MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Juni 2018 13:28
Menpan-RB Lakukan Sidak Online

Hari Pertama Kehadiran ASN di Tarakan 99 Persen

SIDAK: Plt Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat sidak di hari pertama bekerja usai cuti bersama,Kamis (21/6). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur mengatakan, tidak perlu inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran, Kamis (21/6).

Untuk mengawasi atau mengecek kehadiran aparatur negara, baik itu aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri, sudah menggunakan sistem teknologi. Dengan begitu, tidak perlu lagi sidak ke kantor-kantor pemerintahan seperti yang dilakukan sebelumnya.

“Tentu lebih mudah dan tepat sasaran. Kalau sidak, kan juga terbatas waktu dan sumber daya manusia. Sekarang sudah zamannya teknologi,” ujar Asman.

Sebelumnya, telah diterbitkan surat edaran (SE) Menpan-RB nomor B/8/M.SM.00.01/2018. Dalam SE tersebut dijelaskan, sebagai upaya penegakan disiplin Aparatur Negara, dan optimalisasi pelayanan publik, maka pimpinan instansi pemerintah baik pusat maupun daerah, diminta melakukan pemantauan kehadiran Aparatur Negara setelah pelaksanaan cuti bersama dan libur hari raya Idul Fitri 1439 H.

Dijelaskan, laporan kehadiran ASN yang dimaksud dapat disampaikan melalui aplikasi https://sidina.menpan.go.id secara online. Apabila terdapat kesulitan dalam proses pelaporan, dapat menghubungi melalui aplikasi Whatsapp/SMS di nomor 081398568088.

Laporan yang masuk dari pemerintah pusat dan daerah itu akan diawasi secara langsung oleh Menpan-RB. Jadi, diharapkan tidak ada lagi Aparatur Negara yang menambah libur di luar ketentuan yang telah ditetapkan.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini, para aparatur negara tidak dapat lagi bermalas-malasan maupun kucing-kucingan dengan atasannya. Karena keberadaan dapat termonitor secara langsung. Jadi, pejabat pembina pegawai jangan segan menjatuhkan sanksi bagi ASN yang mangkir.

“Sanksi bagi ASN yang bolos di hari pertama masuk kerja telah diatur, mulai dari teguran lisan hingga pemotongan tunjangan kinerja. Kecuali sakit. Itupun harus dengan menunjukan surat dari pihak rumah sakit,” tegasnya.

Dengan begitu, diharapkan para ASN dapat mematuhi aturan yang berlaku, dan pejabat pembina kepegawaian dapat dengan tegas menjatuhkan sanksi berdasarkan ketentuan SE yang sebelumnya telah dikeluarkan.

Menyoal sidak online, Menpan-RB juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) menggunakan sistem online pada hari pertama masuk kerja, Kamis (21/6).

Sidak yang dilakukan di Command Center Kemenpan-RB, Jakarta itu bertujuan untuk memastikan kehadiran para ASN. “Saya punya alat kontrol baru. Saya bisa lihat secara online kehadiran ASN dari kementerian/lembaga dan pemda. Jadi tidak perlu lagi ke lapangan,” ujar Asman.

Dengan sistem ini, tentu lebih memudahkan sistem pengawasan. Karena, dengan adanya e-government, tanpa diawasi pun para ASN akan merasa terbuang waktunya karena ukuran yang dipakai adalah kinerja masing-masing individu. Artinya, mereka akan rugi jika berleha-leha.

Berdasarkan data Command Center, sebanyak 87 persen ASN kementerian/lembaga dan pemda di seluruh Indonesia sudah hadir. Namun, itu bukan angka pasti hari ini. Sebab, data masih terus bergerak, persentase kehadiran tentu akan terus berubah.

“Tapi ada juga ASN yang saat cuti bersama kemarin menjalankan tugas. Itu diganti setelah Lebaran,” jelas Asman. 

“Saya berharap di era modern ini, semua kantor pemerintah sudah menerapkan e-government dan e-office. Pemda dan kementerian/lembaga yang menerapkan e-office kita harapkan multi fungsi,” tuturnya.

Sementara itu di Tarakan, hari pertama masuk kerja Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat melakukan sidak di area Gedung Gabungan dinas-dinas (Gadis) Tarakan pada pukul 08.00 Wita, terlihat para ASN sudah masuk semua di hari pertama.

Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan dihari pertama bekerja setelah cuti bersama hari raya Idulfitri, pelayanan tetap berjalan seperti biasanya dan tidak ada yang terhambat. Meskipun ada yang tidak hadir, yang terpenting tetap tidak menghambat aktivitas seperti biasanya.

