MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 21 Juni 2018 14:45
Tambah Cuti, TPP Siap Dipotong
INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur kembali mengingatkan bahwa seluruh aparatur negara (ASN), TNI dan Polri wajib masuk kerja seperti biasa pada Kamis (21/6) tanpa terkecuali.

“Saya mengingatkan kembali. Saya percaya saudara-saudara akan menjaga disiplin dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Asman kepada Radar Tarakan melalui pesan tertulis, Rabu (20/6).

Untuk monitoring dan evaluasi kehadiran ASN setelah cuti bersama ini, Menpan-RB sudah melayangkan surat edaran nomor: B/18/M.SM.00.01/2018 tanggal 7 Juni 2018, tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1439 H.

“Surat itu ditujukan kepada para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala LPNK, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, para Gubernur, serta Bupati/Wali Kota,” bebernya.

Dalam surat tersebut ditegaskan, untuk penegakan disiplin aparatur negara dan optimalisasi pelayanan publik setelah cuti bersama, setiap instansi pemerintah diharapkan melakukan pemantauan dengan mengabsensi kehadiran aparatur negara di satuan kerjanya masing-masing.

“Itu (absen kehadiran) langsung dilaporkan kepada Menpan-RB pada hari yang sama. Laporan dimaksud dapat disampaikan secara online melalui aplikasi sidina.menpan.go.id,” tuturnya.

Selain itu, Asman juga mengapresiasi segenap ASN, TNI dan Polri yang bertugas di tempat-tempat pelayanan umum saat cuti bersama di hari raya Idulfitri tahun 2018. Di mana yang lain sedang libur, mereka tetap bekerja melayani masyarakat.

 

“Terima kasih atas keikhlasan dan pengorbanan waktu saudara yang seharusnya dimanfaatkan bersama keluarga. Semoga mendapat balasan dari Allah SWT,” ucapnya.

Dia mengimbau kepada jajaran ASN untuk mensyukuri berbagai kebijakan pemerintah yang telah menyejahterakan aparatur negara dengan meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

“Semoga kebijakan yang telah ditetapkan Bapak Presiden Jokowi pada Idulfitri tahun ini dapat memacu semangat dan motivasi kita dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Tarakan, Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan tidak akan ada sanksi yang diberikan kepada ASN yang tidak masuk.  “Tidak ada sanksinya. Karena kalau ada yang tidak hadir otomatis TPP terpotong dengan sendirinya,” katanya.

Dikatakannya, secara aturan sudah ada sanksinya. Bahkan potongan bagi yang tidak hadir mencapai Rp 300 ribu perharinya. Sehingga tidak perlu lagi diberikan sanksi apapun. Karena sudah harus masuk kerja hari ini, sehingga Arief berharap seluruh ASN dapat masuk seperti biasanya.

“Jadi hari kamis sudah masuk kerja, jadi kami berharap seluruh PNS tentu dalam keadaan yang sehat sehingga bisa masuk kerja kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, setiap kali momen cuti panjang, pasti ada saja yang tidak masuk dengan berbagai alasan. Baik itu alasan sedang sakit atau belum mendapatkan tiket pulang.

“Kami imbau mereka masuk, tetapi bagi yang berhalangan hadir karena sakit atau tidak mendapat tiket pulang atau apapun, maka akan dimaklumi,” ungkapnya.

Kendati begitu, yang paling terpenting dalam pelayanan masyarakat tidak terkendala dan akan tetap berjalan seperti biasanya dengan lancar. Karena menjadi hal yang wajar jika ada satu atau dua orang ASN yang tidak sempat hadir karena berhalangan.

“Yang tidak hadir harus ada pemberitahuan kepada pimpinannya masing-masing. Yang paling penting ada pemberitahuan dan itu jelas,” jelasnya.

Pihaknya juga akan melakukan sidak di hari pertama bekerja tetapi tetap pada prinsipnya hanya mengecek dan bersilaturahmi antar sesama ASN di lingkup Pemkot Tarakan.

“Bukan seperti upacara, tetapi kami akan langsung datang ke ruangan-ruangan  di beberapa kantor untuk sidak,” pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus S Ip menegaskan, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan sudah mengetahui jadwal tersebut. Karena, selain berlaku nasional, informasi dan imbauan secara tertulis juga disampaikan ke masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) tempat mereka bertugas.

“Jadi, saya rasa tidak alasan lain. Khususnya untuk pelayanan publik, semuanya harus terbuka. Seperti kantor kecamatan, kelurahan dan pelayanan umum lainnya,” tegas Serfianus belum lama ini.

Diungkapkan, berdasarkan Keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN -RB) cuti bersama hari raya Idulfitri 2018 berlangsung sejak 11-20 Juni. Awalnya, cuti bersama ditetapkan 13-1 9 Juni. Keputusan itu membuat pelayanan masyarakat libur dalam waktu cukup lama. “Jadi, saya yakin semua ASN sudah mengetahui konsekuensi jika tidak masuk kantor besok (hari ini),” ungkapnya.

Menurut Serfianus, hampir setiap tahun cuti bersama di hari raya Idul Fitri ini terjadi. Sehingga, masing-masing ASN sudah memahaminya. Kendati demikian, masih saja ada beberapa oknum ASN yang tetap tidak menepati jadwal cuti bersama. “Utamanya mereka yang mudik. Biasanya alasan transportasi yang terlambat. Selama alasannya masuk akal, maka ada dispensasi diberikan,” ujarnya.

Demi memastikan kedisplinan ASN, Serfianus  mengaku bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau kehadiran pegawai. ASN yang kedapatan bolos tanpa keterangan jelas bakal diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Sidak akan menyasar seluruh OPD, khususnya yang menyangkut pelayanan publik. Seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdikucapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan. “Untuk sanksi itu sudah jelas di PP 53. Kalau terlambat masuk TTP dipotong,” tegasnya.

Bagi ASN yang ingin mengajukan cuti tahunannya, kata Serfianus, belum dapat diberikan bertepatan dengan cuti bersama. Sebab, berdasarkan surat edaran nomor : B/21/M.KT.02/2018 tentang Penegakan Disiplin dalam Pelaksanaan Cuti Bersama yang dikeluarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur, pimpinan instansi pemerintah dalam hal ini Bupati Nunukan dilarang memberikan cuti tahunan sebelum dan sesudah pelaksanaan cuti bersama kepada ASN, kecuali dengan alasan penting.

“Jadi, tidak ada istilah sambung cuti seperti sebelumnya. Biasanya begitu, ada ASN yang mengajukan cuti lanjutannya setelah cuti bersama. Nah, sekarang tidak dibenarkan,” pungkasnya. (iwk/*/naa/oya/nri)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Mei 2019 12:36

Dua Pemda WTP Lima Kali

TARAKAN – Pada 2018 lalu, opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…

Selasa, 21 Mei 2019 12:33

Masjid Al-Amin Simbol Organisasi Muhammadiyah

Masjid Al-Amin merupakan salah satu masjid terbesar di Jalan Yos…

Selasa, 21 Mei 2019 11:44

Pertamina Isyaratkan Harus Ditertibkan

TARAKAN– Pertamina EP (PEP) harus menghentikan produksi salah satu sumurnya…

Selasa, 21 Mei 2019 11:39

Buka Bersama Nenek Ngatiah di Samping Pemakaman

Jika sebelumnya kegiatan Sahur dan Buka Bareng Yuk (SBY) Radar…

Selasa, 21 Mei 2019 11:38

JANGAN MOLOR LAGI..!! Waktu Pelunasan Jemaah Haji Ditambah Seminggu

TARAKAN – Dua tahap pelunasan biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH)…

Selasa, 21 Mei 2019 11:31

Makin Dekat Lebaran, Calo Tiket Mulai Beraksi

TARAKAN – Memasuki H-15 Idulfitri, sebagian besar warga bersiap-siap melakukan…

Selasa, 21 Mei 2019 11:30

Kemenkes Instruksikan Tingkatkan Kewaspadaan Monkeypox

TARAKAN – Meski di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Tarakan belum…

Selasa, 21 Mei 2019 11:06

Mencoba Kabur, Kaki Pelaku Ditembak

NEKAT ingin melarikan diri saat diminta untuk menunjukkan barang bukti,…

Selasa, 21 Mei 2019 11:05

Tersangka Ajukan Praperadilan

TERSANGKA perkara sabu berinisial MR yang diamankan oleh Badan Narkotika…

Selasa, 21 Mei 2019 10:56

Tekankan Pentingnya Menghargai Perbedaan

TARAKAN - Minggu pagi ratusan umat Budha Kota Tarakan menggelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*