MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Juni 2018 13:28
Menpan-RB Lakukan Sidak Online

Hari Pertama Kehadiran ASN di Tarakan 99 Persen

SIDAK: Plt Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat sidak di hari pertama bekerja usai cuti bersama,Kamis (21/6). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur mengatakan, tidak perlu inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran, Kamis (21/6).

Untuk mengawasi atau mengecek kehadiran aparatur negara, baik itu aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri, sudah menggunakan sistem teknologi. Dengan begitu, tidak perlu lagi sidak ke kantor-kantor pemerintahan seperti yang dilakukan sebelumnya.

“Tentu lebih mudah dan tepat sasaran. Kalau sidak, kan juga terbatas waktu dan sumber daya manusia. Sekarang sudah zamannya teknologi,” ujar Asman.

Sebelumnya, telah diterbitkan surat edaran (SE) Menpan-RB nomor B/8/M.SM.00.01/2018. Dalam SE tersebut dijelaskan, sebagai upaya penegakan disiplin Aparatur Negara, dan optimalisasi pelayanan publik, maka pimpinan instansi pemerintah baik pusat maupun daerah, diminta melakukan pemantauan kehadiran Aparatur Negara setelah pelaksanaan cuti bersama dan libur hari raya Idul Fitri 1439 H.

Dijelaskan, laporan kehadiran ASN yang dimaksud dapat disampaikan melalui aplikasi https://sidina.menpan.go.id secara online. Apabila terdapat kesulitan dalam proses pelaporan, dapat menghubungi melalui aplikasi Whatsapp/SMS di nomor 081398568088.

Laporan yang masuk dari pemerintah pusat dan daerah itu akan diawasi secara langsung oleh Menpan-RB. Jadi, diharapkan tidak ada lagi Aparatur Negara yang menambah libur di luar ketentuan yang telah ditetapkan.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini, para aparatur negara tidak dapat lagi bermalas-malasan maupun kucing-kucingan dengan atasannya. Karena keberadaan dapat termonitor secara langsung. Jadi, pejabat pembina pegawai jangan segan menjatuhkan sanksi bagi ASN yang mangkir.

“Sanksi bagi ASN yang bolos di hari pertama masuk kerja telah diatur, mulai dari teguran lisan hingga pemotongan tunjangan kinerja. Kecuali sakit. Itupun harus dengan menunjukan surat dari pihak rumah sakit,” tegasnya.

Dengan begitu, diharapkan para ASN dapat mematuhi aturan yang berlaku, dan pejabat pembina kepegawaian dapat dengan tegas menjatuhkan sanksi berdasarkan ketentuan SE yang sebelumnya telah dikeluarkan.

Menyoal sidak online, Menpan-RB juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) menggunakan sistem online pada hari pertama masuk kerja, Kamis (21/6).

Sidak yang dilakukan di Command Center Kemenpan-RB, Jakarta itu bertujuan untuk memastikan kehadiran para ASN. “Saya punya alat kontrol baru. Saya bisa lihat secara online kehadiran ASN dari kementerian/lembaga dan pemda. Jadi tidak perlu lagi ke lapangan,” ujar Asman.

Dengan sistem ini, tentu lebih memudahkan sistem pengawasan. Karena, dengan adanya e-government, tanpa diawasi pun para ASN akan merasa terbuang waktunya karena ukuran yang dipakai adalah kinerja masing-masing individu. Artinya, mereka akan rugi jika berleha-leha.

Berdasarkan data Command Center, sebanyak 87 persen ASN kementerian/lembaga dan pemda di seluruh Indonesia sudah hadir. Namun, itu bukan angka pasti hari ini. Sebab, data masih terus bergerak, persentase kehadiran tentu akan terus berubah.

“Tapi ada juga ASN yang saat cuti bersama kemarin menjalankan tugas. Itu diganti setelah Lebaran,” jelas Asman. 

“Saya berharap di era modern ini, semua kantor pemerintah sudah menerapkan e-government dan e-office. Pemda dan kementerian/lembaga yang menerapkan e-office kita harapkan multi fungsi,” tuturnya.

Sementara itu di Tarakan, hari pertama masuk kerja Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat melakukan sidak di area Gedung Gabungan dinas-dinas (Gadis) Tarakan pada pukul 08.00 Wita, terlihat para ASN sudah masuk semua di hari pertama.

Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan dihari pertama bekerja setelah cuti bersama hari raya Idulfitri, pelayanan tetap berjalan seperti biasanya dan tidak ada yang terhambat. Meskipun ada yang tidak hadir, yang terpenting tetap tidak menghambat aktivitas seperti biasanya.

“Saya sudah mendapatkan laporan, tetapi belum semuanya. Yang terpenting pelayanan berjalan dnegan baik dan tidak terhambat,” katanya.

Seperti yang terlihat di pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tarakan, yang melayani di hari pertama bekerja. Di hari pertama, masyarakat sudah terlihat cukup penuh hingga ada yang harus mengantre berdiri. Karena setiap harinya, Disdukcapil melayani hingga 500 orang.

“Kinerjanya hari ini sudah cukup baik, begitu juga dengan jaringan yang ada. Kami berharap besok juga berjalan lancar dan baik,” ungkapnya.

Alhamdulilah, hari ini pelayanan sudah dibuka kembali. Jumlah orang juga cukup banyak, dengan petugas yang siap dihari pertama bekerja,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tarakan, Firmananur mengatakan cuti pertama dimulai telah diberikan edaran kepada semua SKPD yang ada untuk disampaikan kepada pegawai. Pemerintah memberikan cuti bersama yang cukup panjang agar dapat dimanfaatkan dnegan sebaik-baiknya. Sehingga hari pertama bekerja diharapkan untuk masuk semua tanpa ada yang melakukan izin lagi.

Jika pun ada satu atau dua orang yang tidak dapat masuk saat hari pertama bekerja, maka pihaknya masih akan melihat kembali alasan yang dihadapi oleh ASN yang berhalangan hadir. Karena semua ada mekanisme yang harus dilakukan. Yang terpenting, harus ada alasan jelas dan juga dapat diterima.

“Kalau dia sakit, atau bisa jadi mendapatkan musibah. Jadi tidak bisa juga dipaksa untuk masuk,” tuturnya.

Tetapi untuk ASN yang tidak masuk tanpa adanya alasan, tentu ada mekanisme dan aturan-aturannya. Dan bisa diberikan sanksi berupa teguran pernyataan tidakpuas, atau teguran lisan yang pasti ada konsekuensi terhadap kehadiran. Seperti pemotongan TPP yang sudah umum terjadi.

“Kalau pemotongan TPP, jika memang hadir tanpa keterangan sudah pasti akan dipotong langsung,” tambahnya.

Untuk laporan dari masing-masing instansi, pihaknya sudah menginfokan sejak sebelum cuti. Tetapi laporan belum diberikan, dan paling lambat bisa diterima hingga hari Senin mendatang.

“Tetapi saya sudah monitor untuk kehadiran pegawai dan itu terlihat baik, dan smeua juga sudah tahu kalau sduah harus masuk,” pungkasnya. (iwk/*/naa/nri)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 21:13

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:02

PENGLIHATAN SOPIR GELAP, PIKAP 'NYEMPLUNG'

 TARAKAN - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:56

Disdukcapil Disorot Kemenkopolhukam

TARAKAN - Proses pelayanan publik di Kota Tarakan saat ini masih terkendala kurangnya fasilitas. Hal…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:53

Tujuh Relawan PMI Kaltara Bertahan

TARAKAN – Sebanyak lima relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara telah kembali ke Kaltara,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:51

Dominan Gugatan di Perkara Cerai

TARAKAN - Perceraian biasanya ditempuh pasangan menikah yang merasa sudah tidak sepaham lagi. Penyebabnya…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:46

“Anak-Anakku Kalian di Mana?”

Sudahdua pekan pasca tragedi likuefaksi melanda Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:43

Masih Sebatas Pedagang, Belum Pebisnis

TARAKAN- Pengembangan usaha saat ini tak bisa dilepaskan dengan perkembangan dunia digital. Kantor Perwakilan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:14

Risol Mayo

Diisi daging sapi dan irisan telur rebus, rasanya gurih dan nikmat disantap selagi masih hangat. Risol…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:12

Martabak Green Tea

Kudapan kekinian yang penuh inovasi. Martabak yang berwarna hijau ini sangat nikmat dan menggoda selera.…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:10

Gabin Tape Susu

Pesona kue gabin dengan isian tape yang disirami susu kental manis dan kejunya terkesan penuh nikmat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .