MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Juli 2018 12:07
Tawarkan Pengusaha Malaysia MoU

Kadin Pastikan Perdagangan Lintas Batas Dukung Tol Laut

ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tingginya kebutuhan produk Malaysia di Kabupaten Nunukan selaku wilayah perbatasan tak dapat dipungkiri. Sebab, selain jarak, harganya juga terbilang ramah di kantong warga. Hanya saja, proses masuknya ke Nunukan masih terbilang ilegal karena tanpa melalui pelabuhan resmi.

Setelah melalui pemantauan dan pengamatan di lapangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan akhirnya berani mengambil sebuah keputusan dan terhadap peristiwa yang telah lama terjadi tersebut. Salah satunya dengan menawarkan pengusaha Malaysia untuk bekerja sama secara resmi dengan membuat kesepakatan melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang dapat saling menguntungkan.

Kendati demikian, sebelum melakukannya, Kadin Nunukan telah beberapa kali menemui pihak konsulat RI dan membicarakan kebijakan pemerintahan Malaysia dalam hal jalur perdagangan tradisional yang telah terjalin puluhan tahun, khususnya antara Nunukan dan Tawau, Negara Bagian Sabah Malaysia. “Kadin berhasil memprosentasikan apa yang menjadi permasalahan di perbatasan ini dengan para pembesar Malaysia, saat ini hanya menunggu MoU dengan mereka,” ungkap Wakil Ketua Bidang Peningkatan SDM dan Pelatihan Kadin Kalimantan Utara (Kaltara), H. Aidil Hendrik, dalam jumpa pers terkait langkah Kadin dalam perannya membangun ekonomi di perbatasan, Senin (9/7) lalu.

Makanya, lanjutnya, dibentuk sebuah asosiasi Nunukan-Tawau Barter Trade dengan harapan ada perjanjian bisnis dengan keuntungan 60 banding 40. “Perjanjian ini juga tak bertentangan dengan program tol laut di kawasan perbatasan. Apalagi untuk mengatasi disparitas harga kebutuhan pokok di perbatasan,” ungkapnya.

Yang ada, lanjut Aidil, justru saling mendukung. Sebab, ketika produk dalam negeri berlimpah maka dapat dijual ke Malaysia karena adanya perjanjian perdagangan yang telah dilakukan. “Jadi, perlahan-lahan dapat bersaing dengan produk Malaysia,” yakinnya.

Diakui, adanya pelarangan kapal kayu Nunukan masuk ke Tawau sangat berpengaruh terhadap pemasukan pengusaha Malaysia. Sebab, pemasukan yang dialami merosok mencapai 70 persen. Pergerakan ekonomi di Tawau dapat meningkat atau menurun ternyata juga ditentukan dengan aktivitas pengusaha asal Nunukan. “Perekonomian di Tawau bergerak ketika warga Nunukan bebas beraktivitas seperti sebelum ada larangan. Makanya, alasan ini dianggap cukup kuat untuk mengadakan bergaining bisnis yang saling menguntungkan,” ujarnya. (oya/ash)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:00

Minta Segera Lunasi Utang Petani

NUNUKAN – Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit masih…

Selasa, 19 Maret 2019 10:44

Terkendala SDM, Banyak Warga Tak Membayar Retribusi

NUNUKAN – Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan belum maksimal…

Selasa, 19 Maret 2019 10:43

Administrasi Nelayan Ribet Banget, Begini Reaksi Nelayan

NUNUKAN – Para nelayan di Sebatik mengeluhkan proses administrasi atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*