MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 Juli 2018 16:02
AC Isi Kotak Permen dengan Sabu
DIAMANKAN: AC sudah diamankan di Mapolres Nunukan pasca penangkapan dirinya, Sabtu (14/7). POLRES UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Salah seorang pria paruh baya diamankan pihak kepolisian setelah diketahui memiliki narkotika golongan satu jenis sabu-sabu yang disimpan di dalam kotak permen, Sabtu (14/7).

Tak hanya sabu-sabu, ia juga mempunyai seperangkat alat isapnya serta timbangan digital. Dia diduga pengedar sabu-sabu yang menjualnya di daerah Nunukan Selatan. Atas hal itu, pria berinisial AC itu pun diamankan.

Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, AC diamankan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat yang menduga AC mempunyai sabu-sabu dan sedang berada di salah satu rumah di Jalan Anasta Wijaya, Kelurahan Mansapa, Nunukan Selatan.

“Personel Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan langsung menindak lanjut informasi tersebut dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan,” ujar Karyadi.

Hasil penyelidikan membuahkan hasil dengan menemukan seseorang sesuai dengan informasi masyarakat sebelumnya. Tindakan mengamankan pun langsung dilakukan personel Satreskoba dengan gerebek rumah yang ditempati AC.

Personel pun langsung melakukan penggeledahan badan serta rumah yang ditinggali AC. Alhasil, personel menemukan barang bukti berupa 12 bungkus plastik warna transparan dengan ukuran berbeda-beda yang diduga berisikan sabu-sabu.

“Setelah diperiksa ternyata benar sabu. Setelah ditotal, beratnya mencapai 13/51 gram,” kata Karyadi.

Sabu tersebut ditemukan di dalam 3 kotak permen dengan ukuran berbeda-beda. Selain sabu, seperangkat seperangkat alat hisapnya serta timbangan digital juga ditemukan. Atas barang bukti tersebut, AC pun langsung digiring ke Mapolres Nunukan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, AC mendapatkan barang bukti tersebut dari seseorang di Sebatik yang sedang dalam penyelidikan personel Satreskoba. Jika memungkinkan dilakukan pengembangan, Karyadi memastikan personel Satreskoba akan lakukan pengembangan.

“Jika ada perkembangan akan kami sampaikan. Sementara AC, seraya dilakukan pemeriksaan, ia akan mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Nunukan,” beber Karyadi. (raw/nri)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 10:09

Anggota PPK Terancam Disanksi

NUNUKAN – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di Kecamatan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:06

Apa Kabar Pengerjaan Terminal Baru Pelabuhan Tunon Taka..??

NUNUKAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan menargetkan pengerjaan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:03

Lahan Tidur Disulap Kebun Jagung

NUNUKAN – Untuk membantu menambah penghasilan para petani, perlu ada…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:02

Waspada! Penipu Online Catut Foto ASN

NUNUKAN – Belum lama ini, beredar foto dari salah seorang…

Jumat, 15 Februari 2019 15:14

BPK Beraksi, Bupati Akui Gelisah

NUNUKAN – Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Republi Indonesia (RI) Provinsi…

Jumat, 15 Februari 2019 15:12

Pemerintah Malaysia Kembali Deportasi 153 WNI

NUNUKAN – Sebanyak 153 warga negara Indonesia (WNI), terpaksa dipulangkan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:57

Dewan Pusat Malaysia Pantau Sektor Perikanan di Sebatik

NUNUKAN – Dewan Pusat Malaysia berkunjung ke Pulau Sebatik, melihat…

Jumat, 15 Februari 2019 14:55

Perusahaan Tetap Akan Bayar Hutang

NUNUKAN – PT Sempurna yang berlokasi di Desa Bambangan, Kecamatan…

Kamis, 14 Februari 2019 10:18

Utang Rp 10 M, Perusahaan Berhenti Beroperasi, Petani Sawit Menuntut Pelunasan

NUNUKAN – Perusahaaan yang mengelola tanda buah sawit menjadi minyak…

Kamis, 14 Februari 2019 10:16

Penarikan Retribusi Alun-Alun Terbentur Aturan

NUNUKAN – Tuntutan pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*