“Saya sudah mendapatkan laporan, tetapi belum semuanya. Yang terpenting pelayanan berjalan dnegan baik dan tidak terhambat,” katanya.

Seperti yang terlihat di pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tarakan, yang melayani di hari pertama bekerja. Di hari pertama, masyarakat sudah terlihat cukup penuh hingga ada yang harus mengantre berdiri. Karena setiap harinya, Disdukcapil melayani hingga 500 orang.

“Kinerjanya hari ini sudah cukup baik, begitu juga dengan jaringan yang ada. Kami berharap besok juga berjalan lancar dan baik,” ungkapnya.

Alhamdulilah, hari ini pelayanan sudah dibuka kembali. Jumlah orang juga cukup banyak, dengan petugas yang siap dihari pertama bekerja,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tarakan, Firmananur mengatakan cuti pertama dimulai telah diberikan edaran kepada semua SKPD yang ada untuk disampaikan kepada pegawai. Pemerintah memberikan cuti bersama yang cukup panjang agar dapat dimanfaatkan dnegan sebaik-baiknya. Sehingga hari pertama bekerja diharapkan untuk masuk semua tanpa ada yang melakukan izin lagi.

Jika pun ada satu atau dua orang yang tidak dapat masuk saat hari pertama bekerja, maka pihaknya masih akan melihat kembali alasan yang dihadapi oleh ASN yang berhalangan hadir. Karena semua ada mekanisme yang harus dilakukan. Yang terpenting, harus ada alasan jelas dan juga dapat diterima.

“Kalau dia sakit, atau bisa jadi mendapatkan musibah. Jadi tidak bisa juga dipaksa untuk masuk,” tuturnya.

Tetapi untuk ASN yang tidak masuk tanpa adanya alasan, tentu ada mekanisme dan aturan-aturannya. Dan bisa diberikan sanksi berupa teguran pernyataan tidakpuas, atau teguran lisan yang pasti ada konsekuensi terhadap kehadiran. Seperti pemotongan TPP yang sudah umum terjadi.

“Kalau pemotongan TPP, jika memang hadir tanpa keterangan sudah pasti akan dipotong langsung,” tambahnya.

Untuk laporan dari masing-masing instansi, pihaknya sudah menginfokan sejak sebelum cuti. Tetapi laporan belum diberikan, dan paling lambat bisa diterima hingga hari Senin mendatang.

“Tetapi saya sudah monitor untuk kehadiran pegawai dan itu terlihat baik, dan smeua juga sudah tahu kalau sduah harus masuk,” pungkasnya. (iwk/*/naa/nri)


BACA JUGA

Selasa, 21 Mei 2019 12:39
Bursa pada Pilkada Kaltara

Undunsyah Cooling Down, Laura Dua Periode

TARAKAN - Bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:36

Dua Pemda WTP Lima Kali

TARAKAN – Pada 2018 lalu, opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…

Selasa, 21 Mei 2019 12:33

Masjid Al-Amin Simbol Organisasi Muhammadiyah

Masjid Al-Amin merupakan salah satu masjid terbesar di Jalan Yos…

Selasa, 21 Mei 2019 11:44

Pertamina Isyaratkan Harus Ditertibkan

TARAKAN– Pertamina EP (PEP) harus menghentikan produksi salah satu sumurnya…

Selasa, 21 Mei 2019 11:39

Buka Bersama Nenek Ngatiah di Samping Pemakaman

Jika sebelumnya kegiatan Sahur dan Buka Bareng Yuk (SBY) Radar…

Selasa, 21 Mei 2019 11:38

JANGAN MOLOR LAGI..!! Waktu Pelunasan Jemaah Haji Ditambah Seminggu

TARAKAN – Dua tahap pelunasan biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH)…

Selasa, 21 Mei 2019 11:31

Makin Dekat Lebaran, Calo Tiket Mulai Beraksi

TARAKAN – Memasuki H-15 Idulfitri, sebagian besar warga bersiap-siap melakukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:30

Kemenkes Instruksikan Tingkatkan Kewaspadaan Monkeypox

TARAKAN – Meski di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Tarakan belum…

Selasa, 21 Mei 2019 11:06

Mencoba Kabur, Kaki Pelaku Ditembak

NEKAT ingin melarikan diri saat diminta untuk menunjukkan barang bukti,…

Selasa, 21 Mei 2019 11:05

Tersangka Ajukan Praperadilan

TERSANGKA perkara sabu berinisial MR yang diamankan oleh Badan Narkotika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*