MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 03 Juli 2018 06:52
Amelia, si Kurir Cantik Dipindahkan ke Lapas Tarakan
ILUSTRASI. INT

PROKAL.CO,  

 

TARAKAN – Diduga sering mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan dengan tahanan lain di Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Tarakan Barat, Andi Nur Rizki Amelia dipindahkan ke Lapas Kelas II-A Tarakan. Salah satu tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu 1 kg yang diamankan di Bandara Juwata Tarakan mengalami itu mengalami stres berat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara Brigjen Pol Ery Nursatari kepada Radar Tarakan, bahwa perempuan asli Makassar tersebut telah dipindahkan sejak sebulan lalu. “Dia (Andi Nur Rizki Amelia) stres,” beber Ery.

Selanjutnya Andi Nur Rizki dalam pengawasan Lapas Kelas II-A Tarakan. “Belum ada informasi lagi, apakah dia stres disana atau tidak, saya rasa kalau dia di Lapas Kelas II-A Tarakan lebih baik penanganannya, karena di sana sudah ada dokter,” ucapnya.

Sementara untuk perkembangan kasus yang menyeret empat tersangka di antaranya Andi Rizki Amelia, TT, HN dan DO sudah dalam proses melengkapi berkas hingga P21 dan siap disidangkan nantinya.

“Perkembangan terbaru, kami sudah mendapatkan surat dari LapasNarkotika KelasII-A Sungguminasa, Gowa tempat salah satu tersangka HN yang tidak lain suami dari TT menjalani hukuman untuk dipindahkan di sini, karena dia nanti akan menjalani persidangan disini bersama ketiga tersangka lainnya,” bebernya.

Dalam pemeriksaan sebelumnya HN yang dijemput langsung oleh petugas BNNP Kaltara dari LapasNarkotika KelasII-A Sungguminasa, Gowa tersebut tersebukti memiliki keterlibatan dalam upaya penyelundupan sabu yang dilakukan oleh Amelia di Bandara Juwata Tarakan pada 13 Maret lalu.

“Untuk kasus ini kami memiliki target bisa selesai dalam waktu 2 bulan dan keempat tersangka sudah bisa disidangkan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, 13 Maret lalu petugas Avsec Bandara berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu yang dilakukan seorang wanita dari Makassar, yaitu Andi Nur Rizki Amelia. Penyelundupan tersebut berhasil digagalkan petugas Avsec usai mencurigai adanya gambar yang mencurigakan muncul di monitor security check point (SCP2). Setelah dicek ternyata petugas mendapati adanya sabu-sabu yang disimpan pelaku di botol bedak dan kemasan tisu basah bayi yang beratnya mencapai 1,08 kg. (jnr/lim)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:00

Memperingati Sekaligus Menaikkan Rasa Syukur

TARAKAN – Perayaan Jumat Agung dalam memperingati kematian Tuhan Yesus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

Rencana UNBK pada Tingkatan SD

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, berencana menerapkan sistem Ujian…

Sabtu, 20 April 2019 10:35

Pergi Mandi, Dua HP Raib

TARAKAN – Kelalaian dari masyarakat akan menjadi kesempatan bagi pelaku…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi

TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT…

Sabtu, 20 April 2019 10:08

2020, Optimistis Layani e-ID

TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, optimistis…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah

TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis…

Kamis, 18 April 2019 09:49

Di Kaltara, Jokowi-Amin Unggul 20-an Persen

Hasil sejumlah quick count nasional mengunggulkan pasangan calon presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 09:47

Ratusan Surat Suara Tertukar

TERTUKARNYA ratusan surat suara terjadi di beberapa tempat pemungutan suara…

Kamis, 18 April 2019 09:46

Idolakan Joko Widodo, Ada yang Prediksi Prabowo Menang

Antusias embah-embah di panti jompo, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*