MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 15 Juli 2018 12:27
“Kami Berdiri di Semua Golongan”
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tarakan Agus Sutanto

PROKAL.CO, KEDATANGAN Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) di Kota Tarakan, tak hanya menyita perhatian masyarakat Kaltara khususnya Tarakan. Begitu pun dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tarakan Agus Sutanto yang juga baru mengetahui soal kedatangannya itu.

“Saya juga baru tahu kalau Wakil Ketua FPI dan dua pendampingnya itu datang. Dan saya tahunya itu saat Pak Wali Kota Tarakan menelepon  yang saat ini sedang ada dinas luar sehingga tidak bisa menemui FPI,” ungkap Agus Sutanto, saat ditemui usai bertemu dengan Wakil Ketua FPI.

Hadirnya Agus di Bandara Juwata Tarakan, tak lain mewakili sikap Pemerintah Kota Tarakan. Sekaligus menyampaikan permohonan maaf Pemkot Tarakan atas ketidaknyamanan warga Tarakan.  “Pada dasarnya kami berdiri di semua golongan,” bebernya.

Diungkapkan Agus, saat ia bertemu dan melakukan komunikasi, sang Wakil Ketua FPI hanya bereaksi biasa. “Yah, mungkin belum paham saja beliaunya. Dan memang adanya miskomunikasi, sehingga mungkin kesempatan lain bisa datang lagi di saat kondisi sudah lebih baik,” katanya. Agus pun menyayangkan, kedatangan Wakil Ketua FPI ke Tarakan tidak melalui koordinasi.

“Organisasi FPI sudah ada di Tarakan dan juga sudah memiliki struktur organisasi. Soal legalitasnya karena ini merupakan organisasi berjenjang, maka untuk legal formalnya sudah terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemenag) sehingga secara legal formal sudah sah. Sehingga FPI yang ada di daerah memang tidak perlu lagi surat keterangan terdaftar (SKT) karena  sudah mengantongi SKT dari Kemenag,” jelasnya.

Hanya menurut Agus, ada beberapa surat yang hingga sampai saat ini kelengkapannya belum terpenuhi.    “Soal melapor sudah ada. Mereka datang ke kantor Kesbangpol kurang lebih 3 bulan lalu. Akan tetapi karena saat itu berkasnya ada yang kurang lengkap, sehingga secara formal belum sah dan hingga sampai saat ini  belum lengkap,” katanya lagi. (eru/lim)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 12:20

Lima Bulan Terakhir, Produksi Sampah Berkurang

TARAKAN - Meski Tempat Pembuangan Sampah (TPA) saat ini sangat…

Jumat, 18 Januari 2019 12:17

Ditemukan Dompeng, Diduga Milik Rustan

TARAKAN - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap warga…

Jumat, 18 Januari 2019 12:15

Dahlan Iskan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

SAMARINDA - Pers tak hanya sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:13

Sembilan ASN Melanggar, Diberikan Pembinaan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah melakukan pengawasan dan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:12

Jadwal Ujian Nasional Dimajukan

TARAKAN - Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan pada…

Jumat, 18 Januari 2019 11:43

Terdakwa Mengaku Hanya Iseng Membuat Video

TARAKAN – Terdakwa terduga terorisme yaitu Agus Salim mengungkapkan alasan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:24

Beli Sabu, Petani Rumput Laut Diamankan Anggota Marinir

TARAKAN – Dua pria yang diketahui merupakan petani rumput laut…

Jumat, 18 Januari 2019 10:32

Ilmu Kepemimpinan Harus Dimiliki Kepala Sekolah

TARAKAN - Panggilan menjadi seorang pemimpin di sekolah bukanlah hal…

Jumat, 18 Januari 2019 10:30

Konstruksi Hancur Digenangi Air

TARAKAN - Kerusakan jalan masih menjadi sorotan teratas bagi masyarakat.…

Jumat, 18 Januari 2019 09:55

Perwali Penggunaan Plastik Segera Diberlakukan

TARAKAN - Akibat sulit didaur ulang, sampah plastik di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*