah Tanjung Palas–Tanjung Selor atau sebaliknya,” ujarnya.

Pihaknya berharap, segala upaya yang telah dilakukannya yakni mengenai penyelesaian dan pembangunan jalan benar adanya dapat terakomodir. Namun, lagi-lagi pihaknya memastikan bakal terus mem-pressure pemerintah terkait.

“Tapi, di sisi lain kami meminta masyarakat juga dapat bersabar. Insya Allah segala angan yang selama ini menjadi harapan dapat terakomodir,” katanya.

Apalagi, diketahui sejauh ini penyerapan anggaran mengenai pembangunan masih terbilang cukup minim. Oleh karenanya, perlu adanya dorongan agar hal itu tak terjadi secara terus-menerus. Untuk itulah selaku peran legislatif akan melakukan upaya tersebut. “Kita di sini akan terus mendorong pemerintah juga untuk lebih baik,” tuturnya.

Sementara, seperti diberitakan sebelumnya bahwa Kepala Bidang Bina Marga DPU-PR Bulungan, Fakhrudin mengakui belum difungsikannya lantaran permasalahan lahan belum selesai. “Tapi, kita tetap melakukan langkah-langkah lain. Yang mana, akan mengalihkan jalur warga Buluh Perindu ke Jembatan Gunung Seriang, sambil menunggu proses ganti rugi lahan diselesaikan,” kata Fakrudin.

Sebenarnya, aku dia, yang menjadi masalah tidak hanya pembebasan lahan, tapi juga untuk pembuatan badan jalan selebar 30 meter sulit. “Hanya pulau kecil jadi susah, apalagi ada lekukan di ujung jembatan sehingga susah dikerjakan,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya juga harus merevisi ulang perencanaan pembuatan badan jalan. “Tapi tahun ini kami fokus mendekatkan jarak masyarakat ke Tanjung Palas, tidak hanya warga Buluh Perindu, tapi juga warga lainnya,” katanya seraya mengatakan akan melakukan pembenahan jalan agar bisa dilalui, minimal pemasangan batu agergat. Karena sifatnya hanya jalan sementara.

“Nanti pembenahannya akan menggunakan DAK (dana alokasi khusus) Rp 2 miliar,” timpalnya.

Sementara, Bupati Bulungan H. Sudjati mengatakan, untuk pembebasan lahan masih banyak warga yang belum bisa menunjukkan bukti kepemilikan lahan. “Jadi itu yang menjadi kendala, sebab hanya pengakuan saja,” ujarnya.

Padahal sudah ada tim appraisal melakukan penghitungan. Jika masyarakat dapat menunjukkan dokumen kepemilikan baru diproses ganti rugi. “Nanti ganti ruginya melalui DPU-PR,” singkatnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:24

Setiap Rumah Wajib Kibarkan Bendera

TANJUNG SELOR - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun yang akan jatuh…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:20

Tak Terima Mutasi Sistem Transaksional

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Ishak…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:18

Berkas Dikembalikan, Dianggap Tidak Lengkap

TANJUNG SELOR – Perkara  kecelakaan laut Speedboat (SB) Harapan Baru beberapa bulan lalu, …

Kamis, 16 Agustus 2018 12:16

Bupati: Disanksi Sesuai Bentuk Pelanggaran

TANJUNG SELOR -   Bupati Bulungan H. Sudjati berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada…

Rabu, 15 Agustus 2018 22:30

Optimistis Bebas Lokalisasi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Program penutupan lokalisasi di Kaltara khususnya Tarakan-Nunukan memang sempat…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:39

Usulan CPNS Diminta Terperinci

TANJUNG SELOR – Penetapan waktu pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .