MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Juni 2018 12:12
Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab
DILANJUTKAN: Proyek pembangunan TPA akan kembali dilanjutkan tahun ini. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan  Lingkungan Permukiman (PS-PLP) Provinsi Kaltara dalam proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9 di Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor.

Sebab, kata Bupati, proyek pembangunan TPA itu belum 100 pesen selesai. Tahun ini masih ada yang akan dikerjakan, utamanya untuk optimalisasi mesin produksi yang masih terdapat kandungan air. “Kalau berapa anggarannya saja tidak tahu, yang tahu itu Satker. Tapi yang jelas tahun ini akan dilanjutkan lagi,” ungkap Bupati Kala ditemui di ruang kerja, Kamis (21/6).

Jika sudah sudah 100 persen terselesaikan, kemungkinan baru akan diserahkan ke Pemkab Bulungan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku yang mengelola TPA. “Jadi sejauh ini belum ada serah terima,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengelolahan Sampah, Limbah dan B3K DLH Bulungan, H. Sumarsana mengatakan, sebenarnya Satker sudah menyerahkan ke Pemkab Bulungan melalui Bupati Bulungan H. Sudjati. Hanya saja dari Bupati belum ada penyerahan secara resmi ke DLH.

“Tapi informasinya dalam waktu dekat ini kalau tidak ada kendala akan diserahkan ke kami,” ungkapnya.

Apabila nanti sudah diserahkan ke DLH, maka pihaknya siap mengelola TPA yang dibangun menggunakan anggaran APBN 2016 sekira Rp 30 miliar itu. Terlebih saat ini TPA yang berada di Jalan Poros Tanjung Selor-Berau sifatnya open dumping.

“Kalau sudah diserahkan TPA yang berkonsep open dumping akan ditinggalkan dan beralih ke sanitasi landfill (tidak melalui proses pembakaran),” jelasnya.

Terlebih kondisi TPA yang lama saat ini sudah tidak mampu lagi menampung tumpukan sampah yang semakin membeludak. Sebab dengan bertumbuhnya penduduk di ibu kota Provinsi Kaltara secara maka pertumbuhan volume sampah juga akan semakin meningkat.

“Kalau sudah TPA berkonsep sanitasi landfill kita bisa mengelola sampah menjadi hal yang lebih bermanfaat. Misalnya saja sampah organik kita produksi menjadi pupuk, dan bahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM),” jelasnya. “Kita rencanakan TPA itu nanti berkonsep modern,” pungkasnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:07

Durasi ML Jadi Tujuh Jam Sehari

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik yang terjadi sejak Februari lalu…

Kamis, 21 Maret 2019 11:03

Aksi 12 Kementerian Diundur

TANJUNG SELOR – Aksi percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM)…

Kamis, 21 Maret 2019 11:02

Bangun Ruang dan Alkes, Gunakan DAK Rp 16 Miliar

TANJUNG SELOR – Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019…

Kamis, 21 Maret 2019 11:00

Setahun Pembangunan PLTSa Harus Berprogres

TANJUNG SELOR – Sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKA) pembangunan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:53

Rekam Biometrik, CJH Dilarang Keluar Kota

TANJUNG SELOR – Selama beberapa bulan ke depan Calon Jamah…

Kamis, 21 Maret 2019 10:51

Bandar Kupon Putih Berhasil Dibekuk

TANJUNG SELOR – Usahabandar kupon putih yang dijalankan AT berakhir…

Kamis, 21 Maret 2019 10:44

Jamin Keamanan, Polda Kerahkan Ribuan Personel

Jelang pelaksanaan pesta demokrasi 17 April mendatang, Kepolisian Daerah (Polda)…

Rabu, 20 Maret 2019 11:07

Rekrutmen Transparan, Seleksi JPT Terbuka

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Kaltara Dr.…

Rabu, 20 Maret 2019 11:04

ASN Dilarang Ikut Naik Panggung

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Pengawasan Pemilihan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:03

Utamakan Putra Daerah

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kaltara mempersiapkan kuota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*