MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA
Jumat, 22 Juni 2018 12:43
Baznas Tarakan Bantu Warga Tidak Mampu
MEMPRIHATINKAN: Kondisi Diana anak dari Nurseha warga Gang 45 Sebengkok yang merupakan warga tak mampu saat dibantu Baznas Tarakan untuk mendapatkan pengobatan intensif di RSUD Tarakan. BAZNAS TARAKAN UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Nurseha yang berdomisili di Gang 45 Kelurahan Sebengkok merupakan salah satu contoh dari sekian banyak warga yang tidak mampu yang jaminan kesehatannya masih menggunakan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS). Dalam hal ini adalah anaknya yang bernama Diana. 

Sang ibu memang memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sedangkan anak perempuannya yang bernama Diana menggunakan jaminan kesehatan berbayar alias BPJS mandiri yang kebetulan menunggak.

Sehingga tidak bisa digunakan sebelum ada pelunasan. Hal itulah yang membuat sang ibu mengurungkan niatnya untuk membawa si buah hati tersebut ke RSUD Tarakan kendati kondisinya cukup memperihatinkan. 

Tim Baznas Tarakan yang mengetahui hal itu dari penuturan sang ibu segera menuju lokasi dan membawanya ke RSUD Tarakan. “Ya benar sudah langsung kami bawa ke RSUD Tarakan," kata Ketua Pelaksana Baznas Tarakan, Syamsi Sarman saat dikonfirmasi awak media ini.

Ditanya tentang kelengkapan administrasinya, Syamsi mengaku itu hal kedua. “Yang penting penderitanya dulu kita bawa ke RSUD, soal administrasi dan lain-lainnya itu nomor dua. Nanti kita lihat, info sementara BPJSnya menunggak, sehingga sang ibu tidak berani membawa anaknya berobat. Si ibu sendiri ada KIS, tapi anaknya tidak ada sehingga menggunakan jaminan yang berbayar," urai Syamsi.

Keterangan tentang penyakitnya sendiri menurut pegiat zakat yang mengaku sudah dua hari masuk kantor itu masih menunggu hasil pemeriksaan dokter di RSUD Tarakan. “Kalau tentang sakitnya saya belum tahu, nanti kita tunggu hasil pemeriksaan dokter saja. Bagi kami yang penting yang bersangkutan sudah ditangani dokter begitu saja," katanya.

Dari informasi yang diperoleh awak media ini ternyata Nurseha yang berstatus janda itu mempunyai tunggakan sewa rumah selama empat bulan. “Hanya karena rasa kasihan pemilik rumahlah ia dan anaknya masih diperkenankan tinggal di situ. Namun untuk sewa rumah itupun akan dibantu oleh Baznas Tarakan,” ungkas dia.

“Tentang itu sekaligus nanti, kami juga akan bantu pembayaran tunggakkan sewa rumahnya, termasuk bantuan sembako rutin yang selama ini sudah kami berikan,” pungkas Syamsi menambahkan. (sur)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .