MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Juni 2018 13:18
Belum Ada Pendatang, Urus Administrasi Kepindahan
BANK DATA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Puncak arus balik ke Kaltara melalui Tarakan menggunakan jalur transportasi udara memang sudah berakhir. Dipastikan terdapat masyarakat yang melakukan urbanisasi ke Kaltara. Namun hingga saat ini belum ada satu pun pendatang baru mengurus ke pindahannya ke instansi terkait.

Kepala Disdukcapil Tarakan, Heri Sugiarto mengatakan sampai saat ini yang mengurus kepindahan hanya warga Tarakan yang akan pindah ke luar kota saja. “Yang masuk, sampai saat ini belum ada yang mengurus surat-suratnya. Tetapi kalau yang pindah ada dua orang,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk warga yang baru masuk ke Tarakan, baik untuk mencari kerja ataupun menetap sudah seharusnya mengikuti aturan yang berlaku. Sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, dijelaskan untuk menjadi warga Tarakan terlebih dulu harus mengurus administrasi yang diperlukan.

Seperti, surat keterangan pindah warga Negara Indonesia (SKPWNI). Dan jika tidak mengurus hal ini maka tidak akan dapat pindah. Seluruh warga sudah seharusnya mengurus saat akan merantau ke Tarakan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dari pengalaman tahun sebelumnya jumlah penduduk di Tarakan bertambah tidak signifikan. Dikarenakan, Tarakan yang menjadi kota transit membuat masyarakat banyak yang datang dan juga banyak yang pindah.

“Jadi seimbang saja, sekitar 400 orang biasa datang ke Tarakan. Dan setiap tahunnya pasti ada saja yang datang, dan ada juga yang pindah,” ujarnya.

Saat ini kepengurusan pindahan masih belum ada yang datang dan hanya ada yang pindah dari Tarakan.

Sementara itu, dari data yang ada untuk arus balik ke Tarakan yang jatuh pada 20 Juni lalu penumpang yang berangkat sebanyak 1.853, dan yang datang 1.789 orang. Terlihat penumpang datang mengalami lonjakan penumpang dibandingkan dnegan tahun lalu yang hanya mencapai 1.642 orang.

Jumlah airline yang digunakan hanya 15, dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 17 maskapai penerbangan sehingga mengalami kekurangan.

“Untuk peningkatannya airline relatif setiap harinya, karena jumlah pesawat yang digunakan setiap harinya di Tarakan ini berbeda-beda,” ujar Hanavi, Ketua Posko Transportasi Udara, Bandara Juwata Tarakan.

Terlihat juga cukup banyak airline yang mengalami delay flight selama puncak arus balik. Bahkan ada yang mencapai 173 menit. Delay juga terjadi karena perlu diketahui juga, rute penerbangan dari Tarakan ini merupakan rute penerbangan antar kota. Jadi bukan penerbangan langsung atau direct, tetapi transit. Sehingga keterlambatan itu bisa karena kedatangan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan Letkol Marinir Abdul Rahman melalui Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Syaharuddin memastikan lonjakan penumpang masih akan terjadi.

“Saat ini kondisi sudah kembali normal seperti biasanya. Namun, masih ada juga sedikit lonjakan penumpang. Ha ini dimungkinkan karena ada yang menambah waktu liburan. Atau juga tertunda alias kehabisan tiket pada hari Rabu. Sehingga bisa berangkat di hari berikutnya,” ungkap Syaharuddin.

Dari pengamatan petugas KSOP, lanjut Syaharuddin, berdasarkan kebiasaan dari tahun ke tahun selalu ada lonjakan penumpang di hari-hari Sabtu dan Minggu.

“Ini bisa jadi karena ditambah dua hari waktu libur. Sabtu dan Minggu. Sehingga akan terjadi penumpukan di hari Minggu nantinya,” ucapnya.

Dengan begitu, Syaharuddin pun mengerahkan petugasnya untuk mengantisipasi yang kemungkinan terjadi lonjakan penumpang di hari Minggu.

“Kami mengimbau kepada calon penumpang yang akan balik dengan menggunakan armada transportasi laut. Khususnya speedboat reguler agar segera memesan sebelum kehabisan tiket. Karena tidak ada toleransi untuk penambahan penumpang diluar kapasitas yang telah di tentukan untuk alasan keselamatan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang penumpang Speedboat reguler Susi (25) yang ditemui  saat tiba di pelabuhan tengkayu I/SDF mengaku baru bisa kembali pulang lantaran baru mendapatkan tiket pulang.

“Seharusnya saya pulangnya hari Rabu (kemarin). Namun, karena terlambat beli tiket. Karena kemarin memang banyak penumpang tujuan Tarakan,” ujarnya.

Lantaran tak mendapatkan tiket. Susi pun bersama sang Adik terpaksa kembali membeli tiket dari Tanjung Selor tujuan Tarakan. “Maknya pagi-pagi baru beli, nunggu memang baru bisa dapat dua tiket,” pungkasnya. (*/naa/eru/nri)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…

Kamis, 19 Juli 2018 11:21

Presiden Jokowi Belum Dipastikan Datang

TARAKAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:19

200 Pelanggan Alami Gangguan Token Listrik

TARAKAN – Tak hanya merasakan pemadaman listrik saja, masyarakat Tarakan juga sempat tidak bisa…

Kamis, 19 Juli 2018 11:17

Tiga Daerah Raih WDP

TARAKAN -  Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara mendapat opini Wajar Dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:16

Tak Penuhi Kuota, Selektif Pilih Bacaleg

TARAKAN – Bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) di Bumi Paguntaka membuat para legislator…

Kamis, 19 Juli 2018 09:56

Lapas Penuh, Hak Tahanan Tak Terpenuhi

TARAKAN - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) cukup memprihatinkan. Tak hanya kapasitasnya, namun…

Kamis, 19 Juli 2018 09:48

Drainase Minim, Percepat Kerusakan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Maria Renius mengatakan, belum lama ini beberapa…

Rabu, 18 Juli 2018 23:06

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TARAKAN – Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok di Bumi Paguntaka, terutama menjelang pelaksanaan…

Rabu, 18 Juli 2018 11:50

Tambah Flight di Rakernas Apeksi

TARAKAN – Jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)…

Rabu, 18 Juli 2018 11:47

Karena Rindu Orang Tua, Pulang ke Tarakan Bermalam

Rasa kaget dan tidak percaya, ketika mendengar kabar bahwa Muhammad Riharja sudah berpulang menghadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .