MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Juni 2018 12:12
Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab
DILANJUTKAN: Proyek pembangunan TPA akan kembali dilanjutkan tahun ini. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan  Lingkungan Permukiman (PS-PLP) Provinsi Kaltara dalam proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9 di Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor.

Sebab, kata Bupati, proyek pembangunan TPA itu belum 100 pesen selesai. Tahun ini masih ada yang akan dikerjakan, utamanya untuk optimalisasi mesin produksi yang masih terdapat kandungan air. “Kalau berapa anggarannya saja tidak tahu, yang tahu itu Satker. Tapi yang jelas tahun ini akan dilanjutkan lagi,” ungkap Bupati Kala ditemui di ruang kerja, Kamis (21/6).

Jika sudah sudah 100 persen terselesaikan, kemungkinan baru akan diserahkan ke Pemkab Bulungan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku yang mengelola TPA. “Jadi sejauh ini belum ada serah terima,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengelolahan Sampah, Limbah dan B3K DLH Bulungan, H. Sumarsana mengatakan, sebenarnya Satker sudah menyerahkan ke Pemkab Bulungan melalui Bupati Bulungan H. Sudjati. Hanya saja dari Bupati belum ada penyerahan secara resmi ke DLH.

“Tapi informasinya dalam waktu dekat ini kalau tidak ada kendala akan diserahkan ke kami,” ungkapnya.

Apabila nanti sudah diserahkan ke DLH, maka pihaknya siap mengelola TPA yang dibangun menggunakan anggaran APBN 2016 sekira Rp 30 miliar itu. Terlebih saat ini TPA yang berada di Jalan Poros Tanjung Selor-Berau sifatnya open dumping.

“Kalau sudah diserahkan TPA yang berkonsep open dumping akan ditinggalkan dan beralih ke sanitasi landfill (tidak melalui proses pembakaran),” jelasnya.

Terlebih kondisi TPA yang lama saat ini sudah tidak mampu lagi menampung tumpukan sampah yang semakin membeludak. Sebab dengan bertumbuhnya penduduk di ibu kota Provinsi Kaltara secara maka pertumbuhan volume sampah juga akan semakin meningkat.

“Kalau sudah TPA berkonsep sanitasi landfill kita bisa mengelola sampah menjadi hal yang lebih bermanfaat. Misalnya saja sampah organik kita produksi menjadi pupuk, dan bahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM),” jelasnya. “Kita rencanakan TPA itu nanti berkonsep modern,” pungkasnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 14:23

Awas, Ayam Tak Layak Konsumsi

TANJUNG SELOR – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019,…

Selasa, 18 Desember 2018 14:21

APBN 2019 untuk Pembangunan SDM

TANJUNG SELOR – Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diperuntukan bagi…

Selasa, 18 Desember 2018 14:18

Abu Sayyaf Jadi Ancaman di Perairan

TANJUNG SELOR – Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di…

Selasa, 18 Desember 2018 14:15

PARAH BAH..!! Di Kaltara, Setahun, 88,16 Kg Sabu Diamankan

TANJUNG SELOR – Meski termasuk dalam Polda baru, Polda Kaltara kian…

Selasa, 18 Desember 2018 14:14

Kelangkaan Akibat Masih Ada Pengetap

TANJUNG SELOR - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)…

Selasa, 18 Desember 2018 14:13

Belum S1, Insentif Guru Dihapus

TANJUNG SELOR - Sebagian pegawai negeri sipil (PNS) terpaksa gigit…

Selasa, 18 Desember 2018 12:26

Nonstop Lakukan Penyelidikan

TANJUNG SELOR - Penyeludupan narkoba jenis sabu ke Indonesia melalui…

Senin, 17 Desember 2018 12:53

Sembilan Tahun Jadi Daerah Istimewa

TANJUNG SELOR – Sebelum ditetapkan sebagai daerah tingkat II, Bulungan…

Senin, 17 Desember 2018 12:52

Inpres KBM Cetuskan Sejarah

TANJUNG SELOR – Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2018…

Senin, 17 Desember 2018 12:49

Stabilitas Harga Sembako Jadi Atensi Polda

TANJUNG SELOR – Menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Natal dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .