MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Juli 2018 12:07
Tawarkan Pengusaha Malaysia MoU

Kadin Pastikan Perdagangan Lintas Batas Dukung Tol Laut

ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tingginya kebutuhan produk Malaysia di Kabupaten Nunukan selaku wilayah perbatasan tak dapat dipungkiri. Sebab, selain jarak, harganya juga terbilang ramah di kantong warga. Hanya saja, proses masuknya ke Nunukan masih terbilang ilegal karena tanpa melalui pelabuhan resmi.

Setelah melalui pemantauan dan pengamatan di lapangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan akhirnya berani mengambil sebuah keputusan dan terhadap peristiwa yang telah lama terjadi tersebut. Salah satunya dengan menawarkan pengusaha Malaysia untuk bekerja sama secara resmi dengan membuat kesepakatan melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang dapat saling menguntungkan.

Kendati demikian, sebelum melakukannya, Kadin Nunukan telah beberapa kali menemui pihak konsulat RI dan membicarakan kebijakan pemerintahan Malaysia dalam hal jalur perdagangan tradisional yang telah terjalin puluhan tahun, khususnya antara Nunukan dan Tawau, Negara Bagian Sabah Malaysia. “Kadin berhasil memprosentasikan apa yang menjadi permasalahan di perbatasan ini dengan para pembesar Malaysia, saat ini hanya menunggu MoU dengan mereka,” ungkap Wakil Ketua Bidang Peningkatan SDM dan Pelatihan Kadin Kalimantan Utara (Kaltara), H. Aidil Hendrik, dalam jumpa pers terkait langkah Kadin dalam perannya membangun ekonomi di perbatasan, Senin (9/7) lalu.

Makanya, lanjutnya, dibentuk sebuah asosiasi Nunukan-Tawau Barter Trade dengan harapan ada perjanjian bisnis dengan keuntungan 60 banding 40. “Perjanjian ini juga tak bertentangan dengan program tol laut di kawasan perbatasan. Apalagi untuk mengatasi disparitas harga kebutuhan pokok di perbatasan,” ungkapnya.

Yang ada, lanjut Aidil, justru saling mendukung. Sebab, ketika produk dalam negeri berlimpah maka dapat dijual ke Malaysia karena adanya perjanjian perdagangan yang telah dilakukan. “Jadi, perlahan-lahan dapat bersaing dengan produk Malaysia,” yakinnya.

Diakui, adanya pelarangan kapal kayu Nunukan masuk ke Tawau sangat berpengaruh terhadap pemasukan pengusaha Malaysia. Sebab, pemasukan yang dialami merosok mencapai 70 persen. Pergerakan ekonomi di Tawau dapat meningkat atau menurun ternyata juga ditentukan dengan aktivitas pengusaha asal Nunukan. “Perekonomian di Tawau bergerak ketika warga Nunukan bebas beraktivitas seperti sebelum ada larangan. Makanya, alasan ini dianggap cukup kuat untuk mengadakan bergaining bisnis yang saling menguntungkan,” ujarnya. (oya/ash)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 12:24

Setahun, Hasil Laut Lenyap Rp 1,4 T

NUNUKAN – Kekayaan alam Indonesia sudah sangat terkenal banyak di dunia. Termasuk hasil laut yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:21

Rumah di Pesisir Bisa Terima Sertifi kat HGB

NUNUKAN – program penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) oleh Badan Pertanahan Nasional…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:19

Selesai Jalan Masa Hukuman, 89 WNI Dideportasi

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa hukuman di Tawau, Malaysia telah…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:06

Jalur Tawau-Sebatik Kembali Dibahas

NUNUKAN –Surat yang beredar di kalanganmasyarakatSebatikterkaitpembukaanjalurSebatik-Tawau, Malaysia.…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:05

PNS Bukan Pekerjaan Orang Manja

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, membuka dua formasi pendaftaran calon pegawai…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:29

Hanura Tertinggi, PAN-PSI Terendah

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, telah mengumumkan laporan awal dana kampanye (LADK),…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:17

Jamin Tak Ada Pelamar Titipan

 NUNUKAN – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:59

Nelayan Sebatik Dapat Bantuan Kapal dari Kementerian

NUNUKAN - Nelayan di wilayah Nunukan, khususnya Sebatik, mendapat bantuan 60 unit kapal penangkap ikan…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:57

Nunukan Jadi Lokasi Penelitian Kemenhan

NUNUKAN – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia (RI) kembali menyambangi Kabupaten…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:55

Ancam Kurir Tembak di Tempat

NUNUKAN – Para kurir sabu, atau mereka yang baru mencoba menjadi kurir harus memikirkan kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .