MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Juli 2018 12:07
Tawarkan Pengusaha Malaysia MoU

Kadin Pastikan Perdagangan Lintas Batas Dukung Tol Laut

ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tingginya kebutuhan produk Malaysia di Kabupaten Nunukan selaku wilayah perbatasan tak dapat dipungkiri. Sebab, selain jarak, harganya juga terbilang ramah di kantong warga. Hanya saja, proses masuknya ke Nunukan masih terbilang ilegal karena tanpa melalui pelabuhan resmi.

Setelah melalui pemantauan dan pengamatan di lapangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan akhirnya berani mengambil sebuah keputusan dan terhadap peristiwa yang telah lama terjadi tersebut. Salah satunya dengan menawarkan pengusaha Malaysia untuk bekerja sama secara resmi dengan membuat kesepakatan melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang dapat saling menguntungkan.

Kendati demikian, sebelum melakukannya, Kadin Nunukan telah beberapa kali menemui pihak konsulat RI dan membicarakan kebijakan pemerintahan Malaysia dalam hal jalur perdagangan tradisional yang telah terjalin puluhan tahun, khususnya antara Nunukan dan Tawau, Negara Bagian Sabah Malaysia. “Kadin berhasil memprosentasikan apa yang menjadi permasalahan di perbatasan ini dengan para pembesar Malaysia, saat ini hanya menunggu MoU dengan mereka,” ungkap Wakil Ketua Bidang Peningkatan SDM dan Pelatihan Kadin Kalimantan Utara (Kaltara), H. Aidil Hendrik, dalam jumpa pers terkait langkah Kadin dalam perannya membangun ekonomi di perbatasan, Senin (9/7) lalu.

Makanya, lanjutnya, dibentuk sebuah asosiasi Nunukan-Tawau Barter Trade dengan harapan ada perjanjian bisnis dengan keuntungan 60 banding 40. “Perjanjian ini juga tak bertentangan dengan program tol laut di kawasan perbatasan. Apalagi untuk mengatasi disparitas harga kebutuhan pokok di perbatasan,” ungkapnya.

Yang ada, lanjut Aidil, justru saling mendukung. Sebab, ketika produk dalam negeri berlimpah maka dapat dijual ke Malaysia karena adanya perjanjian perdagangan yang telah dilakukan. “Jadi, perlahan-lahan dapat bersaing dengan produk Malaysia,” yakinnya.

Diakui, adanya pelarangan kapal kayu Nunukan masuk ke Tawau sangat berpengaruh terhadap pemasukan pengusaha Malaysia. Sebab, pemasukan yang dialami merosok mencapai 70 persen. Pergerakan ekonomi di Tawau dapat meningkat atau menurun ternyata juga ditentukan dengan aktivitas pengusaha asal Nunukan. “Perekonomian di Tawau bergerak ketika warga Nunukan bebas beraktivitas seperti sebelum ada larangan. Makanya, alasan ini dianggap cukup kuat untuk mengadakan bergaining bisnis yang saling menguntungkan,” ujarnya. (oya/ash)


BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 12:39

Kades Jangan Campuri Pemilu

NUNUKAN –  Proses pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, para…

Senin, 17 Desember 2018 12:37

BMI Harus Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Senin, 17 Desember 2018 12:34

Warga Protes Dikenakan Pajak Restoran

NUNUKAN – Penolakan warga terhadap penarikan pajak restoran 10 persen…

Senin, 17 Desember 2018 11:43

Terjun dari Lantai Dua, Nyawa MS Tak Tertolong

NUNUKAN – Pria berinisial MS (25) nekat lompat dari lantai…

Senin, 17 Desember 2018 09:54

Bawaslu Mewaspadai Mobilisasi BMI

NUNUKAN –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan menegaskan akan melakukan pengawasan…

Senin, 17 Desember 2018 09:53

Polres Amankan 5 Kg Sabu

NUNUKAN – Hanya dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)…

Senin, 17 Desember 2018 09:52

Layanan Rute Nunukan-Tawau Belum Terealisasi

NUNUKAN - pemerintah untuk membuka jalur penyeberangan Nunukan-Tawau (Malaysia) di…

Senin, 17 Desember 2018 09:49

Harga Sembako Jelang Nataru Stabil

HARGA sembako menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dipastikan stabil.…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:54

Perdagangan Perbatasan Harus Dilegalkan

NUNUKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan kembali mengusulkan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:52

Jelang Nataru, Pelni Tidak Tambah Armada

NUNUKAN – Menghadapi arus mudik penumpang tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .