MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 13 Juli 2018 13:37
Dua Tahun Padam, PJU Tak Kunjung Diperbaiki
TAK MENYALA: Lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Slamet Riyadi RT 7, Kelurahan Karang Anyar tidak berfungsi sejak dua tahun lalu. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Ketua RT 07, Kelurahan Karang Anyar, Suparno mengatakan dua titik lampu penerangan jalan umum (PJU) tak kunjung dibenahi. Padahal kedua PJU tersebut sejak dua tahun lalu tak berfungsi. Berada di daerah tikungan jalan, ia pun memprioritaskan perbaikan lampu tersebut.

“Kalau malam gelap, di pojokan itu sering motor bertabrakan karena pas tikungan baru gelap. Kalau bisa lampu dahulu diperbaiki, itu balonnya saja yang mau diganti,”

Meski berulang kali mengusulkan perbaikan, namun tak kunjung direalisasikan. Ia pun meminta bantuan ke salah satu toko di daerah Jalan Slamet Riyadi.

“Ini pun ada bantuan lampu dari Toko SR sudah lima bulan dipasang. Karena kalau mau sambungkan dari rumah tidak mampu dayanya,” tuturnya kepada Radar Tarakan.

Sebelumnya, banyak pengguna jalan yang jatuh ke drainase saat pembelokan. Sebab drainase yang memiliki lebar sekitar dua meter ini tanpa penutup, dan tidak terlihat saat malam hari.

“Kan gelap, jadi orang yang belok langsung masuk di drainase karena terbuka lebar. Makanya kami beri penutup,” lanjutnya.

2011 lalu ia sempat mengusulkan penutup drainase, dan baru terealisasi dalam 2016. Beberapa bulan kemudian, penutup drainase langsung ambruk. Karena cukup berbahaya, akhirnya ia dan warga swadaya memperbaiki drainase tersebut.

“Karena rawan di daerah itu, makanya baru-baru ini kami kerja bakti,” katanya.

Berbicara mengenai pembangunan fisik di lingkungannya, ia merasa masih banyak yang perlu dibenahi. Termasuk jalan yang memiliki panjang 100 meter, rusak dan berlubang. Konstruksi besi pun bermunculan di badan jalan.

“Sebenarnya banyak, tapi lampu prioritas. Kalau jalan nomor dua atau tiga, yang penting masih bisa dilewati,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah cepat tanggap pembangunan-pembangunan yang diprioritaskan dalam lingkungan RT. Diakunya merasa kecewa dengan adanya musrenbang tanpa direalisasikan.

“Termasuk pembangunan poskamling, posyandu dan fardu kifayah kami belum punya. Kami gabungan enam RT, jadi kalau bisa pemerintah bantu, karena itu kan diharuskan ada,” harapnya. (*/one/udn)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

PLTSa di Kunak, Kontribusi Rp 1 Miliar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya memilih Kawasan Usaha Peternakan (Kunak)…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

Permen-KP 56, Bukan Pelarangan

TARAKAN- Terkait dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen-KP) Nomor…

Rabu, 20 Maret 2019 10:34

Dewi Yul Dituntut 18 Tahun Penjara

TARAKAN – Wanita cantik pengiriman sabu 1 kg yaitu Dewi…

Rabu, 20 Maret 2019 10:31

Putusan Inkrah, JPU Siap Lakukan Eksekusi

TARAKAN – Kasus perkara korupsi bahan mengajar dalam pelaksanaan Program…

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*