MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 16 Juli 2018 08:57
INGAT..!! Beras Sachet untuk Masyarakat Kecil

Masih Uji Coba di Pulau Jawa

ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, PENDISTRIBUSIAN beras sachet dari Perum Bulog telah tersebar di sebagian wilayah Jawa, sebagai uji coba. Rencananya beras sachet tersebar di semua wilayah Indonesia, termasuk Tarakan.

Kepala Seksi Komersial dan Pengembangan Bisnis Bulog Lenrajuni R Purba menerangkan beras Bulog ini telah didistribusikan, tetapi masih dalam tahap uji coba. Karena itu, pendistribusiannya masih hanya sekitar wilayah Jawa dan belum sampai ke Kalimantan atau wilayah lainnya di Indonesia.

Tetapi, pendistribusian ke Tarakan belum diketahui kapan dimulai. “Karena prosesnya semua di pusat, dan masih dalam tahap uji coba. Sudah ada rencana untuk didistribusikan ke semua wilayah Indonesia termasuk Tarakan,” ungkapnya.

Beras sachet ini merupakan program terobosan Perum Bulog pada 2018 ini, untuk penyediaan bahan pokok yakni beras. Untuk meningkatkan pemenuhan pilar ketersediaan, keterjangkauan pangan yang akhirnya berimplikasi pada stabilisasi harga pokok pangan.

Beras yang digunakan merupakan beras premium dengan referensinya disesuaikan dengan konsumen tiap daerah yakni  pera atau pulen, dengan berat kemasan 200 gram per sachet-nya. Satu sachet ini setara dengan nasi sejumlah 3 piring makan atau cukup untuk konsumsi satu orang per harinya. “Jadi bisa dimakan untuk satu hari oleh satu orang, karena bisa dimakan sebanyak tiga piring,” ujarnya.

Tujuan program beras sachet ini, untuk penetrasi seperti beras premium dengan jaminan kualitas yang sama. Karena disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Tidak semua orang dapat membeli beras dengan kapasitas yang besar sehingga adanya beras sachet ini, masyarakat kecil dapat menikmati kualitas beras yang bagus dengan kapasitas yang lebih kecil.

Selain itu juga, dapat meningkatkan alternatif pilihan produk, sehingga masyarakat dapat memilih jumlah produk yang diinginkannya. Untuk saat ini, program ini hanya dilakukan uji coba di Jawa, Jakarta, dan Sulawesi. Untuk daerah lainnya, nantinya pasti akan disiapkan juga.

“Nanti ke depannya, diharapkan beras sachet ini juga dapat dijual di warung-warung, atau toko sembako selain dari jaringan penjualan yang telah ada,” urainya. (*/naa/lim)

 


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 13:28

Masjid Daarussa’aadah, Konstruksi Mirip Rumah Adat

Ragam ciri masjid di Kota Tarakan. Tak hanya bergaya Timur…

Senin, 20 Mei 2019 13:25

Empat Periode Berkat Doa Mustajab Seorang Ibu

Menjabat empat periode sebagai salah seorang wakil rakyat, tak semua…

Senin, 20 Mei 2019 12:55

Sopir Minibus Terbakar Belum Datangi Polisi

TARAKAN-Perkara terbakarnya satu minibus berwarna hitam di Jalan Kusuma Bangsa…

Senin, 20 Mei 2019 12:52

Minim Penyiringan Tanah, Timbunan Terbawa Air

TARAKAN -  Beberapa item pembangunan di lingkungan RT 59, Kelurahan…

Senin, 20 Mei 2019 11:35

Partai Kecil Wait and See

TARAKAN – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) merupakan satu dari tiga…

Senin, 20 Mei 2019 11:34

Penyelesaian Cinema XXI Sudah 85 Persen

TARAKAN – Dari luar gedung Grand Tarakan Mall (GTM) terlihat…

Senin, 20 Mei 2019 11:33

Jelang Mudik, Penambahan Kapasitas 76 Persen

TARAKAN – Menghadapi lonjakan penumpang, khususnya perantauan  yang ingin pulang…

Senin, 20 Mei 2019 11:32

Masjid Fastabiqul Khairat Dibangun dari Donasi Warga Tionghoa

Masjid Fastabiqul Khairat merupakan salah satu masjid terbesar Kelurahan Lingkas…

Senin, 20 Mei 2019 11:30

Effendhi: Lewat Doa, Mereka Rindu Orang Tua

Berkumpul dan berbuka bersama keluarga di Bulan Ramadan merupakan sebuah…

Senin, 20 Mei 2019 11:13

Penggunaan Rupiah di Perbatasan Capai 80 Persen

TARAKAN - Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat, hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*