MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 Juli 2018 16:01
Soroti Kinerja Aparat

Menyoal Penutupan Jalur Ilegal

MINTA DITUTUP: Seluruh jalur ilegal yang ada di garis perbatasan Indonesia-Malaysia harus segera ditutup. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Selain menyoroti kondisi listrik di Kabupaten Nunukan, Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat (AMPERA) juga ikut menyoroti kondisi perbatasan yang sangat banyak pintu masuk, maupun keluar yang digunakan untuk jalur ilegal.

Penangungjawab Ampera Kabupaten Nunukan, Jumadi Arisal mengatakan, bahwa ada ketidakseriusan para instansi maupun aparat yang melakukan pengawasan pintu masuk, maupun keluar di garis batas negara.

“Ampera sempat melakukan diskusi bersama dengan instansi terkait, terkait jalur ilegal ini tanggungjawab siapa sebenarnya. Kenapa hingga saat ini, jalur ilegal masih marak digunakan,” kata Jumadil Arisal kepada media ini kemarin.

Menurutnya, dari hasil diskusi yang dilakukan bersama dengan beberapa instansi, telah memberikan sejumlah rekomendasi. Namun setelah dibaca dari rekomendasi yang disampaikan. Semua masih datar dan telah pernah dilakukan sebelumnya.

Lanjut dia, seharusnya lebih baik dipertegas, bahwa jalur ilegal harus ditutup. Karena jalur kerap digunakan dapat diketahui, walaupun disebutkan ada ribuan jalur ilegal di perbatasan ini. Namun perlu dicatat bahwa tidak semua dilalui untuk melakukan aktivitas.

“Seperti di Sebatik, jelas di mana barang masuk dan keluar. Karena ada dermaga yang disiapkan. Kenapa dermaga tersebut tidak ditutup saja. Sepertinya masih ada pembiaran,” tegasnya.

Dia membuktikan bahwa jalur ilegal masih terbuka lebar dan terjadi pembiaran, ketika dua tahun berturut terjadi kecelakaan laut di perairan Sebatik. Jika ingin dipertegas, kejadian Februari 2017 menjadi catatan penting bagi seluruh instansi terkait, bahwa praktek ilegal harus dihilangkan.

Dia menambahkan, kejadian kecelakaan 29 Juni, membuktikan bahwa jalur ilegal masih terbuka luas. Baik jalur untuk orang, maupun barang tak ada yang awasi. Jika tahun ini tak ditutup, tidak menutup kemungkinan kejadian yang sama akan terulang kembali.

“Kami butuh ketegasan, aktivitas ilegal di perbatasan harus ditindak tegas. Lebih baik dicegah sekarang, daripada hanya melakukan pembiaran,” tuturnya.

Sementara itu, Perwakilan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan, Nur Bintang mengatakan, untuk mengatasi jalur ilegal khusus untuk pelintasan manusia atau TKI, maka perlu ada kerja sama dari instansi terkait.

“Saya dari BP3TKI Nunukan sangat sepakat menolak jalur ilegal, terkait migrasi manusia. Begitu pula distribusi barang jika tanpa aturan,” kata Nur Bintang.

Menurtunya, Tanggungjawab pelintasan menggunakan jalur ilegal, perlu pengawasan yang lebih ketat dari semua instansi terkait. Serta dapat bersinergi dengan masyarakat. Pengawasan secara bersama sangat perlu dilakukan.

“Perlu ada pengawasan bersama, jika ingin memerangi praktek ilegal di Nunukan ini,” pesannya. (nal/nri)

 


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 12:22

Biaya Bervariasi, Tergantung Kebutuhan Caleg

NUNUKAN – Pertarungan pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, aroma pesta demokrasi mulai panas.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:13

Swasembada Ayam, Pemerintah Tak Mampu Hentikan Pasokan Luar

NUNUKAN – Meskipun merasa telah swasembada ayam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan ternyata…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:10

Kasus Pungli Sebatik Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN – Setelah setahun dilakukan penyidikan, kasus dugaan pungli agen pelayaran di Sebatik…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:07

BAHAYA..!! Wabah Flu Burung Kembali Mengancam

NUNUKAN – Wabah flu burung kembali mengancam wilayah Sabah, Malaysia. Saat ini mulai diantisipasi…

Rabu, 15 Agustus 2018 12:56

Penanganan Abrasi Tanggung Jawab Kemen PUPR

NUNUKAN – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ari Yusnita mengaku telah menyampaikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:57

Cuaca di Tanah Suci Mencapai 44 Derajat

NUNUKAN - Cuaca panas yang terjadi di Tanah Suci saat ini mencapai 44 derajat selsius. Sehingga, jamaah…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:52

Menuju Lumbis Ogong, Perahu Karam

NUNUKAN – Rencana anggota legislator Nunukan yang ingin melakukan reses bersama masyarakat di…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:26

Calo TKI Diduga Lindungi Tersangka

NUNUKAN – Kepolisian dan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:15

Andalkan Dana Bagi Hasil

NUNUKAN – Sumbangsih pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Nunukan dinilai masih minim. Untuk…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:08

Warga Inisiatif Perbaiki Jalan

NUNUKAN – Warga Rukun Tetangga (RT) 13  Bukit Cinta, Kelurahan Nunukan Tengah, tak ingin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .