MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 05 Juli 2018 11:39
Temui Terduga WNI, KRI Masih Verifikasi
ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pihak Konsulat Republi Indonesia (KRI) Tawau, akhirnya diberikan akses oleh pihak Malaysia untuk menemui 18 orang yang diduga Warga Negera Indonesia (WNI) ilegal yang diamankan Pasukan Polis Marin (PPM) Malaysia, Jumat (29/6) lalu.

Meski dapat akses, KRI belum bisa memastikan sepenuhnya apakah 18 orang tersebut benar WNI. Sebab, pihaknya masih melakukan verifikasi. Itu diungkapkan Humas Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Firma yang dikonfirmasi media ini.

Firma mengatakan, saat ini pihaknya masih memproses kebenarannya apakah ke-18 orang tersebut benar-benar WNI. “Ya, penentuan WNI bukan hanya sekedar bertemu saja, bisa saja orang Filipina tapi mengaku Indonesia. Untuk itu diproses dahulu seperti mengecek ke keluarga yang ada dan memeriksa dokumen yang mereka bawa,” ungkap Firma.

Dari 18 orang terduga WNI tersebut, diakui Firma sebagian memiliki dokumen kependudukan asal Indonesia. Namun, dirinya belum bisa menyampaikan secara detail lantaran masih dalam penyelidikan. Firma berjanji akan menginformasi kembali jika proses pemeriksaan telah selesai dilakukan. “Berikan kami waktu memperosesnya terlebih dahulu. Jika selesai, nanti akan kami informasi kembali,” beber Firma.

Sebelumnya, 18 diduga WNI tersebut diamankan di salah satu rumah di Batu 4, Tawau, Malaysia. Seluruhnya memang tidak memiliki dokumen resmi bahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Awalnya PPM Malaysia curiga dengan pergerakan mereka sebelumnya di mana ada speedboat dari arah Sei Nyamuk, menuju ke arah Tawau.

Ironisnya lagi, pada saat akan ditahan, speedboat mencoba mnelarikan diri ke arah daratan di Batu 4, Jalan Apas, Tawau, Malaysia. Pada akhirnya speedboat berhasil dihentikan PPM Malaysia. PPM Malaysia akhirnya mendata 18 diduga WNI tersebut terdiri dari tiga lelaki dewasa, delapan perempuan dewasa dan tujuh orang anak.  (raw/ash)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 12:48

Minim Suntikan PAD

NUNUKAN – Kontribusi PT Nusa Serambi Persada (NSP) kepada pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…

Selasa, 11 Desember 2018 15:25

Sertifikasi Profesi Berpengaruh Tinggi

NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon Pegawai Negeri…

Selasa, 11 Desember 2018 15:23

Setelah Mangkir Dua Kali, ZK Diperiksa Satu Jam

NUNUKAN – Meski sempat mangkir dua kali dari panggilan Badan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:20

Honorer Dipertahan hingga 5 Tahun

NUNUKAN – Pengangkatan pegawai honorer di 2019 dipastikan sudah tidak…

Selasa, 11 Desember 2018 15:03

Kasus Kecelakaan Meninggal Dunia Meningkat

NUNUKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan pengendara meninggal…

Senin, 10 Desember 2018 13:06

ASTAGA..!! Rumah Sakit Pratama di Sebuku Ditutup..!! Kenapa Ya..?

NUNUKAN – Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Sebuku diketahui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .