MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Juni 2018 13:22
Nekat..!! ASN di Tarakan Lakukan Kampanye Hitam
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN- Oknum ASN yang diduga terlibat dalam black campaign yakni KM memang tidak dijerat ke ranah pidana, hanya saja diusulkan untuk mendapatkan sanksi disipilin. Namun, rekomendasi surat yang harusnya dikirimkan Panwaslu Tarakan, hingga kini belum diterima oleh Pemkot Tarakan.  

Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan surat rekomendasi dari Panwaslu masih belum diterima, dan kemungkinan akan sampai satu atau dua hari mendatang. Nanti setelah surat itu datang, maka pemerintah akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk menetapkan sanski apa yang harus diberikan ke KM.

“Setelah itu baru diterbitkan surat keputusannya,” kata Arief.

Selain kasus KM, terdapat dua kasus lainnya yang tengah ditangani oleh pemkot Tarakan yakni SP dan B, dan sudah diserahkan serta memberikan penjelasan. Oknum ASN yang pertama yakni SP, berkaitan dengan pelanggaran pemilu yang disurati oleh panwaslu dan ditindaklanjuti dan sudah memberikan sanksi yakni penundaan pangkat selama satu tahun dan sedang yang teringan berupa penundaan tunjangan berkala.

Lalu yang kedua yakni B, berkaitan dengan temuan bendahara yang ada kekurangan anggaran yang belum dikembalikan keuangannya saat menjadi bendahara. Sehingga pihaknya juga memberikan sanksi penundaan pangkat selama satu tahun.

“Jadi dia mendapat sanksi sedang kategori berat,” ujarnya.

Oknum bendahara ini juga masuk dalam kas salah satu instansi SKPD, yang kemungkinan salah perhitungan. Sebagai bendahara sudah seharusnya dapat bertanggung jawab untuk mengembalikannya. Kekurangannya yakni Rp 25 juta dan terjadi pada tahun 2016.

Sehingga sanksi yang diberikan yakni masuk diposisi sedang tetapi yang teringan. Yakni penundaan selama satu tahun tidak mendapatkan tunjangan berkala.

 

“Kami sudah menjelaskan, dan untuk dana yang kurang sudah secara perlahan dikembalikan,” ujarnya. 

Dua ASN yang mendapatkan sanksi ini juga telah melalui proses dari hasil rapat yang dilakukan tim pelanggaran disiplin. Pihaknya telah melakukan rapat  tentang sanksi yang seharusnya secara aturan diberikan.

Untuk Diketahui, sanksi terdapat tiga yakni ringan, sedang dan berat dan dari semuanya terdapat kategori yang dibagi lagi. Seperti ringan dibagi menjadi tiga, secara lisan, tulisan dan pernyataan tidak puas.

Kategori sedang juga dibagi tiga, yakni penundaan gaji tunjangan berkala, satu tahun penahanan kenaikan pangkat, dan penundaan tiga tahun pangkat Begitu juga dengan sanksi berat yakni berjenjang penurunan pangkat, penundaan gaji, pemberhentian secara hormat dan pemberhentian secara tidak hormat.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tarakan, Budi Prayitno mengatakan telah menyerahkan surat keputusan pelanggaran disiplin untuk dua ASN. Salah satunya dengan tingkat penyimpangan administrasi yang melanggar PP 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan mendapatkan sanksi sedang paling ringan yakni penundaan pangkat selama satu tahun.

“Untuk yang lainnya, tindak lanjut rekomendasi dari Panwaslu. Sehingga tadi sudah kami serahkan kepada Plt Wali Kota Tarakan,” pungkasnya. (*/naa/nri)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:19

200 Pelanggan Alami Gangguan Token Listrik

TARAKAN – Tak hanya merasakan pemadaman listrik saja, masyarakat Tarakan juga sempat tidak bisa…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Kamis, 19 Juli 2018 09:48

Drainase Minim, Percepat Kerusakan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Maria Renius mengatakan, belum lama ini beberapa…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:50

Tambah Flight di Rakernas Apeksi

TARAKAN – Jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Rabu, 18 Juli 2018 11:47

Karena Rindu Orang Tua, Pulang ke Tarakan Bermalam

Rasa kaget dan tidak percaya, ketika mendengar kabar bahwa Muhammad Riharja sudah berpulang menghadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .