MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 19 Juli 2018 11:09
Jembatan Meranti Akan Difungsikan Tahun Depan
SEGERA DIFUNGSIKAN: Jika persoalan lahan rampung, jembatan Meranti ini dapat difungsikan guna mempersingkat waktu tempuh Tanjung Selor Hilir-Tanjung Palas. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Direncanakan 2019 mendatang,Jembatan Meranti yang selama ini hanya menjadi salah satu proyek ‘pajangan’ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bakal difungsikan sebagaimana mestinya.

Sebab, upaya dalam penyelesaian permasalahan lahan untuk jalan penghubung antara Tanjung Selor Hilir–Tanjung Palas terus menunjukan arah yang positif.

Ditambah dengan adanya pressure dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan. Proyek jembatan yang telah menghabiskan anggaran Rp 37 miliar nantinya akan memiliki manfaat yang lebih. Hal ini pun diakui oleh Ketua Komisi I DPRD Bulungan, Masnur Anwar. Dikatakannya bahwa selama ini pihaknya sudah semaksimal mungkin melakukan pressure tehadap Pemkab Bulungan. Tujuannya, agar permasalahan lahan segera usai terhadap masyarakat selaku pemilik lahan.

Pressure sudah kami lakukan. Karena kita tahu dampaknya bila ini terus berlarut akan semakin banyak masyarakat sendiri yang mengeluh,” ungkapnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya.

Namun, lanjutnya, hasil dari pressure yang sudah dilakukanya bahwa terkait penganggaran dalam penyelesaian permasalahan sekaligus pembangunan jalan nantinya sudah ada. Akan ada campur tangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk pembenahan jalannya.

“Jadi nanti jika sudah dibangun jalan tentunya jembatan itu bisa dilewati. Dan pengendara tak perlu berputar lebih jauh lagi. Baik dari arah Tanjung Palas–Tanjung Selor atau sebaliknya,” ujarnya.

Pihaknya berharap, segala upaya yang telah dilakukannya yakni mengenai penyelesaian dan pembangunan jalan benar adanya dapat terakomodir. Namun, lagi-lagi pihaknya memastikan bakal terus mem-pressure pemerintah terkait.

“Tapi, di sisi lain kami meminta masyarakat juga dapat bersabar. Insya Allah segala angan yang selama ini menjadi harapan dapat terakomodir,” katanya.

Apalagi, diketahui sejauh ini penyerapan anggaran mengenai pembangunan masih terbilang cukup minim. Oleh karenanya, perlu adanya dorongan agar hal itu tak terjadi secara terus-menerus. Untuk itulah selaku peran legislatif akan melakukan upaya tersebut. “Kita di sini akan terus mendorong pemerintah juga untuk lebih baik,” tuturnya.

Sementara, seperti diberitakan sebelumnya bahwa Kepala Bidang Bina Marga DPU-PR Bulungan, Fakhrudin mengakui belum difungsikannya lantaran permasalahan lahan belum selesai. “Tapi, kita tetap melakukan langkah-langkah lain. Yang mana, akan mengalihkan jalur warga Buluh Perindu ke Jembatan Gunung Seriang, sambil menunggu proses ganti rugi lahan diselesaikan,” kata Fakrudin.

Sebenarnya, aku dia, yang menjadi masalah tidak hanya pembebasan lahan, tapi juga untuk pembuatan badan jalan selebar 30 meter sulit. “Hanya pulau kecil jadi susah, apalagi ada lekukan di ujung jembatan sehingga susah dikerjakan,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya juga harus merevisi ulang perencanaan pembuatan badan jalan. “Tapi tahun ini kami fokus mendekatkan jarak masyarakat ke Tanjung Palas, tidak hanya warga Buluh Perindu, tapi juga warga lainnya,” katanya seraya mengatakan akan melakukan pembenahan jalan agar bisa dilalui, minimal pemasangan batu agergat. Karena sifatnya hanya jalan sementara.

“Nanti pembenahannya akan menggunakan DAK (dana alokasi khusus) Rp 2 miliar,” timpalnya.

Sementara, Bupati Bulungan H. Sudjati mengatakan, untuk pembebasan lahan masih banyak warga yang belum bisa menunjukkan bukti kepemilikan lahan. “Jadi itu yang menjadi kendala, sebab hanya pengakuan saja,” ujarnya.

Padahal sudah ada tim appraisal melakukan penghitungan. Jika masyarakat dapat menunjukkan dokumen kepemilikan baru diproses ganti rugi. “Nanti ganti ruginya melalui DPU-PR,” singkatnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 21:26

Pemprov Mau Beli Pesawat, Ini yang Ditunggu...

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara),  membeli…

Jumat, 19 Oktober 2018 20:54

Kontraktor Terkendala Mobilisasi Material

TANJUNG SELOR - Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR)…

Jumat, 19 Oktober 2018 20:53

Kontraktor Terkendala Mobilisasi Material

TANJUNG SELOR - Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR)…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:36

DJKA Bantu Pengembangan Kereta Api

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara menyebutkan detail engineering design…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:32

Pergub Pembebasan PKB Berpotensi Diperpanjang

TANJUNG SELOR - Penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 29 dan 30 tahun 2018 berdampak signifikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:31

Program Presiden Terasa di Kaltara

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie mengatakan, program Presiden…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:15

Puluhan Pegawai Kecamatan Jalani Tes Urine

TANJUNG SELOR – Puluhan pegawai di lingkungan kantor kecamatan, kantor Desa Salimbatu, Tanjung…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:12

Kelanjutan Pembangunan Jalan Tergantung APBD

TANJUNG SELOR - Salah satu pembangunan ruas jalan yang tahun ini direalisasikan Pemkab Bulungan adalah…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:01

Perda Karthutla Ditarget Segera Rampung

TANJUNG SELOR - Sejumlah bentuk bencana alam, baik skala kecil maupun besar dinilai sangat berpotensi…

Kamis, 18 Oktober 2018 21:02

Formasi Guru Jadi Primadona

TANJUNG SELOR – Secara umum, pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .